lisensi

Jumat, 12 Juni 2026, Juni 12, 2026 WIB
Last Updated 2026-06-12T15:10:53Z
Jumat Berkah Ayo Bantu Saudara Pikiran LampungPemprov LampungSekdprov Marindo

Pemprov Lampung Perkuat Kesejahteraan Masyarakat dan Ketahanan Pangan, Salurkan Bantuan di Jumat Berkah

Advertisement


Bandar Lampung (Pikiran Lampung) – Pemerintah Provinsi Lampung di bawah kepemimpinan Gubernur Rahmat Mirzani Djausal dan Wakil Gubernur Jihan Nurlela terus berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan warga. 


Upaya tersebut didukung penuh oleh Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung Marindo Kurniawan yang mengoordinasikan pelaksanaan berbagai program prioritas di bidang ekonomi, kesehatan, pendidikan, pertanian, UMKM, ketahanan pangan, hingga bantuan sosial bagi masyarakat kurang mampu.


Salah satu bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap masyarakat adalah penyaluran bantuan sosial dan paket sembako bagi warga yang membutuhkan melalui Program Jumat Berkah. Bantuan diberikan dalam upaya menjaga daya beli masyarakat di tengah dinamika ekonomi.


Selain itu, Pemprov Lampung juga terus memperkuat program pengendalian inflasi melalui operasi pasar, pasar murah, serta pengawasan distribusi bahan pokok agar masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pangan dengan harga yang terjangkau.



Sekdaprov Lampung Marindo Kurniawan menegaskan bahwa seluruh program yang dijalankan Pemprov Lampung diarahkan untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.


"Di bawah arahan Bapak Gubernur Rahmat Mirzani Djausal dan Ibu Wakil Gubernur Jihan Nurlela, seluruh program pemerintah difokuskan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Mulai dari sektor pendidikan, kesehatan, pertanian, UMKM, hingga bantuan sosial dan ketahanan pangan. Kami ingin masyarakat benar-benar merasakan kehadiran pemerintah," ujar Marindo Kurniawan, jumat (12/06/2026).


Menurut Marindo, sektor pangan menjadi salah satu perhatian utama Pemerintah Provinsi Lampung karena memiliki kaitan langsung dengan kesejahteraan masyarakat.


"Pangan adalah kebutuhan dasar masyarakat. Karena itu, Pemerintah Provinsi Lampung terus memastikan ketersediaan pasokan, menjaga stabilitas harga, dan memberikan berbagai intervensi sosial kepada masyarakat yang membutuhkan. Ketika kebutuhan pangan masyarakat terpenuhi, maka kesejahteraan masyarakat akan semakin meningkat," katanya.


Di sektor pertanian, Pemprov Lampung terus mendorong peningkatan kesejahteraan petani melalui penguatan ketahanan pangan, pengembangan ekonomi desa, serta dukungan terhadap program swasembada pangan nasional. Pemerintah juga berupaya memperkuat infrastruktur dan memangkas biaya logistik hasil pertanian agar pendapatan petani meningkat.


Sementara di bidang UMKM, Pemprov Lampung aktif memberikan pelatihan, pendampingan usaha, serta membuka akses pembiayaan bagi pelaku usaha mikro. Pada Lampung Sharia Economic Festival (LASEF) 2026, sebanyak 9.873 UMKM terlibat dengan komitmen pembiayaan mencapai Rp230 miliar sebagai bagian dari penguatan ekonomi kerakyatan.


Pada sektor pendidikan dan kesehatan, Pemprov Lampung juga mendukung pengembangan sumber daya manusia melalui peningkatan kualitas pendidikan serta pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program tersebut tidak hanya bertujuan meningkatkan kualitas gizi anak-anak sekolah, tetapi juga memberdayakan petani, peternak, nelayan, dan pelaku UMKM lokal sebagai pemasok kebutuhan pangan.


Marindo menambahkan bahwa seluruh program bantuan dan pembangunan akan terus diarahkan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan melalui pemanfaatan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).


"Kami ingin seluruh program tepat sasaran dan memberikan dampak nyata. Karena itu, intervensi pemerintah difokuskan kepada kelompok masyarakat yang membutuhkan sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata di seluruh Provinsi Lampung," tegasnya.


Dengan berbagai program tersebut, Pemerintah Provinsi Lampung berharap mampu mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera, mandiri, dan berdaya saing, sejalan dengan visi pembangunan daerah yang berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.(Rahmadi)