Advertisement
Lampung Utara (Pikiran Lampung)– Wujud kepedulian terhadap pelestarian sejarah dan cagar budaya ditunjukkan Kapolsek Bukit Kemuning Polres Lampung Utara, AKP Riki Novariansyah, S.H., M.H., bersama sejumlah tokoh masyarakat Bukit Kemuning, yakni Memed Noviandar, Agung Satria, dan Hustia Hata Contar, dengan melaksanakan kegiatan perehaban dan perawatan Tugu Pahlawan yang berada di Simpang Tiga Bukit Kemuning, Senin (8/6/2026).
Kegiatan tersebut meliputi pembersihan, perbaikan, pengawetan, serta perlindungan pada bagian tiang, patung, dan taman di sekitar tugu. Upaya ini dilakukan guna menjaga kelestarian monumen bersejarah yang menjadi salah satu ikon wilayah Bukit Kemuning.
Kapolsek Bukit Kemuning AKP Riki Novariansyah, S.H., M.H., yang memotori langsung kegiatan tersebut mengatakan bahwa perawatan dan perehaban Tugu Pahlawan merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap warisan sejarah yang memiliki nilai penting bagi masyarakat.
“Ini merupakan bagian dari upaya pelestarian dan penyelamatan objek cagar budaya. Perawatan Tugu Pahlawan yang berada di Jalan Lintas Sumatera, Simpang Tiga Bukit Kemuning, bertujuan menjaga kekokohan bangunan sekaligus mempertahankan nilai estetikanya. Tugu ini menjadi saksi sejarah perkembangan Bukit Kemuning, Kabupaten Lampung Utara, hingga menjadi wilayah yang berkembang seperti saat ini,” ujar AKP Riki mewakili Kapolres Lampung Utara.
Pada hari pertama pelaksanaan perehaban, kegiatan tersebut mendapat dukungan dari berbagai elemen masyarakat dan pemerintah setempat. Hadir dalam kegiatan itu Camat Bukit Kemuning, Lurah Bukit Kemuning, Babinsa Bukit Kemuning, serta para tokoh masyarakat yang turut bergotong royong dalam proses perawatan monumen bersejarah tersebut.
AKP Riki berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga dan merawat aset bersejarah sebagai bagian dari identitas daerah serta warisan yang harus dilestarikan bagi generasi mendatang.
Dengan semangat kebersamaan antara pemerintah, TNI-Polri, dan masyarakat, Tugu Pahlawan Simpang Tiga Bukit Kemuning diharapkan tetap terawat dengan baik serta terus menjadi simbol perjuangan, sejarah, dan kebanggaan masyarakat Bukit Kemuning.(Abung)
