lisensi

Senin, 28 September 2026, September 28, 2026 WIB
Last Updated 2026-09-29T05:21:33Z
Kecelakaan Bus Adhi Prima di Mesuji

Bus Adhi Prima Terguling di Mesuji, Tiga Penumpang Tewas dan Sopir Diduga Melarikan Diri

Advertisement

 


Mesuji (Pikiran Lampung) - Tiga penumpang bus Adhi Prima meninggal dunia setelah kendaraan yang melaju dari arah Lampung menuju Palembang itu mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Kilometer 190, Desa Wira Bangun, Kecamatan Simpang Pematang, Kabupaten Mesuji, Senin (28/9/2026) dini hari.


Bus berwarna merah dengan nomor polisi B 7055 JGA tersebut terguling setelah diduga pengemudinya mengalami microsleep saat melintas di jalan yang menikung. Sebanyak 32 penumpang berada dalam bus saat kecelakaan terjadi.


Kapolres Mesuji AKBP Muhammad Firdaus mengatakan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 04.30 WIB. Berdasarkan penyelidikan awal, bus melaju dari arah Lampung menuju Palembang sebelum keluar jalur dan kemudian terbalik.


“Diduga pengemudi mengalami microsleep dan keluar lajur dengan posisi kendaraan terbalik,” kata Firdaus, Senin (28/9/2026).


Setelah kecelakaan, seluruh korban langsung dievakuasi ke Puskesmas Wira Bangun untuk mendapatkan pertolongan medis. Polisi mencatat tiga penumpang meninggal dunia, sementara 29 lainnya mengalami luka-luka.


Tiga korban meninggal dunia masing-masing Mutia atau Meutia Octavillia Betadhea (28), Solbian Agusci (55), dan Sabar Pambudi (50). Dua korban pertama tercatat berasal dari Palembang, sedangkan Sabar berasal dari Lubuk Seberuk, Kabupaten Ogan Komering Ilir.


Dari data penanganan medis yang diberitakan sejumlah media, korban luka terdiri dari sejumlah penumpang yang mengalami luka ringan hingga membutuhkan perawatan lebih lanjut. Beberapa korban juga disebut dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.


Kondisi lokasi kecelakaan saat kejadian masih gelap dengan arus lalu lintas yang relatif sepi. Polisi menduga kondisi tersebut turut menjadi bagian dari situasi yang perlu diperhatikan dalam penyelidikan kecelakaan. Kendaraan bus kemudian dievakuasi dan diamankan ke Pos Lalu Lintas Simpang Pematang untuk pemeriksaan lebih lanjut.


Sopir Bus Dicari


Perhatian polisi juga tertuju pada pengemudi bus yang tidak ditemukan di lokasi setelah kecelakaan. Berdasarkan laporan kepolisian dan pemberitaan sejumlah media, pengemudi diduga meninggalkan lokasi kejadian.


Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun mengatakan, polisi masih melakukan pencarian terhadap pengemudi dan berkoordinasi dengan sejumlah polsek di sekitar tempat kejadian perkara.


“Dari pagi masih dalam proses pencarian dan Polres Mesuji terus berusaha koordinasi dengan polsek yang berada di sekitar TKP,” kata Yuni, Senin (28/9/2026).


Dalam perkembangan lain, media lokal melaporkan identitas pengemudi disebut Hamdani (38), warga Tangerang. Sementara sopir kedua dan kernet berada di lokasi dan turut mengalami luka. Informasi tersebut disampaikan Kasat Lantas Polres Mesuji AKP Heny Gustiana.


Meski demikian, polisi masih mendalami keseluruhan rangkaian kejadian, termasuk penyebab kecelakaan, kondisi kendaraan, keterangan para saksi, serta keberadaan pengemudi utama.


Polisi juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara, mendata identitas korban dan penumpang, serta mengamankan bus untuk kepentingan penyelidikan.


Kepolisian mengimbau pengemudi kendaraan, khususnya angkutan penumpang, untuk memastikan kondisi fisik sebelum melakukan perjalanan. Pengemudi juga diminta beristirahat apabila mulai mengantuk guna menghindari risiko kecelakaan akibat kehilangan konsentrasi saat berkendara.(*)