lisensi

Selasa, 06 Oktober 2026, Oktober 06, 2026 WIB
Last Updated 2026-10-06T13:25:16Z
hukumKecelkaan Beruntun di Tulang Bawang Dua Orang Meninggal

Kecelakaan Beruntun di Tulang Bawang, Libatkan 10 Kendaraan, Dua Meninggal, Lima Luka Serius

Advertisement



Tulangbawang (Pikiran Lampung) — Kecelakaan kendaraan beruntun yang melibatkan sekitar 10 kendaraan terjadi di Jalan Lintas Pantai Timur Sumatera, Desa Lebuh Dalam Gedung Meneng, Kecamatan Menggala, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung, Selasa (6/10/2026) siang. Dua orang meninggal dunia dan lima lainnya mengalami luka-luka.


Kecelakaan terjadi sekitar pukul 13.40 WIB. Informasi kejadian diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Lampung sekitar pukul 14.00 WIB dari Febrinaldo, anggota Pos SAR Tulang Bawang yang kebetulan melintas di lokasi kejadian.


Saat itu, Febrinaldo melihat kecelakaan beruntun yang melibatkan sejumlah kendaraan. Ia kemudian menghentikan kendaraan dan turut membantu proses evakuasi terhadap sejumlah korban. Dari hasil pemeriksaan awal, diduga masih terdapat korban yang terjebak dan terjepit di dalam kendaraan sehingga diperlukan penanganan khusus oleh Tim SAR.



Basarnas Lampung kemudian berkoordinasi dengan Polres Tulang Bawang. Pada pukul 14.10 WIB, satu tim rescue dari Pos SAR Tulang Bawang diberangkatkan menuju lokasi menggunakan satu unit Rescue Car dengan membawa peralatan ekstrikasi dan perlengkapan pendukung lainnya.


Tim Rescue tiba di lokasi sekitar pukul 14.35 WIB dan langsung berkoordinasi dengan unsur terkait serta melakukan asesmen terhadap kondisi korban. Sekitar pukul 14.38 WIB, Tim SAR Gabungan mulai melakukan proses evakuasi terhadap korban yang masih berada di dalam kendaraan.



Proses evakuasi berlangsung hingga sekitar pukul 15.30 WIB. Seluruh korban yang berhasil dievakuasi kemudian dibawa ke RSUD Menggala untuk mendapatkan penanganan medis.


Dua korban dalam kecelakaan tersebut dinyatakan meninggal dunia. Keduanya diketahui bernama Heri, warga Labuhan Maringgai, Kabupaten Lampung Timur, dan Rizki Mubarok, warga Desa Pahang Asri, Kecamatan Buay Pemuka Peliung, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur.


Sementara lima korban lainnya mengalami luka-luka dan mendapatkan penanganan medis. Mereka masing-masing Muhammad A Yamin, Aang Barusin, Entis Sutisna, Apung Hanuji, dan Catur Sampurna.



Kepala Kantor Basarnas Lampung yang diwakili oleh Komandan Tim Rescue Pos SAR Tulang Bawang Febrinaldo mengatakan, penanganan dilakukan secara cepat setelah pihaknya menerima laporan adanya korban yang diduga masih terjebak di dalam kendaraan.


“Begitu menerima informasi, kami langsung berkoordinasi dengan unsur terkait dan memberangkatkan Tim Rescue Pos SAR Tulang Bawang menuju lokasi. Tim kemudian melakukan asesmen dan proses evakuasi terhadap korban yang masih terjebak di kendaraan,” ujarnya.


Operasi SAR dihentikan dan dinyatakan selesai sekitar pukul 16.00 WIB setelah seluruh korban berhasil dievakuasi dari kendaraan dan dibawa ke rumah sakit. Seluruh unsur SAR yang terlibat kemudian dikembalikan ke satuannya masing-masing.



Penanganan kecelakaan tersebut melibatkan Tim Rescue Pos SAR Tulang Bawang bersama personel Satuan Samapta dan Satuan Lalu Lintas Polres Tulang Bawang, Kodim 0426 Tulang Bawang, Lanud Bunyamin, RAPI, FRRL, serta masyarakat sekitar.


Basarnas Lampung mengimbau masyarakat pengguna jalan untuk selalu berhati-hati dan mengutamakan keselamatan, terutama ketika melintas di jalur lintas dengan tingkat kepadatan kendaraan yang tinggi. (Joe)