lisensi

Jumat, 28 Agustus 2026, Agustus 28, 2026 WIB
Last Updated 2026-08-28T08:09:23Z
Daerah

Pemkab Way Kanan Perkuat Sinergi Penanganan Karhutla Bersama Tim Mabes TNI

Advertisement

 


Way Kanan (Pikiran Lampung)---Pemerintah Kabupaten Way Kanan terus memperkuat upaya pencegahan dan penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) menyusul adanya sejumlah kejadian kebakaan lahan di wilayah Kabupaten Way Kanan. Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan koodinasi lintas sektor, termasuk bersama jajaran TNI dan Polri.


Hal tersbeut disampaikan dalam Kunjungan Kerja Tim Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Mabes TNI yang diterima langsung oleh Bupati Way Kanan, Ayu Asalasiyah, S.Ked., di Ruang Kerja Bupati Way Kanan, Jum’at (28/08/2026).


Turut hadir dalam kunjungan tersebut Dandim 0427/WK, Kapolres Way Kanan, Kepala Kejaksaan Negeri Way Kanan, Komandan Lanudad Gatot Soebroto Way Tuba, Komandan Skadron 12/AJY, Komandan Yonif TP 892/VS, serta sejumlah Organisasi Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Way Kanan.


kunjungan kerja tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi dan kesiapsiagaan dalam menghadapi ancaman Karhutla, khususnya di tengah kondisi musim kemarau yang berpotensi meningkatkan risiko terjadinya kebakaran di sejumlah wilayah.


Dalam pertemuan tersebut, dilakukan pembahasan mengenai kondisi dan potensi Karhutla di Kabupaten Way Kanan, sekaligus langkah-langkah yang perlu diperkuat dalam pencegahan, kesiapsiagaan, hingga penanganan apabila terjadi kebakaran.


Pemerintah Kabupaten Way Kanan menilai upaya pencegahan harus menjadi perhatian bersama. Penanganan Karhutla tidak hanya dilakukan setelah kebakran terjadi, tetapi perlu diawali dengan deteksi dini, kesiapan personel dan peralatan, koordinasi antarinstansi, serta keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan.


Selain itu, edukasi kepada masyarakat juga terus didorong, terutama terkait bahaya membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Kesadaran masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam mencegah meluasnya kebakaran dan mengurangi dampak yang dapat ditimbulkan terhadap lingkungan, kesehatan, aktivitas masyarakat, maupun keselamatan warga.


Sejalan dengan hal tersebut, masyarakat Kabupaten Way Kanan diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan atau hutan, tidak meninggalkan api maupun sumber api di area terbuka, serta tidak membuang puntung rokok sembarangan, terutama pada kondisi cuaca panas dan kering.


Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau indikasi terjadinya kebakaran kepada Pemerintah Kampung, Kecamatan, petugas Pemadam Kebakaran, BPBD, TNI, Polri, atau instansi terkait lainnya, sehingga dapat dilakukan penanganan sedini mungkin.


Bupati Way Kanan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak menganggap persoalan Karhutla sebagai tanggung jawab pemerintah semata. Pencegahan membutuhkan kepedulian dan kerja sama seluruh pihak, karena kebakaran yang terjadi di satu lokasi dapat berkembang dan memberikan dampak yang lebih luas apabila tidak segera ditangani.


“Pencegahan jauh lebih baik daripada menunggu kebakaran terjadi. Karena itu, mari kita bersama-sama menjaga lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan, terutama selama musim kemarau ini. Jika menemukan titik api, segera laporkan agar dapat ditangani sedini mungkin,” ujar Bupati Ayu.


Melalui penguatan koordinasi antara Pemerintah Kabupaten Way Kanan, TNI, Polri, BPBD, Pemadam Kebakaran, Pemerintah Kecamatan, Kampung serta masyarakat, diharapkan potensi Karhutla dapat ditekan dan setiap kejadian dapat ditangani secara cepat, tepat, dan terpadu.


Pemerintah Kabupaten Way Kanan juga menegaskan bahwa kewaspadaan dan kepedulian masyarakat merupakan kunci utama dalam mencegah Karhutla, sehingga lingkungan tetap aman dan aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan baik.(kmf/maria).