lisensi

Jumat, 10 April 2026, April 10, 2026 WIB
Last Updated 2026-04-11T05:59:51Z
Bandar LampungPenemuan Kerangka Manusia Di Rajabasa

Warga Rajabasa Digegerkan Penemuan Kerangka Manusia di Rumah Kosong

Advertisement



Bandar Lampung (Pikiran Lampung) – Warga Kelurahan Rajabasa, Kota Bandar Lampung, dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat yang telah menjadi tulang belulang di sebuah rumah kosong di Jalan Indra Bangsawan, Jumat (10/4/2026) sore.


Peristiwa ini terungkap setelah warga sekitar mencium bau tidak sedap yang berasal dari dalam rumah tersebut. Kecurigaan itu kemudian dilaporkan kepada pemilik rumah dan diteruskan ke aparat kelurahan serta pihak kepolisian.


Kapolsek Kedaton, Budi Harto, mengatakan pihaknya langsung menindaklanjuti laporan tersebut dengan mendatangi lokasi bersama unsur terkait.

“Setelah dilakukan pengecekan di dalam rumah kosong, ditemukan tengkorak dan tulang belulang yang diduga merupakan jasad seorang laki-laki,” ujarnya, Sabtu (11/4/2026).


Dari hasil keterangan saksi di lokasi, korban diduga seorang pria berinisial NS (38), yang diketahui sebagai orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) dan kerap berada di rumah kosong tersebut. Menurut Budi, warga sekitar juga menyebutkan bahwa korban sudah cukup lama tidak terlihat, sehingga kuat dugaan telah meninggal dunia sejak beberapa waktu lalu.


Petugas dari Polresta Bandar Lampung bersama tim Inafis kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Berdasarkan pemeriksaan awal, kondisi jenazah yang telah menjadi tulang belulang diperkirakan sudah meninggal sekitar dua bulan.

Selanjutnya, jenazah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung menggunakan ambulans guna dilakukan pemeriksaan luar oleh tim medis.


Kapolsek menambahkan, pihak keluarga korban telah mengetahui kejadian tersebut dan memutuskan menolak dilakukan autopsi, serta meminta agar jenazah segera dimakamkan.

“Pihak keluarga menerima kejadian ini dan tidak menghendaki dilakukan autopsi. Selanjutnya jenazah akan dimakamkan,” jelasnya.


Dari hasil pemeriksaan sementara, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Meski demikian, pihak kepolisian masih terus melakukan koordinasi dengan tim medis serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi guna memastikan penyebab pasti kematian korban.(*)