Advertisement
Jakarta (Pikiran Lampung) - Sebanyak enam orang meninggal dunia dalam insiden KMP Virgo Transport 8 yang hilang kontak di perairan Masalembo, Laut Jawa. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyebut 107 penumpang lainnya berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat. Proses pencarian, evakuasi, dan pendataan terhadap korban masih terus dilakukan.
"Data sementara, sebanyak 107 orang penumpang telah berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat, 6 orang meninggal dunia, sementara proses pencarian dan pendataan lebih lanjut terus berlangsung," kata Kepala Kantor KSOP Kelas I Banjarmasin, Heri Purwanto, dalam ralat keterangan tertulis, Minggu (13/9/2026).
Upaya evakuasi dilakukan oleh Basarnas dengan bantuan sejumlah kapal yang berada di sekitar lokasi kejadian, di antaranya KM Hai Da, MT Mauhaw, dan TB TCP. Distrik Navigasi Tipe A Kelas II Banjarmasin juga mengerahkan Kapal Negara Kenavigasian KN Kunyit untuk membantu proses evakuasi.
Heri mengatakan penyebab kecelakaan hingga kini masih dalam tahap investigasi. Pemeriksaan akan dilakukan terhadap berbagai kemungkinan, mulai dari faktor alam, teknis, hingga faktor manusia.
"KSOP Utama Tanjung Perak dan KSOP Kelas I Banjarmasin berkomitmen untuk terus memantau perkembangan penanganan insiden ini secara berkala dan akan menyampaikan pembaruan informasi resmi kepada masyarakat seiring dengan progress di lapangan," jelas Heri.
Untuk mendukung penanganan insiden, Kantor KSOP Kelas I Banjarmasin telah membuka posko di Terminal Penumpang Bandarmasih, Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin. Pihak keluarga korban dapat mendatangi posko tersebut untuk mendapatkan informasi dan berkoordinasi dengan petugas.
"Posko ini bertujuan untuk penanganan serta membangun koordinasi intensif dengan pihak terkait seperti Basarnas, BUP PT Pelindo, Kantor Distrik Navigasi Banjarmasin (VTS), Kepanduan PT Pelindo III Banjarmasin, pihak keagenan kapal serta pihak keluarga," ucapnya.
Heri menjelaskan KMP Virgo Transport 8 diduga mengalami kemiringan sebelum akhirnya hilang kontak di sekitar perairan Masalembo, Laut Jawa, pada 13 September 2026 sekitar pukul 02.00 waktu setempat.
Berdasarkan data manifes terbaru, kapal tersebut membawa total 243 orang yang terdiri atas 30 kru, 27 mitra kerja kapal, 59 penumpang dewasa, satu anak-anak, serta 126 sopir dan kernet. Kapal juga mengangkut 89 unit kendaraan.
"Kami telah merespons cepat laporan insiden yang dialami KMP Virgo Transport 8 di wilayah perairan Masalembo. Fokus dan prioritas utama kami saat ini adalah keselamatan seluruh pihak yang berada di atas kapal melalui pengerahan operasi penyelamatan yang terkoordinasi," ujar Heri.
KMP Virgo Transport 8 merupakan kapal Ro-Ro penumpang berbendera Indonesia dengan ukuran 8.540 GT. Kapal tersebut dinakhodai Arief Yunianto dan dioperasikan oleh PT Virgo Karya Shipping.
Sebelum mengalami insiden, kapal bertolak dari Pelabuhan Surabaya pada 12 September 2026 pukul 06.52 waktu setempat dengan tujuan Pelabuhan Banjarmasin.
Sebelumnya, Basarnas Banjarmasin menyebut sebanyak 103 orang telah dievakuasi hingga pukul 12.00 WITA. Data tersebut termasuk enam korban yang meninggal dunia. Jumlah tersebut kemudian diperbarui berdasarkan siaran pers terbaru Kemenhub yang mencatat 107 orang selamat dan enam orang meninggal dunia.(*)