Advertisement
Bandar Lampung (Pikiran Lampung) - Pemerintah Provinsi Lampung di bawah kepemimpinan Gubernur Rahmat Mirzani Djausal dan Wakil Gubernur Jihan Nurlela, dengan dukungan Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Marindo Kurniawan, terus memperkuat dan mestabilkan ekonomi.
Salah satunya dengan kolaborasi bersama Media Harian Pikiran Lampung Network melalui program sosail ' Ayo Bantu Saudara' Jumat (19/6/2026).
Kegiatan yang telah menjadi agenda rutin tersebut kembali menyapa masyarakat dengan membagikan paket sembako dan bantuan uang tunai kepada warga di Kota Bandar LampungmLampung Selatan, serta Pesawaran dan sekitarnya. Program ini menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat yang membutuhkan.
Mewakili Pemerintah Provinsi Lampung, Sekdaprov Marindo Kurniawan mengatakan kolaborasi dengan Pikiran Lampung melalui baksos ini merupakan wujud rasa syukur sekaligus kepedulian sosial kepada sesama.
Menurutnya, di tengah kondisi ekonomi yang masih menghadapi berbagai tantangan, semangat berbagi dan solidaritas sosial perlu terus diperkuat agar tercipta keharmonisan di tengah masyarakat.
“Kita semua memiliki tanggung jawab moral untuk saling peduli dan memperhatikan keadaan di sekitar kita. Jangan sampai ada warga yang kesulitan memenuhi kebutuhan makan sehari-hari. Dengan berbagi, kita tidak hanya membantu secara materi, tetapi juga menumbuhkan rasa persaudaraan dan empati,” ujar Marindo.
Selain menyalurkan bantuan kepada masyarakat, Marindo juga menyampaikan pesan moral kepada para pengguna jalan agar selalu mematuhi aturan lalu lintas dan mengutamakan keselamatan saat berkendara.
Ia menegaskan bahwa keselamatan di jalan raya merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan kesadaran setiap pengguna jalan.
“Keselamatan di jalan bukan hanya urusan polisi atau pemerintah, tetapi tanggung jawab kita semua. Mari saling menghargai, menaati aturan lalu lintas, dan memastikan perjalanan kita aman serta tidak merugikan orang lain,” pesannya.
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan tersebut turut diikuti perwakilan Media Harian Pikiran Lampung. Bersama jajaran Pemerintah Provinsi Lampung, mereka turun langsung ke jalan untuk membagikan bantuan kepada masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Marindo juga mengajak masyarakat untuk terus mendukung berbagai program Pemerintah Provinsi Lampung serta bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan kondusivitas daerah.
"Keberhasilan pembangunan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan dukungan dan partisipasi aktif seluruh masyarakat. Mari bersama-sama mendukung program-program Pemprov Lampung serta menjaga keamanan, ketertiban, dan kondusivitas daerah agar Lampung semakin maju dan sejahtera," ujar Marindo.
Salah seorang penerima bantuan, Sunarsih, pedagang kecil di kawasan Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung, mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan melalui kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah, saya sangat senang dan terharu. Terima kasih karena selalu memberikan perhatian kepada masyarakat. Bantuan sederhana seperti ini sangat berarti bagi kami. Semoga beliau sehat selalu dan terus diberikan rezeki yang melimpah,” ungkapnya.
Marindo menambahkan, nilai utama dari kegiatan Jumat Berkah bukan hanya terletak pada bantuan yang diberikan, tetapi juga pada semangat menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
“Kegiatan seperti ini mungkin terlihat kecil, tetapi maknanya sangat besar. Melalui Jumat Berkah, kita ingin menumbuhkan kesadaran bersama bahwa setiap orang bisa berkontribusi untuk kebaikan, sekecil apa pun bentuknya,” tuturnya.
Melalui kolaborasi bersama Media Harian Pikiran Lampung, kegiatan Jumat Berkah diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi berbagai instansi, komunitas, maupun individu untuk terus menebarkan kebaikan dan memperkuat semangat gotong royong di tengah masyarakat.
“Kebaikan itu menular. Ketika satu orang memulai, insya Allah akan diikuti yang lain. Mari kita jadikan Lampung sebagai daerah yang penuh kasih, peduli, dan saling membantu,” tutup Marindo.(salsabila)