lisensi

Rabu, 03 Juni 2026, Juni 03, 2026 WIB
Last Updated 2026-06-04T04:58:03Z
IteraPendidikan

Tim Humas Itera Ikuti Rakor Nasional Kemdiktisaintek, Dukung Visi “Kampus Berdampak”

Advertisement



Bandar Lampung (Pikiran Lampung) – Tim Humas dan Keprotokolan Institut Teknologi Sumatera (Itera) mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Humas dan Protokol Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) yang berlangsung di Balai Serbaguna Purnomo Prawiro, Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat, pada 2–4 Juni 2026. Kegiatan tersebut diikuti perwakilan humas dan protokol perguruan tinggi negeri maupun swasta serta Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) dari seluruh Indonesia.


Dalam kegiatan itu, Itera diwakili Ketua Tim Sekretariat, Arsip, dan Humas M. Ridho Magribi bersama tim Humas dan Protokol, yakni Rudiyansyah, Vera Aglisa, dan Aprilia Tri Utami. Rakor membahas penguatan strategi komunikasi publik guna mendukung visi “Kampus Berdampak” sekaligus memperkuat tata kelola kehumasan dan keprotokolan di lingkungan pendidikan tinggi.


Kemdiktisaintek mendorong sejumlah agenda strategis melalui rakor tersebut, di antaranya penguatan branding kebijakan Diktisaintek Berdampak, peningkatan kompetensi sumber daya manusia bidang humas dan protokol, serta sosialisasi pelaksanaan Anugerah Humas Diktisaintek (AHD) dan Anugerah Protokol Diktisaintek (APD).


Pelaksana Harian Rektor Universitas Indonesia, Ahmad Gamal, mengatakan perkembangan komunikasi publik saat ini berlangsung sangat cepat sehingga menuntut kemampuan adaptasi yang tinggi dari insan kehumasan. Menurutnya, tugas humas tidak lagi sekadar menyampaikan informasi, tetapi juga menjaga reputasi institusi dan membangun kepercayaan publik terhadap kebijakan yang dijalankan.


“Keberhasilan komunikasi publik sangat ditentukan oleh kualitas kehumasan dan keprotokolan dalam membangun persepsi dan kepercayaan publik,” ujarnya. Sementara Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Dr. Fauzan, menegaskan bahwa humas merupakan ujung tombak yang menentukan citra dan eksistensi sebuah perguruan tinggi di mata masyarakat.


Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal Kemdiktisaintek, Prof. Badri Munir Sukoco, menambahkan bahwa derasnya arus informasi di era digital menuntut penguatan koordinasi antarunit kehumasan. Ia menilai humas memiliki peran strategis dalam memastikan pesan kebijakan pemerintah tersampaikan secara utuh, akurat, dan mudah dipahami oleh publik.


Dalam rakor tersebut juga ditegaskan bahwa komunikasi publik bukan sekadar pelengkap kebijakan, melainkan bagian yang tidak terpisahkan dari proses kebijakan itu sendiri. Karena itu, pendekatan komunikasi perlu bergeser dari yang berpusat pada pemerintah menjadi lebih berorientasi kepada kebutuhan dan pemahaman masyarakat.


Berbagai materi disampaikan oleh para pejabat Kemdiktisaintek, praktisi humas perguruan tinggi, hingga pakar komunikasi nasional. Selain itu, peserta juga mengikuti diskusi panel yang membahas strategi pengelolaan komunikasi publik, keterbukaan informasi, penguatan reputasi institusi, serta pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung pelayanan informasi kepada masyarakat.


Melalui keikutsertaan dalam rakor nasional tersebut, Itera berharap dapat memperkuat kapasitas kehumasan dan keprotokolan institusi, sekaligus meningkatkan kualitas komunikasi publik yang mendukung pengembangan kampus serta penyebarluasan berbagai program dan inovasi yang dihasilkan perguruan tinggi kepada masyarakat luas.(kesya)