lisensi

Minggu, 07 Juni 2026, Juni 07, 2026 WIB
Last Updated 2026-06-08T04:06:33Z
Daerah

Hari Ketiga Pencarian Nelayan Hilang di Perairan Mesuji Terus Berlanjut

Advertisement



Tulang Bawang (Pikiran Lampung) – Tim SAR Gabungan masih melanjutkan upaya pencarian terhadap seorang nelayan yang dilaporkan hilang setelah kapal nelayan yang ditumpanginya ditabrak kapal tongkang di Perairan Gusung Lebar Luar Mesuji, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung.


Korban yang belum ditemukan diketahui bernama Iwan (48), nahkoda kapal nelayan asal Kuala Teladas, Kecamatan Dente Teladas, Kabupaten Tulang Bawang.


Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (5/6) sekitar pukul 23.00 WIB. Saat itu kapal nelayan yang diawaki tiga orang sedang lego jangkar di perairan Mesuji. Salah seorang anak buah kapal (ABK), Awan Setiawan, mendengar suara benturan keras dan keluar untuk memeriksa sumber suara.


Sesampainya di atas kapal, Awan mendapati kapal nelayan yang mereka tumpangi telah ditabrak kapal tongkang dari arah samping. Menyadari situasi darurat, ketiga awak kapal berupaya menyelamatkan diri dengan melompat ke laut.


Beruntung, dua ABK yakni Awan Setiawan (27) dan Purwasena (19) berhasil diselamatkan oleh nelayan lain yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian. Namun nahkoda kapal, Iwan, hingga kini belum ditemukan.


Mendapatkan informasi tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan Lampung langsung berkoordinasi dengan sejumlah instansi terkait dan memberangkatkan Tim Rescue Pos SAR Tulang Bawang menuju lokasi kejadian.


Pada hari kedua pencarian, Minggu (7/6), Tim SAR Gabungan yang terdiri dari personel Pos SAR Tulang Bawang, Polairud Kuala Teladas, TNI AL, dan nelayan setempat telah melakukan penyisiran menggunakan perahu karet dan kapal nelayan sejauh 0,5 Nm dari pinggir laut. Namun upaya pencarian belum membuahkan hasil.


Pencarian sempat terkendala kondisi gelombang yang cukup tinggi sehingga tim tidak dapat menjangkau titik lokasi kejadian secara maksimal. Selain itu, keterbatasan jaringan komunikasi di wilayah operasi turut menjadi hambatan selama pelaksanaan pencarian.


Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Lampung yang diwakili oleh Dantim Rescuer Sahrudin menyatakan bahwa tim terus mengoptimalkan koordinasi dengan berbagai unsur maritim, termasuk VTS Panjang, Pos TNI AL Kuala Teladas, Pos Polairud Kuala Teladas Polres Tulang Bawang, Kantor SAR Palembang, dan Kantor SAR Pangkal Pinang guna memperluas penyebaran informasi serta mendukung upaya pencarian korban.


"Hingga akhir pencarian hari kedua, korban masih belum ditemukan. Tim SAR Gabungan akan melanjutkan pencarian pada hari ketiga sesuai rencana operasi dengan memperluas area pencarian berdasarkan perhitungan SAR Map Prediction," ujarnya.


Pencarian hari ketiga dijadwalkan dimulai pada Senin (8/6) dengan membagi personel ke dalam beberapa Search and Rescue Unit (SRU) untuk melakukan penyisiran di area yang telah ditentukan. (***)