lisensi

Jumat, 31 Juli 2026, Juli 31, 2026 WIB
Last Updated 2026-07-31T23:48:00Z
Retret Sekda Se-LampungSekdaprov Lampung Marindo Kurniawan

Sekdaprov Marindo Buka Retreat Sekda se-Lampung, Perkuat Integritas dan Kepemimpinan Birokrasi

Advertisement



Bandar Lampung (Pikiran Lampung) – Pemerintah Provinsi Lampung menggelar Retreat Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung sebagai upaya memperkuat kualitas kepemimpinan birokrasi melalui pembinaan karakter, integritas, dan spiritualitas. Kegiatan yang berlangsung selama empat hari, mulai 30 Juli hingga 2 Agustus 2026, dipusatkan di Masjid Nurul Ulum, Kompleks Islamic Centre Rajabasa, Bandar Lampung.


Retreat tersebut secara resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Dr. Ir. Marindo Kurniawan, S.T., M.M., pada Kamis (30/7/2026). Kegiatan ini diikuti seluruh Sekretaris Daerah kabupaten dan kota di Lampung sebagai bagian dari penguatan kapasitas aparatur sipil negara (ASN) pada level pimpinan tertinggi birokrasi daerah.


Dalam pelaksanaannya, retreat tidak hanya menjadi forum pembinaan keagamaan, tetapi juga dirancang sebagai wadah pengembangan kompetensi kepemimpinan. Pemerintah Provinsi Lampung menilai penguatan aspek mental, moral, dan spiritual menjadi fondasi penting agar para Sekda mampu memberikan pelayanan publik yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.




Berdasarkan undangan resmi Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, kepada seluruh bupati dan wali kota, kegiatan ini menjadi bagian dari strategi pembangunan sumber daya aparatur. Gubernur menginginkan para Sekda memiliki integritas, etika, karakter kepemimpinan, soliditas, serta semangat kebersamaan yang semakin kuat sebagai motor penggerak birokrasi di daerah.


Selama mengikuti retreat, para peserta menjalani berbagai agenda yang telah disusun secara terpadu. Kegiatan meliputi kajian Al-Qur'an, tausiah, musyawarah, olahraga bersama, materi mengenai pondasi kepribadian, pembelajaran keteladanan Nabi Muhammad SAW, hingga sesi yang menitikberatkan pada penguatan iman, amal, dan karakter kepemimpinan.


Dalam surat undangan tersebut juga ditegaskan bahwa seluruh Sekretaris Daerah wajib hadir secara langsung dan tidak dapat diwakilkan. Kehadiran penuh dinilai penting untuk menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi antardaerah, sekaligus membangun komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan.


Melalui retreat ini, Pemerintah Provinsi Lampung berharap lahir birokrasi yang semakin solid, adaptif, dan berintegritas. Sebagai pejabat karier tertinggi di lingkungan pemerintah daerah, Sekretaris Daerah memiliki peran strategis dalam mengoordinasikan penyelenggaraan pemerintahan, menjaga sinergi antara kepala daerah dan perangkat daerah, serta memastikan pelayanan publik berjalan efektif, efisien, dan berpihak kepada masyarakat.(salsabila)