Advertisement
Boston (Pikiran Lampung)- Gelaran piala Dunia 2026 yang saat ini sedang menyedot perhatian hampir separuh masyarakat global, sellau menghadirkan cerita unik dan mengharukan.
Kali ini, cerita haru sekaligus menyentuh kalbu datang
dari Timnas Sinegal, yang mayoritas pemainnya beragama Islam, termasuk sang
pelatih.
Dimana, pelatih kepala tim nasional Senegal, Pape Thiaw,
yang dikenal sangat taat lebih memilih sholat daripada memimpin pertandingan.
Pape Thiaw menjadi topik pembicaraan di Amerika Serikat,
karena pernyataan yang dibuatnya saat konferensi pers, terkait dengan ibadah
sholat Jum'at.
Pelatih Tim Nasional Senegal tersebut dikenal sebagai sosok Islam yang sangat taat. Ia baru-baru ini menjadi sorotan dunia karena menegaskan prioritas utamanya dalam beribadah.
Dimana, dia bersikeras menunaikan
ibadah Shalat Jumat bersama timnya di Amerika Serikat meski sempat diimbau
untuk tidak keluar akibat peringatan angin kencang.
Pape Thiaw beralasannya tetap melaksanakan sholat Jumat
bersama skuad Senegal di Islamic Center, New Jersey meski ada angin kencang.
Berikut petikan wawancara Pape Thiaw dengan wartawan:
Wartawan : "Hari ini ada angin yang sangat kencang di
negara bagian New Jersey, dan petugas keamanan menyarankan anggota delegasi
untuk tidak keluar demi keselamatan kalian... Mengapa Anda tetap keluar untuk
menunaikan sholat...?"
Pape Thiaw : "Apakah ada yang lebih penting daripada
sholat ? saya rasa itu bukan urusan Anda... Kalian takut pada angin, sementara
kami takut kepada Allah, Zat yang menciptakan angin... Kita datang ke sini
untuk sebuah pertandingan hiburan, lantas kita lupa bahwa kita diciptakan untuk
menyembah Allah...
Bahkan kalau final Piala Dunia FIFA digelar hari ini dan
kami adalah salah satu tim finalisnya, kami tetap akan keluar untuk menunaikan
sholat Jum'at, meski itu berarti kehilangan gelar juara... Jangan ceramahi kami
tentang ritual dan kewajiban agama kami..."
Sekadar diketahui mayoritas pemain Timnas Senegal memeluk
agama Islam (sekitar 97%), mencerminkan demografi negara mereka yang mayoritas
Muslim.Sementara itu, sebagian kecil lainnya memeluk agama Kristen.
Berikut adalah rincian profil agama untuk beberapa pemain
utama:
Pemain Muslim: Bintang utama seperti Sadio Mané (Al Nassr), kapten Kalidou Koulibaly, dan pelatih Pape Thiaw dikenal sangat taat beragama dan sering memimpin rekan setimnya untuk beribadah.
Pemain lain seperti Idrissa Gueye, Nicolas Jackson, dan Ismaila Sarr juga merupakan penganut agama Islam yang taatPemain Kristen: Meskipun didominasi Muslim, terdapat pemain beragama Kristen (terutama Katolik) di dalam skuad, seperti penjaga gawang Edouard Mendy.
Nuansa keislaman sangat kental dalam kultur skuad Timnas
Senegal.Mereka sering terlihat berdoa bersama dan memastikan waktu untuk
beribadah, seperti menunaikan Salat Jumat di sela-sela jadwal pemusatan
latihan.(***)