lisensi

Sabtu, 11 Juli 2026, Juli 11, 2026 WIB
Last Updated 2026-07-12T05:03:43Z
Daerah

Pencarian Korban Jatuh dari KMP Batumandi Masih Berlanjut, Tim SAR Gabungan Perluas Area Hingga Pulau Sebesi

Advertisement

 


Lampung Selatan 9Pikiran Lampung) – Memasuki hari ketiga operasi pencarian, Tim SAR Gabungan masih terus berupaya menemukan Zora Panasea Martauli Ompusunggu (19), penumpang yang dilaporkan terjatuh dari KMP Batumandi di perairan sekitar Pulau Panjurit, Kabupaten Lampung Selatan.


Sejak operasi dimulai, tim melakukan penyisiran secara intensif menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) 02 milik Basarnas Lampung. Pada hari kedua pencarian, Jumat (10/7), penyisiran difokuskan di sekitar lokasi kejadian. Namun hingga operasi dihentikan sementara pada sore hari, korban belum berhasil ditemukan.


Memasuki hari ketiga, Sabtu (11/7), Tim SAR Gabungan kembali melanjutkan pencarian sejak pagi. Area pencarian diperluas ke arah Tanjung Tua dengan jarak sekitar 8 mil laut dari lokasi kejadian. Selanjutnya, tim bergerak menuju perairan Pulau Sebesi dengan radius pencarian sejauh 10 hingga 12 mil laut, termasuk penyisiran di sekitar pulau tersebut dalam radius satu mil laut.



Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Lampung yang diwakili oleh Komandan Pos SAR Bakauheni Rezie Kuswara mengatakan perluasan area pencarian dilakukan berdasarkan evaluasi lapangan serta memperhitungkan kondisi arus laut yang berpotensi menggeser posisi korban.


"Tim SAR Gabungan terus mengoptimalkan upaya pencarian dengan memperluas area penyisiran sesuai prediksi pergerakan korban akibat pengaruh arus. Seluruh unsur yang terlibat tetap bekerja maksimal agar korban dapat segera ditemukan," ujar Rezie.


Ia menambahkan, selama operasi berlangsung kondisi cuaca relatif cerah sehingga mendukung pelaksanaan pencarian. Meski demikian, arus bawah laut yang cukup kuat menjadi salah satu tantangan bagi tim di lapangan.


Korban diketahui bernama Zora Panasea Martauli Ompusunggu (19), perempuan, warga Perum Mutiara Citra Asri Blok D24, Kecamatan Indihiang, Tasikmalaya Provinsi Jawa Barat.


Hingga Sabtu (11/7) sore, korban masih belum ditemukan. Operasi SAR akan kembali dilanjutkan pada Minggu (12/7) pagi. Basarnas juga menghimbau kepada masyarakat dan nelayan sekitar apabila mendapat informasi tentang korban bisa menghubungi tim SAR gabungan atau Call Center 115/082180048006. (*)