lisensi

Senin, 28 September 2026, September 28, 2026 WIB
Last Updated 2026-09-28T11:51:56Z
Daerah

Hujan Deras, Beberapa Ruas Jalinbar Rawan Longsor, Pengendara Wajib Waspada

Advertisement


Lambar (Pikiran Lampung)- Bagi pengendara yang akan melintas di jalan Lintas barat (Jalinbar) melalui lintas tengah Sumatera dari Lampung Utara, harap lebih waspada.

 

Sebab, setelah dari Bukit Kemuning Lampung Utara ke arah Lintas Barat Liwa Lapung barat, jalan mulai menanjak dan berliku. Serta di beberapa lokasi rawan longsor.

 

Info terbaru, akibat hujan deras siang tadi, longsor mengancam keselamatan pengguna Jalan Lintas Sekincau – Liwa, Kabupaten Lampung Barat.

 

 Tebing di bibir jalan ambles sedalam belasan meter setelah diguyur hujan deras pada Senin (28/9/2026).

 

Dalam video yang diterima redaksi, terlihat kondisi longsor cukup parah. Hampir separuh badan jalan tergerus dan menyisakan jurang menganga dengan kedalaman diperkirakan lebih dari 5 meter. Material tanah berwarna merah bercampur batu dan lumpur tumpah ke bawah tebing.

 

Kejadian ini terjadi setelah wilayah Lampung Barat yang sebelumnya dilanda kemarau panjang akibat El Nino, kini memasuki musim penghujan. Hujan deras yang turun selama kurang lebih 2 jam membuat struktur tanah yang labil tidak mampu menahan debit air.

 

Menurut keterangan warga setempat, longsor terjadi secara tiba-tiba.

 

“Debit air hujan mampu merontokkan tanah bibir jalan, kamipun terkaget-kaget,” ucap warga di lokasi.

 

Pantauan di lapangan, warga secara swadaya telah memasang tanda bahaya darurat berupa palang bambu dan ban bekas di tengah jalan untuk memperingatkan pengendara yang melintas, terutama pada malam hari. Jalanan terlihat licin dan basah, sangat berisiko bagi pengendara roda dua dan roda empat.

 

Hingga berita ini diturunkan, beruntung belum ada laporan korban jiwa akibat peristiwa tersebut. Namun warga berharap pihak terkait, baik BPBD Lampung Barat maupun Dinas PU Bina Marga Provinsi Lampung, segera turun ke lokasi untuk melakukan penanganan dan memasang rambu lalu lintas permanen.

 

Warga khawatir jika tidak segera ditangani, longsor susulan akan terjadi mengingat intensitas hujan diprediksi masih tinggi dan dapat memutus total akses utama Sekincau – Liwa.(**)