Advertisement
Filosofi tersebut menekankan pentingnya hidup rukun, mempererat persaudaraan, bekerja dengan sungguh-sungguh, serta saling menjaga. Nilai-nilai itu dinilai relevan untuk menjadi pijakan Pujakesuma dalam menghadapi tantangan sekaligus meningkatkan peran organisasi di tengah masyarakat.
Dalam forum tersebut, Pujakesuma Lampung mendorong peningkatan peran organisasi dalam mendukung berbagai agenda pembangunan, terutama yang berkaitan dengan kemandirian pangan.
Komitmen itu diarahkan melalui penguatan komunikasi dan sinergi dengan pemerintah. Pujakesuma Lampung melihat sektor pangan sebagai salah satu bidang yang memiliki dampak luas terhadap kehidupan masyarakat sekaligus berkaitan dengan ketahanan nasional.
Karena itu, organisasi tidak ingin kolaborasi hanya berhenti pada hubungan kelembagaan. Semangat tersebut diharapkan dapat diwujudkan melalui kegiatan dan program kerja yang benar-benar memberikan manfaat serta menjawab kebutuhan masyarakat di berbagai daerah.
Pembahasan mengenai arah kontribusi organisasi menjadi bagian dari rangkaian Mubes ke-VI Pujakesuma. Forum tersebut mempertemukan jajaran Pujakesuma dari berbagai wilayah untuk mempererat silaturahmi sekaligus melakukan konsolidasi organisasi.
Mubes VI Pujakesuma juga menjadi momentum untuk meneguhkan semangat persatuan dan kebersamaan di antara seluruh anggota. Perbedaan latar belakang dan wilayah diharapkan tidak menjadi penghalang, melainkan kekuatan untuk membangun organisasi yang solid dan bermanfaat.
Hasil Mubes menjadi pijakan bagi Pujakesuma dalam menjalankan agenda lima tahun mendatang. Dengan kembali dipercayanya Eko Sopianto memimpin DPP Pujakesuma periode 2026–2031, organisasi akan melanjutkan penguatan internal sekaligus memperluas ruang pengabdian kepada masyarakat.
Di sisi lain, pelestarian budaya dan penguatan persaudaraan tetap menjadi bagian dari identitas Pujakesuma. Nilai tersebut diharapkan berjalan beriringan dengan peningkatan kontribusi organisasi dalam bidang sosial, kemasyarakatan, serta pembangunan.
Ketua DPW PKB Pujakesuma Lampung, Ki Hi Nuryono, mengatakan Mubes tidak sekadar menjadi forum lima tahunan untuk membahas kepemimpinan dan program organisasi. Lebih dari itu, pertemuan tersebut menjadi wadah mempertemukan keluarga besar Pujakesuma dari berbagai wilayah sekaligus menyatukan langkah untuk menghadapi agenda organisasi ke depan.
“Mubes VI memberikan semangat baru bagi kita semua. Kita bertemu dan bersilaturahmi dengan saudara-saudara Pujakesuma dari berbagai daerah. Yang paling penting setelah Mubes ini adalah bagaimana kita semakin rukun, semakin solid dan bersama-sama membesarkan organisasi,” ujar Nuryono.
Dalam Mubes VI, DPW PKB Pujakesuma Lampung turut hadir dengan membawa puluhan peserta dan utusan. Kehadiran delegasi Lampung menjadi bagian dari keterlibatan daerah dalam proses konsolidasi dan penguatan organisasi Pujakesuma di tingkat nasional.
Menurut Nuryono, semangat “Rukun, Raket, Reget, Rumekso” perlu terus diwujudkan dalam kehidupan organisasi. Empat filosofi tersebut dinilai penting sebagai landasan dalam menjaga kerukunan, mempererat hubungan antanggota, membangun kepedulian, serta menumbuhkan rasa memiliki terhadap organisasi.
“Mari kita bawa semangat Mubes VI ini kembali ke Lampung. Kita jaga kerukunan, kita perkuat persaudaraan dan kita besarkan Pujakesuma dengan kerja nyata yang dapat dirasakan masyarakat,” katanya.
Ia menambahkan, Mubes VI juga membuka ruang yang lebih luas untuk memperkuat komunikasi dan kolaborasi antara pengurus pusat dan daerah. Sinergi tersebut diharapkan dapat mendorong kiprah Pujakesuma dalam berbagai bidang, mulai dari sosial dan budaya hingga pemberdayaan masyarakat serta ketahanan pangan.
Bagi Pujakesuma Lampung, kata Nuryono, berakhirnya Mubes bukan menjadi akhir dari proses konsolidasi. Sebaliknya, semangat dan hasil pertemuan nasional tersebut harus diteruskan melalui program nyata di daerah.
“Kita pulang ke Lampung bukan hanya membawa cerita dari Mubes. Kita membawa semangat, pengalaman dan persaudaraan baru. Selanjutnya tugas kita adalah menjaga kekompakan dan memberikan kontribusi yang nyata untuk Lampung serta keluarga besar Pujakesuma,” pungkasnya.
(Mas Alung)