Advertisement
Lambar (Pikiran Lampung)- Bagi pengendara yang akan melintas di jalan Lintas barat (Jalinbar) melalui lintas tengah Sumatera dari Lampung Utara, harap lebih waspada.
Sebab, setelah dari Bukit Kemuning Lampung Utara ke arah
Lintas Barat Liwa Lapung barat, jalan mulai menanjak dan berliku. Serta di
beberapa lokasi rawan longsor.
Info terbaru, akibat hujan deras siang tadi, longsor
mengancam keselamatan pengguna Jalan Lintas Sekincau – Liwa, Kabupaten Lampung
Barat.
Tebing di bibir
jalan ambles sedalam belasan meter setelah diguyur hujan deras pada Senin
(28/9/2026).
Dalam video yang diterima redaksi, terlihat kondisi
longsor cukup parah. Hampir separuh badan jalan tergerus dan menyisakan jurang
menganga dengan kedalaman diperkirakan lebih dari 5 meter. Material tanah
berwarna merah bercampur batu dan lumpur tumpah ke bawah tebing.
Kejadian ini terjadi setelah wilayah Lampung Barat yang
sebelumnya dilanda kemarau panjang akibat El Nino, kini memasuki musim
penghujan. Hujan deras yang turun selama kurang lebih 2 jam membuat struktur
tanah yang labil tidak mampu menahan debit air.
Menurut keterangan warga setempat, longsor terjadi secara
tiba-tiba.
“Debit air hujan mampu merontokkan tanah bibir jalan,
kamipun terkaget-kaget,” ucap warga di lokasi.
Pantauan di lapangan, warga secara swadaya telah memasang
tanda bahaya darurat berupa palang bambu dan ban bekas di tengah jalan untuk
memperingatkan pengendara yang melintas, terutama pada malam hari. Jalanan
terlihat licin dan basah, sangat berisiko bagi pengendara roda dua dan roda
empat.
Hingga berita ini diturunkan, beruntung belum ada laporan
korban jiwa akibat peristiwa tersebut. Namun warga berharap pihak terkait, baik
BPBD Lampung Barat maupun Dinas PU Bina Marga Provinsi Lampung, segera turun ke
lokasi untuk melakukan penanganan dan memasang rambu lalu lintas permanen.
Warga khawatir jika tidak segera ditangani, longsor
susulan akan terjadi mengingat intensitas hujan diprediksi masih tinggi dan
dapat memutus total akses utama Sekincau – Liwa.(**)