lisensi

Rabu, 12 Agustus 2026, Agustus 12, 2026 WIB
Last Updated 2026-08-13T05:08:08Z
KMP Putri Yasmin TerbakarNasional

KMP Putri Yasmin Terbakar di Selat Lombok, 173 Orang Dievakuasi dan 1 Meninggal

Advertisement

 


Mataram (Pikiran Lampung) - Kecelakaan pelayaran kembali terjadi di perairan Indonesia. Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Putri Yasmin yang melayani rute Lembar, Lombok, menuju Padangbai, Bali, terbakar di Selat Lombok pada Rabu (12/8/26) sekitar pukul 04.20 WITA.


Hingga Rabu sore, sebanyak 173 orang telah dievakuasi dari kapal tersebut. Sebanyak 172 orang dinyatakan selamat, sementara satu penumpang meninggal dunia, yakni perempuan berinisial IDS (19), asal Kota Mataram.


Kapal Dinyatakan Laik Laut


Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Padangbai, Heri Wijayanto, mengatakan KMP Putri Yasmin telah dinyatakan laik laut sebelum berangkat.


"Kami sudah pastikan bahwa kondisi kapal (KMP Putri Yasmin) sebelum keberangkatan laik laut," kata Wijayanto.


Menurut dia, pemeriksaan terhadap kapal yang melayani rute Padangbai-Lembar maupun sebaliknya dilakukan secara berkala. Berdasarkan pemeriksaan sebelum keberangkatan, tidak ditemukan kendala yang membuat kapal dinyatakan tidak layak beroperasi.


Meski demikian, penyebab kebakaran hingga kini belum diketahui. Petugas masih memprioritaskan proses evakuasi seluruh penumpang dan kru kapal.


"Untuk penyebabnya nanti pasti akan dilakukan investigasi, cuma untuk saat ini kami fokus evakuasi dulu," ujar Wijayanto.


Setelah proses evakuasi penumpang selesai, petugas juga akan berupaya mengevakuasi kapal yang terbakar. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah kapal tenggelam karena dapat menyulitkan proses penanganan sekaligus berpotensi mengganggu ekosistem laut.


173 Orang Dievakuasi, Satu Meninggal


Kepala Kantor SAR Mataram Muhamad Hariyadi mengatakan proses evakuasi masih berlangsung hingga Rabu pukul 17.50 WITA.


Sebanyak 173 orang telah berhasil dievakuasi. Dari jumlah tersebut, 172 orang selamat, sedangkan satu orang meninggal dunia.


Tim SAR gabungan masih melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian untuk memastikan tidak ada penumpang maupun kru yang masih berada di kapal atau belum ditemukan.


"Fokus utama kami saat ini adalah memastikan keselamatan seluruh penumpang dan kru kapal," kata Hariyadi.


Ia menambahkan, data jumlah orang yang telah dievakuasi masih dapat berubah seiring perkembangan pencarian di lapangan.


Informasi di lokasi juga menyebutkan masih terdapat satu kapal evakuasi yang membawa penumpang menuju Pelabuhan Lembar. Sementara itu, puluhan keluarga penumpang memadati Pelabuhan Lembar untuk menunggu kedatangan anggota keluarga mereka.


Penyeberangan Padangbai-Lembar Tetap Berjalan


Kebakaran KMP Putri Yasmin tidak menghentikan aktivitas penyeberangan di jalur Padangbai-Lembar. Layanan penyeberangan di rute tersebut masih berlangsung normal.


Pemerintah daerah pun memberikan perhatian terhadap insiden tersebut. Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal mengatakan pemerintah akan berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk PT ASDP Lembar, untuk memastikan fasilitas dan layanan penyeberangan berjalan dengan baik.


Iqbal menyebut insiden tersebut harus menjadi bahan evaluasi bersama untuk meningkatkan keselamatan pelayaran ke depan.


"Intinya apapun yang terjadi hari ini menjadi pelajaran kita bersama untuk perbaikan bersama di masa mendatang," ujarnya.


Penyebab pasti kebakaran KMP Putri Yasmin masih menunggu hasil investigasi. Untuk saat ini, keselamatan penumpang dan kru serta penyelesaian proses evakuasi menjadi prioritas petugas di lapangan.(*)