lisensi

Rabu, 17 Juni 2026, Juni 17, 2026 WIB
Last Updated 2026-06-18T06:25:21Z
Cerita Haru dari Gelaran Piala dunia 2026Pelatih Sinegal Pilih sholat daripada Tanding

Virall, Pelatih Timnas Senegal Pilih Tunaikan Sholat Daripada Tanding, ‘Kalian Takut Angin, Kami Takut Sama Alloh’

Advertisement



Boston (Pikiran Lampung)- Gelaran piala Dunia 2026 yang saat ini sedang menyedot perhatian hampir separuh masyarakat global, sellau menghadirkan cerita unik dan mengharukan.

 

Kali ini, cerita haru sekaligus menyentuh kalbu datang dari Timnas Sinegal, yang mayoritas pemainnya beragama Islam, termasuk sang pelatih.

 

Dimana, pelatih kepala tim nasional Senegal, Pape Thiaw, yang dikenal sangat taat lebih memilih sholat daripada memimpin pertandingan.




Pape Thiaw menjadi topik pembicaraan di Amerika Serikat, karena pernyataan yang dibuatnya saat konferensi pers, terkait dengan ibadah sholat Jum'at.

Pelatih Tim Nasional Senegal tersebut dikenal sebagai sosok Islam yang sangat taat. Ia baru-baru ini menjadi sorotan dunia karena menegaskan prioritas utamanya dalam beribadah.

 

Dimana,  dia bersikeras menunaikan ibadah Shalat Jumat bersama timnya di Amerika Serikat meski sempat diimbau untuk tidak keluar akibat peringatan angin kencang.

Pape Thiaw beralasannya tetap melaksanakan sholat Jumat bersama skuad Senegal di Islamic Center, New Jersey meski ada angin kencang. Berikut petikan wawancara Pape Thiaw dengan wartawan:

 


Wartawan : "Hari ini ada angin yang sangat kencang di negara bagian New Jersey, dan petugas keamanan menyarankan anggota delegasi untuk tidak keluar demi keselamatan kalian... Mengapa Anda tetap keluar untuk menunaikan sholat...?"


Pape Thiaw : "Apakah ada yang lebih penting daripada sholat ? saya rasa itu bukan urusan Anda... Kalian takut pada angin, sementara kami takut kepada Allah, Zat yang menciptakan angin... Kita datang ke sini untuk sebuah pertandingan hiburan, lantas kita lupa bahwa kita diciptakan untuk menyembah Allah...

 

Bahkan kalau final Piala Dunia FIFA digelar hari ini dan kami adalah salah satu tim finalisnya, kami tetap akan keluar untuk menunaikan sholat Jum'at, meski itu berarti kehilangan gelar juara... Jangan ceramahi kami tentang ritual dan kewajiban agama kami..."


Sekadar diketahui mayoritas pemain Timnas Senegal memeluk agama Islam (sekitar 97%), mencerminkan demografi negara mereka yang mayoritas Muslim.Sementara itu, sebagian kecil lainnya memeluk agama Kristen.


Berikut adalah rincian profil agama untuk beberapa pemain utama:

 

Pemain Muslim: Bintang utama seperti Sadio Mané (Al Nassr), kapten Kalidou Koulibaly, dan pelatih Pape Thiaw dikenal sangat taat beragama dan sering memimpin rekan setimnya untuk beribadah.


Pemain lain seperti Idrissa Gueye, Nicolas Jackson, dan Ismaila Sarr juga merupakan penganut agama Islam yang taatPemain Kristen: Meskipun didominasi Muslim, terdapat pemain beragama Kristen (terutama Katolik) di dalam skuad, seperti penjaga gawang Edouard Mendy.


Nuansa keislaman sangat kental dalam kultur skuad Timnas Senegal.Mereka sering terlihat berdoa bersama dan memastikan waktu untuk beribadah, seperti menunaikan Salat Jumat di sela-sela jadwal pemusatan latihan.(***)