lisensi

Kamis, 15 Oktober 2026, Oktober 15, 2026 WIB
Last Updated 2026-10-15T09:21:08Z
Pelajar SMA Tertemper Kereta Api di Natar

Tragis! Pelajar Asal Lampung Timur Tewas Tertemper Kereta Api di Perlintasan Rel Natar

Advertisement



Lampung Selatan (Pikiran Lampung) - Seorang pelajar berinisial APK (17) meninggal dunia setelah tertemper kereta api di perlintasan rel Desa Haduyang, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan, Kamis (15/10/2026) pagi. 


Kapolsek Natar AKP Setyo Budi Howo membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan, polisi menerima informasi dari warga pada Kamis pagi, kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan meminta keterangan sejumlah saksi.


“Benar, peristiwa itu pagi tadi. Jenazahnya sudah dievakuasi ke Rumah Sakit Natar Medika,” kata Budi.


Berdasarkan keterangan saksi yang dihimpun polisi, korban terlihat berjalan dari arah jalan Desa Haduyang menuju perlintasan rel kereta api sekitar pukul 08.00 WIB. Sebelum kejadian, korban disebut sempat menyapa salah warga sekitar.


Saat pertama kali ditemukan, identitas korban belum diketahui. Petugas hanya mendapati korban mengenakan seragam sekolah salah satu SMA di Kota Metro.


Polisi kemudian berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas Metro Timur untuk menelusuri identitas korban melalui pihak sekolah. Hasil penelusuran menunjukkan bahwa korban pernah bersekolah di SMA Negeri 4 Metro sebelum pindah ke salah satu SMA di Kecamatan Pekalongan, Kabupaten Lampung Timur.


“Berdasarkan data sekolah, korban berinisial APK. Korban tercatat sebagai pelajar yang berdomisili di wilayah Sukodadi Pasar, Kecamatan Sukadana, Lampung Timur,” ujar Budi.


Korban saat ini telah dievakuasi petugas ke Rumah Sakit Natar Medika. Hingga berita ini ditulis, kepolisian telah melakukan pemeriksaan awal dan mengumpulkan keterangan saksi untuk mengetahui lebih lanjut kronologi kejadian tersebut.(alung)