Advertisement
Lampung Timur (Pikiran Lampung)--- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lampung Timur bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Timur menggelar Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 DPRD Kabupaten Lampung Timur, di Ruang Sidang KH Ahmad Hanafiah, DPRD Lampung Timur, Selasa (18/8/2026).
Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Lampung Timur, Rida Rotul Aliyah, didampingi unsur pimpinan DPRD. Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah, Wakil Bupati, anggota DPRD, Dandim 0429/Lampung Timur, Kapolres, Kajari, jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah, Sekretaris DPRD, para asisten, staf ahli, kepala OPD, pimpinan instansi vertikal, serta camat se-Kabupaten Lampung Timur.
Dalam sambutannya, Ketua DPRD Lampung Timur, Rida Rotul Aliyah, mengatakan peringatan HUT DPRD bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk melakukan refleksi terhadap perjalanan dan pengabdian DPRD selama 27 tahun dalam menjalankan amanah rakyat.
“Selama 27 tahun, DPRD Kabupaten Lampung Timur telah menjadi bagian penting dalam perjalanan pembangunan daerah melalui tiga fungsi utama, yakni pembentukan peraturan daerah, penganggaran, dan pengawasan,” ujar Rida.
Menurutnya, DPRD terus berupaya membangun hubungan kerja yang harmonis dan konstruktif dengan Pemerintah Kabupaten Lampung Timur. Sinergi antara legislatif dan eksekutif menjadi modal penting untuk memastikan setiap kebijakan dan program pembangunan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
Pada peringatan HUT ke-27 tahun ini, DPRD Lampung Timur mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur, Lampung Timur Maju.” Tema tersebut, kata Rida, mencerminkan semangat untuk mewujudkan pembangunan yang berkeadilan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat kemandirian daerah.
“Lampung Timur memiliki potensi besar di sektor pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, pariwisata hingga ekonomi kreatif. Potensi tersebut harus dikelola secara baik, transparan, berkelanjutan dan berpihak kepada kepentingan masyarakat,” katanya.
Rida juga menegaskan komitmen DPRD untuk terus menjalankan tugas secara amanah, terbuka, aspiratif dan bertanggung jawab. Ia mengakui masih terdapat berbagai tantangan pembangunan, mulai dari kemiskinan, pengangguran, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, pembangunan infrastruktur hingga penguatan sektor pertanian.
“Untuk menghadapi berbagai tantangan tersebut diperlukan kerja sama dan gotong royong seluruh elemen masyarakat. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, DPRD juga tidak bisa bekerja sendiri. Kita harus berjalan bersama demi Lampung Timur yang lebih maju,” tegasnya.
Sementara itu, Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Lampung Timur atas peringatan HUT ke-27 DPRD.
“Semoga momentum ini semakin memperkuat semangat pengabdian dalam menjalankan amanah rakyat dan meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan serta pembangunan di Kabupaten Lampung Timur,” ujar Ela.
Menurutnya, peringatan HUT DPRD harus dimaknai sebagai momentum evaluasi dan refleksi terhadap pelaksanaan tugas serta tanggung jawab kepada masyarakat. Sebagai lembaga perwakilan rakyat, DPRD memiliki posisi strategis dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah melalui fungsi legislasi, penganggaran dan pengawasan.
Ela menegaskan bahwa kemitraan antara DPRD dan Pemerintah Kabupaten Lampung Timur harus terus diperkuat. Kemitraan tersebut bukan untuk menghilangkan fungsi kontrol, melainkan membangun hubungan kerja yang konstruktif, saling menghormati kewenangan, terbuka terhadap perbedaan pandangan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
“Kita memiliki tujuan yang sama, yaitu mewujudkan Bumei Tuwah Bepadan yang maju dan masyarakat yang sejahtera. Karena itu, koordinasi, komunikasi dan kolaborasi harus terus diperkuat,” katanya.
Ia juga mengajak seluruh jajaran DPRD dan pemerintah daerah untuk bersama-sama mengawal agenda pembangunan daerah, mulai dari peningkatan kualitas infrastruktur dan pelayanan publik, penguatan sektor pertanian dan perekonomian masyarakat, peningkatan kualitas sumber daya manusia, pengurangan kemiskinan hingga penciptaan lapangan kerja.
Di usia ke-27 tahun, lanjut Ela, DPRD Kabupaten Lampung Timur telah memiliki pengalaman dan capaian yang dapat menjadi modal untuk terus meningkatkan kualitas demokrasi dan pelayanan kepada masyarakat.
“Mari kita jadikan HUT ke-27 DPRD Kabupaten Lampung Timur sebagai momentum memperkuat sinergi, meningkatkan kualitas demokrasi, serta memperteguh komitmen dalam pengabdian kepada masyarakat,” ajaknya.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan prosesi pemotongan tumpeng sebagai wujud rasa syukur atas perjalanan DPRD Kabupaten Lampung Timur selama 27 tahun. Potongan tumpeng kemudian diserahkan kepada tokoh yang dituakan sebagai bentuk penghormatan, sebelum dilanjutkan dengan makan bersama seluruh tamu undangan sebagai simbol kebersamaan, kerukunan dan semangat persatuan. (Fauzi)



