lisensi

Jumat, 30 Oktober 2026, Oktober 30, 2026 WIB
Last Updated 2026-10-31T06:59:45Z
Politik

Hasto Minta Kader PDIP Lampung Bela Rakyat Yang Mengalami Ketidakadilan.

Advertisement



Bandar Lampung (Pikiran Lampung) Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengintruksikan seluruh kader partai untuk bergerak serentak membela masyarakat yang mengalami ketidakadilan ditengah situasi ketidakpastian global dan nasional.


Pesan tersebut disampaikan Hasto Kristiyanto pada agenda konsolidasi internal PDI Perjuangan Lampung di Akar Hotel, Jum'at malam ( 30/10/2026), sebagai bagian dari langkah awal penataan organisasi menuju Pemilu 2029. Dalam kunjungan kerja ini, Hasto didampingi politikus PDI Perjuangan Guntur Romli. 


Kegiatan ini dihadiri jajaran pengurus DPD PDI Perjuangan Lampung, Ketua, Sekretaris, Bendahara DPC se-Lampung, Wakabid Pemilu DPC serta Anggota DPRD Kota/Kabupaten, DPRD Lampung dan DPR Fraksi PDI Perjuangan, Mukhlis Basri dan I Ketut Suwendra


Hasto menekankan bahwa penguatan struktur hingga tingkat Ranting merupakan kunci agar partai dapat merespon cepat setiap persoalan yang dihadapi masyarakat. 


"Melalui konsolidasi internal PDI Perjuangan menegaskan komitmennya untuk menempatkan penataan organisasi sekaligus keberpihakan nyata pada rakyat kecil sebagai fokus utama perjuangan partai kedepan," ucapnya pada awak media didampingi Ketua DPD PDI Perjuangan Lampung Winarti serta Anggota DPR Mukhlis Basri dan I Ketut Suwendra. 


Hasto juga menyampaikan apresiasi terhadap respon cepat DPD PDI Perjuangan Lampung dalam menangani aktivitas Gunung Anak Krakatau ( GAK ). Gerak cepat turun langsung ke lapangan merupakan bentuk kepedulian partai terhadap masyarakat. 


"Ketika rakyat mendapat musibah, partai harus bergerak cepat membantu masyarakat," tegas Hasto Kristiyanto yang telah menjabat Sekjen untuk ketiga periode.


Melalui konsolidasi internal dan keterlibatan struktural dalam merespon persoalan masyarakat, PDI Perjuangan Lampung optimistis mesin partai semakin solid, jangkauan kader kian luas, dan menghadapi kontestasi politik mendatang semakin matang.


(Eko Siswanto)