Advertisement
Bandar Lampung (Pikiran Lampung) - Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung Purnama Wulan Mirza meninjau pelaksanaan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Mawar 5 di Kelurahan Gedong Air, Kecamatan Tanjung Karang Barat, Kota Bandar Lampung, Senin (19/10/2026).
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan pelayanan dasar masyarakat berjalan optimal melalui penerapan Posyandu berbasis 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM). Dalam peninjauan tersebut, Batin Wulan mengapresiasi capaian zero stunting atau nol kasus stunting di Posyandu Mawar 5.
Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja keras para kader Posyandu yang didukung oleh pemerintah kelurahan, kecamatan, serta berbagai perangkat daerah terkait.
Ia berharap capaian tersebut dapat dipertahankan melalui penguatan pelayanan kesehatan, pemantauan tumbuh kembang anak, serta kolaborasi lintas sektor dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
“Alhamdulillah, Posyandu di Kelurahan Gedong Air, Mawar 5 ini sudah mencapai zero stunting. Ini berkat kerja keras para kader yang didukung oleh Pak Lurah, Pak Camat beserta jajaran yang terus mengawal pelaksanaan Posyandu enam SPM,” ujarnya.
Batin Wulan menegaskan bahwa keberhasilan Posyandu tidak hanya diukur dari capaian di bidang kesehatan, tetapi juga dari kemampuan memberikan pelayanan dasar yang menyeluruh kepada masyarakat.
Posyandu 6 SPM merupakan pengembangan pelayanan Posyandu yang mengintegrasikan enam bidang pelayanan dasar, yaitu kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat, dan sosial.
Melalui pendekatan tersebut, Posyandu menjadi wadah pelayanan terpadu yang mendekatkan berbagai layanan dasar kepada masyarakat. Pelaksanaannya membutuhkan koordinasi antara kader, pemerintah kelurahan dan kecamatan, serta perangkat daerah sesuai dengan bidang tugas masing-masing.
Batin Wulan berharap penerapan enam SPM di Kelurahan Gedong Air dapat terus diperkuat agar seluruh warga, khususnya anak-anak dan keluarga, memperoleh akses terhadap pelayanan dasar yang berkualitas.
“Kita harus memastikan keluarga, masyarakat, dan anak-anak di Kelurahan Gedong Air ini semuanya dalam keadaan sehat dan baik-baik saja. Bukan hanya kesehatan, tetapi juga pendidikan, sosial, ketertiban umum, pekerjaan umum, dan perumahan,” katanya.
Ia juga mengingatkan pentingnya pemantauan tumbuh kembang anak secara rutin melalui Posyandu dimana pemeriksaan berkala menjadi langkah preventif untuk mendeteksi sejak dini potensi gangguan kesehatan, sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat.
Selain kesehatan, Batin Wulan juga menaruh perhatian pada keberlanjutan pendidikan anak serta kondisi lingkungan tempat tinggal yang sehat, aman, dan nyaman. Menurutnya, pemenuhan kebutuhan dasar tersebut merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan keterlibatan aktif pemerintah dan masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Batin Wulan turut menyampaikan apresiasi kepada tim pembina Posyandu dan seluruh pihak yang telah berkolaborasi dalam menyelenggarakan pelayanan bagi masyarakat. Ia berharap sinergi tersebut dapat terus dipertahankan untuk meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus mempertahankan prestasi yang telah diraih Kelurahan Gedong Air.
Bersama Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMDT) Provinsi Lampung Slamet Riadi, Batin Wulan juga berinteraksi langsung dengan warga dan meninjau aktivitas pelayanan Posyandu. Kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk melihat pelaksanaan pelayanan sekaligus mendengar kebutuhan masyarakat secara langsung.
Melalui penguatan Posyandu 6 SPM, Pemerintah Provinsi Lampung berharap pelayanan dasar semakin mudah diakses dan mampu menjangkau kebutuhan masyarakat secara menyeluruh, sebagai bagian dari upaya mewujudkan keluarga sehat, anak-anak yang tumbuh optimal, serta lingkungan masyarakat yang sejahtera.(salsabila)
