lisensi

Rabu, 13 Mei 2026, Mei 13, 2026 WIB
Last Updated 2026-05-14T04:16:04Z
Damkarmat Kota Bandar Lampung

Kerbau 300 Kilogram Tercebur ke Sumur Tua di Bandar Lampung, Evakuasi Oleh Tim Damkarmat Berlangsung Dramatis

Advertisement

 


Bandar Lampung (Pikiran Lampung) - Seekor kerbau berbobot sekitar 300 kilogram tercebur ke dalam sumur tua sedalam delapan meter di Kelurahan Gotong Royong, Kecamatan Telukbetung Utara, Kota Bandar Lampung, Selasa (12/5/2026).


Proses evakuasi hewan ternak tersebut berlangsung dramatis dan memakan waktu hingga lima jam sebelum akhirnya berhasil diselamatkan dalam kondisi selamat.


Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Bandar Lampung, Anthoni Irawan, mengatakan peristiwa itu bermula saat pemilik hendak memberi makan kerbau di belakang rumah.


Sebelum kejadian, kerbau sempat diikat di pohon. Namun tali pengikat terlepas sehingga hewan tersebut tergelincir ke area kebun yang miring dan jatuh ke sumur tidak aktif.

“Laporan diterima petugas sekitar pukul 17.02 WIB. Tim rescue Damkarmat Kota Bandar Lampung kemudian langsung menuju lokasi untuk melakukan proses penyelamatan,” ujar Anthoni, Rabu (13/5/2026).


Menurutnya, proses evakuasi cukup sulit karena ukuran sumur yang besar dan bobot kerbau yang mencapai sekitar 300 kilogram.

“Sumurnya cukup besar dengan kedalaman sekitar delapan meter. Kendalanya karena bobot kerbau kurang lebih 300 kilogram, sehingga proses evakuasi cukup sulit,” sambungnya.


Dalam proses penyelamatan, Damkarmat Kota Bandar Lampung menerjunkan satu unit mobil rescue pick up dan tujuh personel. Petugas juga mendapat bantuan dari warga sekitar untuk menarik kerbau dari dasar sumur.


Selain bobot hewan yang berat, kondisi lokasi dan keterbatasan peralatan turut menjadi kendala selama proses evakuasi berlangsung.

“Peralatan juga harus bolak-balik diambil. Alhamdulillah masyarakat ikut membantu dan kami juga mendapat tambahan personel,” katanya.


Setelah upaya selama beberapa jam, kerbau akhirnya berhasil dievakuasi dari dalam sumur sekitar pukul 22.35 WIB dalam keadaan selamat.


Anthoni mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat menempatkan hewan ternak, terutama menjelang Iduladha ketika banyak hewan kurban dipelihara sementara di sekitar rumah.

“Pastikan ikatan dan lokasi penempatan hewan benar-benar aman supaya kejadian seperti ini tidak terulang,” pungkasnya.(fikar)