Advertisement
Lampung Timur (Pikiran Lampung) - Panglima Kodam (Pangdam) XXI/Radin Inten, Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Kristomei Sianturi, menilai Taman Nasional Way Kambas (TNWK) memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi pusat wisata edukasi gajah bertaraf internasional sekaligus ikon konservasi satwa yang membanggakan Indonesia.
Hal itu disampaikan Mayjen TNI Kristomei Sianturi saat melakukan kunjungan kerja ke kawasan TNWK, Jumat (19/6/2026). Dalam kunjungan tersebut, Pangdam didampingi Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah Lampung Timur Rustam Effendi, kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, serta Camat Labuhan Ratu.
Kunjungan dilakukan untuk melihat secara langsung perkembangan pembangunan dan pengembangan kawasan TNWK yang tengah dipersiapkan menjadi destinasi wisata edukasi konservasi gajah berstandar internasional.
Dalam agenda tersebut, Komandan Satuan yang bertanggung jawab terhadap pembangunan kawasan, Sriyanto, memaparkan progres pembangunan yang sedang berjalan. Paparan mencakup pembangunan infrastruktur penunjang, fasilitas edukasi konservasi, hingga berbagai program pengembangan wisata yang tetap mengedepankan aspek pelestarian lingkungan dan habitat satwa.
Mayjen TNI Kristomei Sianturi mengapresiasi kolaborasi yang telah terjalin antara pemerintah daerah, pengelola TNWK, serta berbagai pihak yang terlibat dalam mendukung pengembangan kawasan konservasi tersebut.
Menurutnya, sinergi yang kuat menjadi faktor penting dalam mewujudkan Way Kambas sebagai destinasi wisata edukasi berbasis konservasi yang mampu menarik perhatian wisatawan dari dalam maupun luar negeri.
"Way Kambas memiliki potensi yang sangat besar. Dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan, kawasan ini dapat berkembang menjadi pusat edukasi konservasi gajah yang dikenal di tingkat internasional tanpa mengesampingkan upaya pelestarian lingkungan," ujar Kristomei.
Pangdam juga menegaskan bahwa pembangunan yang dilakukan harus tetap menjaga keseimbangan antara pengembangan sektor pariwisata dan keberlanjutan ekosistem yang menjadi ciri khas TNWK.
Sementara itu, Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah menyatakan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Lampung Timur terhadap pengembangan kawasan tersebut sebagai salah satu aset strategis daerah.
Usai menerima paparan, Pangdam bersama rombongan meninjau sejumlah titik pembangunan di kawasan TNWK. Peninjauan dilakukan untuk memastikan progres pekerjaan berjalan sesuai rencana sekaligus melihat langsung kesiapan fasilitas yang tengah dikembangkan.
Kristomei berharap pengembangan Way Kambas dapat memberikan manfaat luas, tidak hanya bagi sektor konservasi, tetapi juga bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar melalui peningkatan kunjungan wisatawan dan terbukanya berbagai peluang usaha baru.
Kunjungan kerja tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, pengelola taman nasional, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan Taman Nasional Way Kambas sebagai destinasi wisata edukasi konservasi gajah berdaya saing internasional, sekaligus menjaga kelestarian habitat dan keanekaragaman hayati yang dimiliki Lampung Timur.(Fauzi)