Advertisement
Pesawaran (Pikiran Lampung) – Penguatan kompetensi kebahasaan di lingkungan pendidikan terus dikembangkan melalui kolaborasi antarlembaga. UPT Pusat Pengembangan Bahasa (PPB) UIN Raden Intan Lampung menjalin kerja sama dengan Perguruan Diniyyah Putri Lampung dan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Diniyyah Lampung.
Kerja sama tersebut dituangkan dalam dua Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang ditandatangani di Kompleks Perguruan Diniyyah Putri Lampung, Pesawaran, Rabu (9/9/2026).
Penandatanganan dilakukan langsung Kepala UPT PPB UIN Raden Intan Lampung, Dr. Nadirsah Hawari, Lc., M.A., bersama Pimpinan Perguruan Diniyyah Putri Lampung Nurma Syukur, S.Pd., dan Ketua STIT Diniyyah Lampung Marwan Hakim, S.E.I., M.Pd.
Melalui kerja sama tersebut, ketiga lembaga sepakat memperkuat kolaborasi dalam peningkatan kualitas pembelajaran bahasa, pelaksanaan tes kemampuan bahasa, serta penyelenggaraan berbagai pelatihan kebahasaan.
Selain itu, ruang lingkup kerja sama juga mencakup kolaborasi di bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang berkaitan dengan pengembangan kompetensi kebahasaan.
Kepala UPT PPB UIN Raden Intan Lampung, Dr. Nadirsah Hawari, mengatakan kerja sama tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat kapasitas penguasaan bahasa asing, khususnya di lingkungan pesantren dan perguruan tinggi.
“Sinergi ini adalah langkah nyata untuk merealisasikan program-program kebahasaan yang terstruktur dan berdampak langsung, baik bagi santriwati maupun mahasiswa,” ungkapnya.
Sementara itu, Pimpinan Perguruan Diniyyah Putri Lampung Nurma Syukur dan Ketua STIT Diniyyah Lampung Marwan Hakim menyambut positif terjalinnya kerja sama tersebut.
Keduanya berharap kepakaran dan pengalaman UPT PPB UIN Raden Intan Lampung dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus daya saing akademik peserta didik, terutama dalam penguasaan bahasa asing.
Kerja sama tersebut diharapkan tidak berhenti pada penandatanganan dokumen PKS, tetapi dapat diwujudkan melalui berbagai program kebahasaan yang memberikan manfaat nyata bagi santriwati, mahasiswa, tenaga pendidik, serta sivitas akademika kedua lembaga pendidikan tersebut.(alung)