lisensi

Selasa, 16 Juni 2026, Juni 16, 2026 WIB
Last Updated 2026-06-16T08:12:34Z
Bandar LampungRakernas I APTISI

Rakernas I APTISI di Lampung Jadi Momentum Perkuat Peran Perguruan Tinggi Swasta

Advertisement



Bandar Lampung (Pikiran Lampung) – Perguruan tinggi swasta di Indonesia terus didorong untuk berperan aktif menghadapi tantangan pendidikan tinggi yang semakin dinamis. Hal tersebut menjadi salah satu fokus utama dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) yang akan digelar di Lampung pada 22–23 Agustus 2026.


Kegiatan yang berlangsung di Hotel Grand Mercure Lampung tersebut menjadi forum strategis bagi para pimpinan perguruan tinggi swasta dari berbagai daerah untuk menyusun arah kebijakan, memperkuat kolaborasi, serta meningkatkan daya saing pendidikan tinggi nasional.


Ketua APTISI Wilayah II Lampung, Dr. Ir. H. Firmansyah Y. Alfian, MBA., M.Sc., mengatakan Rakernas I APTISI bukan sekadar agenda rutin organisasi, tetapi menjadi wadah penting untuk menyatukan langkah dalam menghadapi perkembangan zaman.


“Kami ingin memastikan bahwa perguruan tinggi swasta menjadi motor penggerak inovasi dan pembangunan sumber daya manusia unggul,” ujarnya.


Firmansyah menilai perubahan teknologi dan kebutuhan dunia kerja saat ini menuntut perguruan tinggi untuk terus beradaptasi. Menurutnya, kolaborasi antara dunia akademik dan industri menjadi kunci agar lulusan memiliki kompetensi yang sesuai dengan perkembangan global.


“APTISI harus menjadi jembatan antara kampus dan dunia usaha agar lulusan kita siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” katanya.


Rakernas I APTISI tersebut turut menghadirkan sejumlah tokoh nasional, di antaranya Ketua Umum APTISI Pusat Prof. Dr. H. M. Budi Djatmiko, M.Si., M.M., Menteri Perdagangan RI Dr. (H.C.) H. Zulkifli Hasan, S.E., M.M., serta Gubernur Lampung Ir. Rahmat Mirzani Djausal, S.T., M.M.


Kehadiran para tokoh tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap penguatan ekosistem pendidikan tinggi swasta serta sinergi antara pemerintah dan perguruan tinggi dalam mencetak sumber daya manusia berkualitas.


Rangkaian kegiatan Rakernas juga diawali dengan Gala Dinner pada 22 Agustus 2026. Agenda tersebut menjadi ruang silaturahmi sekaligus pertukaran gagasan antar pimpinan perguruan tinggi swasta dari seluruh Indonesia.


Firmansyah Alfian menjelaskan, Lampung dipilih sebagai tuan rumah karena memiliki potensi besar dalam pengembangan pendidikan tinggi dan inovasi daerah.


“Lampung adalah laboratorium pendidikan yang terus tumbuh. Kami ingin menjadikan Rakernas ini sebagai tonggak kebangkitan perguruan tinggi swasta di Sumatera,” tuturnya.


Dalam Rakernas tersebut, APTISI akan membahas sejumlah isu strategis, mulai dari digitalisasi kampus, peningkatan kualitas dosen, penguatan tata kelola perguruan tinggi, hingga strategi menghadapi perubahan kebutuhan industri.


Berbagai gagasan yang disampaikan mendapat respons positif dari para peserta. Mereka menilai APTISI memiliki peran penting sebagai mitra pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan memperkuat daya saing bangsa.


“Kami siap berkontribusi nyata untuk menciptakan generasi unggul,” ujar Firmansyah Alfian.


Rakernas I APTISI di Lampung diharapkan menjadi momentum penguatan perguruan tinggi swasta sebagai bagian penting dalam transformasi pendidikan nasional menuju Indonesia Emas 2045.