Advertisement
Bandar Lampung (Pikiran Lampung) – Harapan untuk kesembuhan Delisa (2), balita yang tengah berjuang melawan penyakit jantung bawaan kompleks, mendapat dukungan dari berbagai pihak. Melalui program kesehatan Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN, PT PLN UP3 Tanjung Karang menyalurkan bantuan pengobatan guna membantu meringankan beban keluarga dalam menjalani proses perawatan medis yang harus dilakukan secara berkelanjutan.
Bantuan tersebut diberikan pada 8 Juni 2026 sebagai bentuk kepedulian terhadap keluarga kurang mampu yang sedang menghadapi persoalan kesehatan serius. Delisa diketahui merupakan putri dari pasangan suami istri yang sehari-hari bergantung pada penghasilan sang ayah sebagai sopir angkutan kota dengan pendapatan yang tidak menentu.
Di tengah kondisi ekonomi yang terbatas, keluarga Delisa harus menghadapi kebutuhan biaya pengobatan dan perawatan yang cukup besar. Karena itu, bantuan yang diberikan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan medis sekaligus memberikan semangat bagi keluarga dalam mendampingi proses kesembuhan sang buah hati.
Dana bantuan tersebut berasal dari zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dari pegawai PT PLN (Persero) dan disalurkan melalui program kesehatan YBM PLN UP3 Tanjung Karang. Program ini menjadi salah satu bentuk komitmen YBM PLN dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya bagi keluarga yang membutuhkan dukungan kesehatan dan penanganan medis berkelanjutan.
Ketua YBM PLN UP3 Tanjung Karang, Yurdan Yendri, mengatakan bahwa sektor kesehatan menjadi salah satu fokus utama program sosial yang dijalankan YBM PLN.
“Melalui program kesehatan YBM PLN, kami berupaya membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama pasien anak dengan penyakit kronis. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban keluarga dan memberikan semangat dalam menjalani proses pengobatan,” ujar Yurdan.
Menurutnya, dana zakat, infak, dan sedekah yang dipercayakan kepada YBM PLN tidak hanya disalurkan sebagai bantuan sosial, tetapi juga menjadi sarana menghadirkan kepedulian dan harapan bagi masyarakat yang sedang menghadapi berbagai kesulitan.
Sementara itu, ibu Delisa menyampaikan rasa syukur atas perhatian dan bantuan yang diterima keluarganya. Ia mengaku dukungan tersebut sangat berarti, baik dari sisi pembiayaan maupun dukungan moral yang diberikan.
“Kami sangat bersyukur dan mengucapkan terima kasih atas bantuan dari YBM PLN UP3 Tanjung Karang. Dukungan ini sangat berarti bagi kami, baik secara materi maupun moral, untuk terus berjuang demi kesembuhan anak kami,” ungkapnya.
Sepanjang Januari hingga Juni 2026, YBM PLN Area Tanjung Karang telah menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah lebih dari Rp200 juta kepada 347 penerima manfaat di Provinsi Lampung. Bantuan tersebut disalurkan melalui berbagai program di bidang sosial, pendidikan, kesehatan, ekonomi, kemanusiaan, dan keagamaan.
Berbagai bentuk bantuan yang telah diberikan antara lain santunan anak yatim, bantuan biaya pengobatan, bantuan kursi roda, paket sembako Ramadan dan Idulfitri, dukungan bagi pondok pesantren dan rumah Quran, hingga program pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Melalui berbagai program tersebut, YBM PLN terus berupaya menghadirkan manfaat yang berkelanjutan sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat. Penyaluran bantuan kepada Delisa menjadi salah satu wujud nyata semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang terus dikembangkan melalui pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah dari insan PLN untuk masyarakat yang membutuhkan.(bila)