lisensi

Senin, 15 Juni 2026, Juni 15, 2026 WIB
Last Updated 2026-06-15T22:56:26Z
Info Piala Dunia 2026OlahragaSpanyol Vs Tanjung Verde

Spanyol Gagal Menang di Laga Perdana Piala Dunia 2026, Tanjung Verde Tahan La Furia Roja Tanpa Gol

Advertisement


Jakarta (Pikiran Lampung) - Spanyol harus puas berbagi poin setelah gagal meraih kemenangan pada pertandingan pembuka Grup H Piala Dunia 2026. Menghadapi Tanjung Verde, tim berjuluk La Furia Roja tampil dominan sepanjang pertandingan, namun rapatnya pertahanan lawan membuat mereka kesulitan mencetak gol. Laga yang berlangsung di Atlanta Stadium, Senin (15/6/2026), berakhir dengan skor imbang 0-0.


Sejak peluit awal dibunyikan, Spanyol langsung mengambil inisiatif serangan. Penguasaan bola berada di tangan pasukan Matador yang terus mencoba membongkar pertahanan Tanjung Verde. Namun, strategi bertahan dengan menempatkan banyak pemain di area belakang membuat Spanyol kesulitan menemukan celah.


Tanjung Verde tampil disiplin dan mampu meredam kreativitas lini serang Spanyol. Meski terus ditekan, tim asal Afrika tersebut tetap berusaha memanfaatkan peluang melalui serangan balik cepat.


Spanyol mencoba membuka pertahanan lawan melalui berbagai cara. Pedri sempat mencoba peruntungan lewat tembakan jarak jauh, tetapi tendangannya masih terlalu lemah sehingga mudah diamankan oleh kiper Tanjung Verde, Vozinha.


Memasuki pertengahan babak pertama, dominasi Spanyol belum berbuah hasil. Tim asuhan La Furia Roja terus menguasai permainan, tetapi kesulitan menciptakan peluang bersih di depan gawang.


Tanjung Verde hampir mencuri keunggulan pada menit ke-37 melalui aksi Jovane Cabral. Mendapat ruang dari sisi kiri, ia melepaskan tembakan, tetapi bola masih melebar dari sasaran.


Spanyol kemudian mendapatkan peluang terbaik mereka pada menit ke-39. Marc Cucurella berhasil masuk ke area penalti dan mengirimkan bola kepada Ferran Torres yang berada di depan gawang. Namun, sepakan Ferran hanya membentur tiang.


Bola muntah kembali disambar Mikel Oyarzabal melalui sundulan, tetapi Vozinha tampil sigap dan mampu melakukan penyelamatan penting untuk menjaga gawang Tanjung Verde tetap aman.


Menjelang akhir babak pertama, Vozinha kembali menjadi pemain kunci bagi Tanjung Verde. Ia menggagalkan peluang jarak dekat Ferran Torres, sebelum kembali melakukan penyelamatan gemilang dengan menepis sundulan Aymeric Laporte yang menyambut sepak pojok. Hingga turun minum, skor tetap imbang 0-0.


Memasuki babak kedua, pola permainan tidak banyak berubah. Spanyol masih mendominasi penguasaan bola dan terus menekan, sementara Tanjung Verde memilih bertahan dengan rapat sambil menunggu kesempatan melakukan serangan balik.


Pertahanan berlapis Tanjung Verde kembali membuat para pemain Spanyol frustrasi. Berbagai upaya serangan yang dibangun masih belum mampu menghasilkan gol.


Pada menit ke-73, Spanyol kembali memperoleh peluang melalui Mikel Merino. Namun, tembakannya masih dapat dihentikan oleh Vozinha yang tampil luar biasa di bawah mistar.


Delapan menit sebelum waktu normal berakhir, Marc Cucurella mendapat bola liar di kotak penalti. Ia mencoba menyelesaikan peluang tersebut lewat sundulan, tetapi arah bola terlalu lemah sehingga kembali diamankan Vozinha.


Spanyol terus meningkatkan tekanan pada menit-menit akhir pertandingan. Peluang terakhir datang melalui Mikel Oyarzabal pada menit ke-88 setelah menerima umpan Dani Olmo di depan gawang.


Namun, Roberto Lopes melakukan blok penting untuk menggagalkan tembakan tersebut. Hingga peluit panjang berbunyi, tidak ada gol yang tercipta.


Hasil imbang 0-0 membuat Spanyol gagal mengawali perjalanan di Piala Dunia 2026 dengan kemenangan. Sementara bagi Tanjung Verde, satu poin dari laga perdana menjadi hasil positif setelah mampu menahan salah satu kandidat kuat di Grup H.(*)