lisensi

Jumat, 14 Agustus 2026, Agustus 14, 2026 WIB
Last Updated 2026-08-15T05:13:06Z
SeniThe Morse

The Morse Band Asal Lampung Siap Gebrak Industri Musik Nasional

Advertisement

 


BANDARLAMPUNG (Pikiran Lampung)– Kiprah musik lokal Lampung kembali mencuri perhatian. Band pop rock asal Bandarlampung, The Morse, tengah mempersiapkan langkah untuk menembus industri musik nasional melalui rangkaian tur promosi album perdana mereka di sejumlah daerah di Pulau Jawa.


Sebagai bagian dari persiapan tersebut, The Morse menggelar konser pemanasan sebelum memulai agenda tur yang direncanakan menyasar sejumlah kota di Pulau Jawa, Jumat (14/8/2026).


Band yang beranggotakan Ryan Agusti sebagai vokalis sekaligus gitaris, Muhammad Faras pada bass, serta Wahyu Ismirzab Putra sebagai drummer itu terbentuk pada 3 Maret 2024. Mereka kemudian resmi memperkenalkan diri kepada publik pada 29 Juni 2024.


Nama The Morse terinspirasi dari sandi dalam kegiatan Pramuka. Namun, bagi ketiga personelnya, nama tersebut memiliki makna tersendiri, yakni sebagai simbol "kunci kata sandi" dalam setiap nada dan karya yang mereka ciptakan.




Setelah melalui proses produksi, The Morse kini telah menyelesaikan album perdana. Karya tersebut nantinya menjadi materi utama dalam rangkaian tur promosi mereka di Pulau Jawa.




Ryan Agusti mengatakan, tur tersebut akan menyasar sejumlah wilayah, di antaranya Bekasi, Pemalang, Jakarta, termasuk kawasan Senayan, serta beberapa kota lainnya.


"Kedepannya kita akan tour ke Pulau Jawa untuk promo album kita seperti di wilayah Bekasi, Pemalang, Senayan, Jakarta, dan kota-kota lainnya. Fanbase The Morse juga sudah bergerak di media sosial," ujar Ryan.


Menurutnya, agenda tur menjadi kesempatan bagi The Morse untuk memperkenalkan karakter musik mereka kepada penikmat musik di luar Lampung sekaligus memperluas basis pendengar.


Ryan berharap karya yang diusung The Morse dapat memberikan warna baru bagi musik Indonesia dan diterima, khususnya oleh kalangan generasi muda.




"Semoga masyarakat Indonesia suka dengan lagu kita, terutama untuk kalangan kawula muda. Kami ingin musik kami yang ramah di telinga atau easy listening bisa diterima di berbagai platform musik Indonesia," katanya.


Saat ini, karya The Morse sudah dapat dinikmati melalui sejumlah platform digital dan media sosial, termasuk YouTube, Instagram, dan TikTok.


Tak hanya mengandalkan karya, keseriusan The Morse untuk memasuki industri musik nasional juga ditandai dengan bergabungnya mereka bersama label resmi.


Dengan dukungan manajemen dan label tersebut, The Morse kini membuka kesempatan bagi masyarakat maupun promotor yang ingin mengundang mereka tampil dalam berbagai kegiatan.


"Untuk masyarakat yang ingin mengundang kita dalam sebuah event bisa langsung mengontak pihak manajemen, atau bisa langsung ke Wibe Musik Indonesia karena kita sudah berlabel nasional," pungkas Ryan.


Dengan modal album perdana, dukungan label, serta fanbase yang mulai berkembang, The Morse kini bersiap membawa warna musik mereka dari Lampung menuju panggung yang lebih luas di tingkat nasional.(Alung