lisensi

Selasa, 07 Juli 2026, Juli 07, 2026 WIB
Last Updated 2026-07-07T13:33:36Z
SMSI Provinsi Lampung

SMSI Lampung Hadiri Pelantikan FPK, FKUB dan FKDM, Tegaskan Dukungan Jaga Persatuan dan Stabilitas Daerah

Advertisement

 


Bandar Lampung (Pikiran Lampung) – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Lampung yang diwakili Kepala Bidang Humas, Informasi, dan Komunikasi, Rahmadi Nugroho, menghadiri Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus Forum Pembauran Kebangsaan (FPK), Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), dan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Provinsi Lampung di Balai Keratun Lantai III, Komplek Kantor Gubernur Lampung, Selasa (7/7/2026).


Kegiatan yang diadakan Pemerintah Provinsi Lampung melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, serta berbagai elemen strategis dalam menjaga persatuan, kerukunan, dan stabilitas keamanan di Provinsi Lampung.


Dalam sambutannya, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik. Menurutnya, amanah yang diemban bukan sekadar menjalankan organisasi, melainkan memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga persatuan bangsa dan memperkuat kepercayaan masyarakat demi terciptanya kedamaian di Bumi Ruwa Jurai.



Gubernur menegaskan bahwa Lampung sejak lama dikenal sebagai daerah yang terbuka dan menjadi rumah bersama bagi masyarakat dari berbagai suku, agama, dan budaya. Keberagaman tersebut, kata dia, bukanlah sesuatu yang perlu dikhawatirkan, melainkan anugerah yang harus dirawat melalui sikap saling menghormati, toleransi, serta semangat gotong royong. Menurutnya, karakter masyarakat Lampung yang ramah menjadi kekuatan utama sehingga berbagai suku, mulai dari Jawa, Bali, Bugis, Batak, Minangkabau hingga Sunda dapat hidup berdampingan dan berkontribusi dalam pembangunan daerah.


Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kondisi Lampung yang selama puluhan tahun dikenal harmonis dan minim konflik antarsuku maupun antarumat beragama. Gubernur berharap berbagai tantangan yang muncul ke depan tidak menggoyahkan persatuan masyarakat. Menurutnya, setiap persoalan harus diselesaikan melalui komunikasi, musyawarah, dan semangat kebersamaan agar kedamaian tetap menjadi fondasi pembangunan daerah.



Selain menyoroti pentingnya kerukunan, Gubernur memaparkan besarnya potensi ekonomi Lampung sebagai salah satu lumbung pangan nasional. Sekitar 70 persen masyarakat Lampung berprofesi sebagai petani dengan komoditas unggulan seperti padi, jagung, ubi kayu, kopi, dan tebu. Lampung juga menjadi salah satu sentra peternakan sapi dan kambing. Potensi tersebut, menurutnya, hanya dapat berkembang optimal apabila stabilitas keamanan dan keharmonisan masyarakat terus terjaga.


Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Provinsi Lampung mengukuhkan kepengurusan tiga forum strategis, yakni FKUB Provinsi Lampung yang kembali dipimpin Prof. Dr. H. M. Bahruddin, M.A., FPK Provinsi Lampung di bawah kepemimpinan Darussalam, S.H., M.H., serta FKDM Provinsi Lampung yang diketuai Dr. Nanang Trenggono, M.Si. Ketiga forum tersebut memiliki peran penting dalam memperkuat kerukunan antarumat beragama, pembauran antarsuku dan etnis, serta melakukan deteksi dini terhadap berbagai potensi ancaman, tantangan, hambatan, dan gangguan (ATHG) yang dapat memengaruhi stabilitas daerah.



Di tempat terpisah, Ketua SMSI Provinsi Lampung Donny Irawan, SE menyampaikan dukungannya terhadap penguatan peran FPK, FKUB, dan FKDM sebagai mitra strategis pemerintah. Menurutnya, media siber memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga persatuan bangsa melalui penyebaran informasi yang akurat, edukatif, dan menyejukkan. Ia berharap sinergi antara pemerintah, organisasi masyarakat, dan insan pers terus diperkuat agar kondusivitas, kerukunan, serta pembangunan di Provinsi Lampung dapat berjalan secara berkelanjutan.(kesya)