lisensi

Rabu, 21 Oktober 2026, Oktober 21, 2026 WIB
Last Updated 2026-10-22T00:53:57Z
Ketua TP-PKK Provinsi Lampung Purnama Wulan Sari Mirza

Batin Wulan Mirza Canangkan Desa Tapis di Sungai Langka Pesawaran, Perkuat Kemandirian dan Kesejahteraan Keluarga

Advertisement



Pesawaran (Pikiran Lampung) - Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, menegaskan bahwa pembangunan desa harus dimulai dari penguatan keluarga sebagai fondasi utama kesejahteraan masyarakat. Melalui gerakan PKK yang berkelanjutan, keluarga diharapkan semakin mandiri, berdaya, dan mampu mengoptimalkan potensi lokal.


Hal tersebut disampaikan Purnama Wulan Sari Mirza yang akrab disapa Batin Wulan saat mencanangkan Desa Sungai Langka, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, sebagai Desa Tapis, Rabu (21/10/2026).


Pencanangan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kesejahteraan keluarga untuk mewujudkan Lampung Maju menuju Indonesia Emas, melalui pembinaan berkelanjutan dan optimalisasi pelaksanaan 10 Program Pokok PKK hingga tingkat desa.


“Pembangunan desa dimulai dari satuan terkecil, yaitu keluarga. Ketika keluarga sejahtera, insyaallah desanya juga maju. Karena itu, gerakan ini perlu didukung semua pihak, disertai penguatan kelembagaan dan peningkatan keterampilan kader PKK,” ungkap Batin Wulan.



Penetapan Desa Sungai Langka sebagai Desa Tapis didasarkan pada Surat Keputusan Gubernur Lampung Nomor G/159/5.09/HK/2026 tentang Ruang Bersama Indonesia (RBI) Desa Tapis Provinsi Lampung. Program ini diarahkan untuk mendorong keluarga mengembangkan keterampilan, memanfaatkan potensi lingkungan, serta memperkuat kemandirian dan kesejahteraan masyarakat.


Batin Wulan menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Pesawaran, Pemerintah Desa Sungai Langka, para kader PKK, serta seluruh pihak yang telah mendukung pencanangan tersebut. Menurutnya, keberhasilan program tidak cukup diukur dari pelaksanaan kegiatan seremonial, tetapi harus diwujudkan melalui pendampingan nyata yang memberikan manfaat langsung bagi keluarga.


Pelaksanaan Desa Tapis juga diperkuat melalui berbagai kegiatan edukasi dan pelayanan masyarakat. Di antaranya edukasi pencegahan judi daring dan pinjaman daring, pengolahan sampah menjadi kompos, pemanfaatan pekarangan, pemeriksaan kesehatan gratis, serta pembinaan Posyandu berbasis enam Standar Pelayanan Minimal (SPM).



Selain itu, kegiatan mencakup penguatan administrasi PKK, pemberdayaan ekonomi keluarga, pelayanan keluarga berencana, serta aktivitas edukatif dan kreatif bagi berbagai kelompok usia. Rangkaian kegiatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan keterampilan kader sekaligus memperluas jangkauan pelayanan kepada masyarakat.


Sementara itu, Bupati Pesawaran Hj. Nanda Indira B., S.E., M.M. mengapresiasi dukungan TP PKK Provinsi Lampung dan seluruh pihak yang terlibat. Ia menegaskan bahwa Desa Tapis harus diwujudkan melalui program konkret yang berkelanjutan, bukan sekadar menjadi jargon atau kegiatan di atas kertas. Pemerintah Kabupaten Pesawaran pun menyatakan kesiapan mendukung program melalui sinergi lintas perangkat daerah dan penguatan pendampingan.


Ketua TP PKK Kabupaten Pesawaran Cindy Aria Anton, S.E., M.M. menambahkan, kolaborasi pemerintah, kader PKK, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan program. Melalui pembinaan yang konsisten, Desa Tapis diharapkan mampu melahirkan keluarga yang mandiri, kreatif, dan sejahtera, sekaligus mendukung terwujudnya Pesawaran yang Cerdas, Aman, Kreatif, Efektif, dan Produktif (CAKEP) serta visi Lampung Maju menuju Indonesia Emas.(alung)