lisensi

Kamis, 20 Agustus 2026, Agustus 20, 2026 WIB
Last Updated 2026-08-20T16:42:43Z
Pendaftaran Calon Rektor UnilaPendidikan

Prof. Warsito Resmi Daftar Bakal Calon Rektor Unila 2027–2031

Advertisement



Bandar Lampung (Pikiran Lampung) – Langkah awal menuju pemilihan Rektor Universitas Lampung (Unila) periode 2027–2031 resmi dimulai. Prof. Warsito, S.Si., D.E.A., Ph.D., menjadi bakal calon pertama yang menyerahkan dokumen pendaftaran kepada Panitia Pemilihan Rektor (Panlih) Unila, Selasa (18/8/2026).


Pendaftaran tersebut berlangsung sederhana. Prof. Warsito memilih berjalan kaki dari Kantor Jurusan Fisika FMIPA Unila menuju Gedung Rektorat. Pilihan itu menjadi simbol perjalanan akademiknya yang berawal dari lingkungan Jurusan Fisika hingga dipercaya menduduki berbagai posisi strategis di tingkat universitas maupun nasional.


Dalam perjalanan menuju rektorat, Prof. Warsito didampingi tiga guru besar, yakni Prof. Mustofa Usman, Prof. Endang, dan Prof. Sutiarso, serta dua orang staf.


Setibanya di Gedung Rektorat Unila sekitar pukul 13.00 WIB, Prof. Warsito langsung menyerahkan dokumen pendaftaran kepada Sekretariat Panlih di lantai 3. Berdasarkan pemeriksaan awal, seluruh dokumen persyaratan yang disampaikan dinyatakan lengkap.


Penyerahan dokumen tersebut tidak hanya menjadi pemenuhan persyaratan administratif, tetapi juga membawa rekam jejak panjang Prof. Warsito selama berkiprah di dunia akademik maupun pemerintahan.


Prof. Warsito tercatat sebagai profesor dengan angka kredit 1.050 dan pangkat/golongan IV/e. Di lingkungan Unila, pengalaman kepemimpinannya antara lain pernah dipercaya sebagai Ketua Jurusan, Kepala Pusat Kurikulum LP3M, Ketua Senat, hingga Dekan FMIPA Unila.


Pengalamannya kemudian berkembang ke tingkat nasional dan internasional. Ia pernah mendapat penugasan sebagai Atase Pendidikan dan Kebudayaan di Paris serta menjabat Deputi pada Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) di Jakarta.


Berbekal pengalaman tersebut, Prof. Warsito menilai kontribusi yang lebih luas bagi Unila dapat diarahkan pada penguatan tata kelola, pengembangan akademik, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan daya saing universitas.


Dalam kontestasi pemilihan rektor, ia menempatkan integritas, transparansi, akuntabilitas, serta penghormatan terhadap marwah akademik sebagai prinsip utama.


Menurut Prof. Warsito, posisi rektor bukan sekadar jabatan administratif, melainkan amanah institusional yang harus dipertanggungjawabkan kepada sivitas akademika dan masyarakat.


“Saya melaksanakan amanah yang diberikan kepada saya. Saya mengajak putra-putri terbaik Unila untuk berpartisipasi sebagai bakal calon Rektor, agar Unila yang kita cintai semakin lebih baik,” ujar Prof. Warsito.


Ia menegaskan, proses pemilihan rektor seharusnya tidak semata-mata dipandang sebagai kontestasi personal maupun kelompok. Sebaliknya, momentum tersebut perlu menjadi ruang untuk menghadirkan gagasan, kapasitas kepemimpinan, serta agenda pengembangan universitas yang berkelanjutan.


“Yang paling penting adalah kepentingan institusi. Kita ingin proses ini melahirkan gagasan dan kepemimpinan terbaik untuk membawa Unila semakin maju,” ujarnya.


Setelah tahapan pendaftaran, seluruh bakal calon akan mengikuti rangkaian proses seleksi berikutnya. Salah satu tahapan yang dijadwalkan pada awal September 2026 adalah pemeriksaan kesehatan fisik dan psikologi.


Prof. Warsito berharap seluruh rangkaian pemilihan Rektor Unila dapat berlangsung secara terbuka, objektif, dan bermartabat. Ia juga berharap proses tersebut menjadi momentum konsolidasi akademik dengan mempertemukan berbagai gagasan terbaik dari sivitas akademika.


Sementara itu, penyerahan dokumen pendaftaran diterima langsung Koordinator Pendaftaran dan Verifikasi, Prof. Dr. Novita Tresiana, S.Sos., M.Si. Proses tersebut disaksikan Ketua Panlih Unila, Prof. Dr. Muhammad Akib, S.H., M.Hum., serta didampingi Ketua Senat Unila, Prof. Dr. Herpratiwi, M.Pd.


Ketua Panlih Unila, Prof. Muhammad Akib, mengatakan proses penjaringan bakal calon rektor dilaksanakan dengan mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas serta berpedoman pada ketentuan peraturan perundang-undangan dan statuta universitas.


“Hari ini yang pertama mendaftar Prof. Warsito sudah hadir menyerahkan berkas, dan nanti akan diverifikasi berkasnya oleh tim verifikasi,” ujar Prof. Muhammad Akib.(ria wahyuni)


Ia menjelaskan, tahapan verifikasi menjadi bagian penting dalam mekanisme kelembagaan Unila untuk memastikan seluruh bakal calon memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.


Menurutnya, seluruh proses pemilihan akan dilaksanakan secara objektif, terukur, dan sesuai ketentuan yang berlaku sehingga nantinya dapat menghasilkan figur terbaik untuk memimpin Universitas Lampung periode 2027–2031.