lisensi

Selasa, 29 September 2026, September 29, 2026 WIB
Last Updated 2026-09-30T05:57:46Z
DaerahPenemuan Jasad di Sungai Way Sekampung

Warga Pagelaran Temukan Jasad Pria Mengapung di Sungai Way Sekampung, Diduga Meninggal karena Tenggelam

Advertisement



Pringsewu (Pikiran Lampung) – Warga Pekon Pasir Ukir, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu, Lampung, digegerkan dengan penemuan jasad seorang pria yang mengapung di pinggiran aliran Sungai Way Sekampung, Rabu (30/9/2026) pagi. Korban diketahui bernama Sutarno (62), warga setempat.


Jasad korban pertama kali ditemukan oleh Rohimin sekitar pukul 06.30 WIB. Saat itu, Rohimin hendak mengangkat jaring ikan yang sebelumnya dipasang di sekitar aliran sungai.


Namun, saat berada di lokasi, Rohimin justru melihat jasad manusia dalam posisi telungkup mengapung di pinggiran sungai. Ia kemudian segera kembali ke perkampungan untuk memberitahukan penemuan tersebut kepada warga, aparat pekon, dan pihak kepolisian.


Mendapat laporan, petugas kepolisian langsung mendatangi lokasi dan berkoordinasi dengan tenaga medis dari Puskesmas Pagelaran. Polisi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengevakuasi jasad korban dengan bantuan warga ke rumah duka.


Dalam proses penanganan di lokasi, polisi turut mengamankan sejumlah barang milik korban, di antaranya sebilah golok, alat pancing, dan sebuah tas berwarna biru yang berisi botol minum.


Kapolsek Pagelaran Iptu Agus Dharmawan, mewakili Kapolres Pringsewu AKBP Dadi Perdana Putra, mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk memastikan kronologi kejadian.


Berdasarkan pemeriksaan awal, polisi belum menemukan indikasi adanya tindak pidana. Korban diduga meninggal dunia akibat tenggelam.


“Setelah dilakukan pemeriksaan medis, tidak ditemukan luka maupun tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” kata Agus.


Dari hasil penyelidikan sementara, Sutarno diketahui telah berpamitan kepada keluarga untuk pergi memancing sejak Senin (28/9/2026). Korban juga sempat mengunggah status di media sosial yang menunjukkan dirinya sedang memancing di aliran Sungai Way Sekampung.


Pihak keluarga menyampaikan bahwa korban memiliki sejumlah riwayat penyakit, di antaranya vertigo, diabetes, dan lemah jantung. Sutarno juga diketahui tinggal seorang diri di rumahnya.


Setelah mengetahui kondisi korban, pihak keluarga menerima kejadian tersebut dan menolak dilakukan autopsi terhadap jasad Sutarno.


Usai proses olah TKP dan identifikasi selesai, jasad korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.(alung)