Advertisement
Pringsewu (Pikiran lampung) - Pemerintah Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung, menyalurkan bantuan pangan berupa beras kepada 721 warga Pekon Banyuwangi, Kecamatan Banyumas, Rabu (9/9/2026).
Bantuan tersebut berupa beras sebanyak 21,63 ton. Masing-masing penerima mendapatkan 30 kilogram beras untuk alokasi tiga bulan, yakni Juli hingga September 2026.
Wakil Bupati Pringsewu Umi Laila menyerahkan bantuan secara simbolis kepada masyarakat penerima. Ia mengatakan, program bantuan pangan beras diharapkan tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari upaya bersama dalam menjaga ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan warga.
Menurut Umi, penyaluran bantuan pangan juga menjadi salah satu bentuk kehadiran pemerintah yang manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.
“Saya berharap penyaluran bantuan ini berjalan lancar, tertib, transparan, tepat sasaran dan tepat waktu, tanpa pungutan apa pun,” ujar Umi Laila.
Ia juga menekankan pentingnya koordinasi dan sinergi seluruh pihak yang terlibat dalam proses penyaluran bantuan, mulai dari pemerintah daerah, Bulog, kecamatan hingga pemerintahan pekon.
Umi berharap koordinasi yang telah terbangun dapat terus ditingkatkan sehingga tidak terjadi kendala dalam penyaluran bantuan hanya akibat kurangnya komunikasi di lapangan.
“Semoga koordinasi dan sinergi yang terbangun dapat terus ditingkatkan, sehingga jangan sampai program ini terkendala hanya karena kurangnya komunikasi dan koordinasi di lapangan,” katanya.
Kegiatan penyaluran tersebut turut dihadiri jajaran Pemerintah Kabupaten Pringsewu, pihak Bulog, pemerintah kecamatan, serta aparatur Pekon Banyuwangi.
Berdasarkan data yang ada, untuk periode Juli hingga September 2026, Kecamatan Banyumas tercatat memiliki 3.349 penerima bantuan pangan. Total beras yang disalurkan kepada penerima di wilayah tersebut mencapai 100,47 ton.
Sementara itu, secara keseluruhan di Kabupaten Pringsewu terdapat 55.048 penerima bantuan pangan untuk periode yang sama.
Pemerintah daerah berharap penyaluran bantuan pangan tersebut dapat membantu meringankan beban masyarakat sekaligus memastikan kebutuhan pangan warga penerima manfaat tetap terpenuhi.(alung)