lisensi

Kamis, 23 Juli 2026, Juli 23, 2026 WIB
Last Updated 2026-07-23T10:23:35Z
DaerahPolres Tanggamus

Respons Cepat! Kapolres Tanggamus Pastikan Penanganan Optimal Siswa SMPN 1 Talang Padang yang Diduga Keracunan Makanan

Advertisement



Tanggamus (Pikiran Lampung) – Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H., turun langsung meninjau penanganan para pelajar SMPN 1 Talang Padang yang mengalami keluhan diduga akibat keracunan makanan di UPT Puskesmas Talang Padang, Kamis (23/7/2026). Kunjungan tersebut dilakukan bersama jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Tanggamus untuk memastikan seluruh siswa memperoleh pelayanan medis secara maksimal.


Kapolres mengatakan, langkah cepat dilakukan setelah pihaknya menerima laporan adanya sejumlah siswa yang mengalami gejala seperti mual dan muntah usai diduga mengonsumsi makanan tertentu. Menurutnya, keselamatan dan kesehatan para pelajar menjadi prioritas utama.


"Hari ini kita melakukan pengecekan. Kita mendapat informasi ada siswa yang mual-mual, kemudian diduga keracunan makanan. Kita bersama Dinas Kesehatan dan Kepala Puskesmas mengecek siswa yang masih dirawat. Yang paling utama adalah memastikan kesehatan anak-anak terlebih dahulu," ujar AKBP Rahmad Sujatmiko.


Berdasarkan data yang dihimpun, pada Rabu (22/7/2026) terdapat delapan siswa yang menjalani observasi medis. Tiga siswa sempat dirawat di UPT Puskesmas Talang Padang, sedangkan lima lainnya diperbolehkan pulang setelah kondisi kesehatannya membaik.


Pada Kamis pagi, tim kesehatan kembali melakukan pemantauan di lingkungan sekolah dan menemukan tambahan 13 siswa yang mengeluhkan gejala ringan. Seluruhnya telah mendapatkan pemeriksaan dan pengobatan rawat jalan sehingga diperbolehkan kembali ke rumah.


"Kemarin yang dilakukan observasi ada delapan siswa, tiga masih dirawat. Hari ini ada tambahan yang mengalami keluhan, namun semuanya sudah dipulangkan karena hanya memerlukan rawat jalan. Hanya satu siswa yang masih dirawat. Kami memastikan kesehatan anak-anak tetap terlindungi dengan pengawalan dan pendampingan," tegas Kapolres.


Untuk memastikan penyebab kejadian tersebut, Polres Tanggamus bersama Dinas Kesehatan telah mengambil sampel makanan yang diduga dikonsumsi para siswa, termasuk sampel muntahan, guna dilakukan pemeriksaan di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Provinsi Lampung.


"Terkait makanan, sampel sudah kami ambil bersama Dinas Kesehatan dan dikirim ke Labkesda. Kita masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium untuk mengetahui penyebab pastinya," jelasnya.


Kapolres juga mengimbau masyarakat agar tidak terburu-buru menyimpulkan penyebab kejadian maupun mempercayai informasi yang belum terverifikasi.


"Kami mengimbau masyarakat agar tidak terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar. Pemerintah daerah bersama seluruh stakeholder hadir memberikan pelayanan, pendampingan, dan memastikan setiap informasi ditindaklanjuti sesuai prosedur," katanya.


Sementara itu, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Tanggamus, Damsiana, menjelaskan bahwa pihaknya terus melakukan pemantauan intensif terhadap seluruh siswa yang mengalami keluhan.


Ia menyebutkan, delapan siswa yang ditangani pada hari pertama telah mendapatkan pelayanan medis, dengan lima siswa sudah diperbolehkan pulang dan tiga lainnya sempat menjalani perawatan. Hingga Kamis pagi, hanya satu siswa yang masih menjalani observasi di UPT Puskesmas Talang Padang.


Selain itu, Dinas Kesehatan membuka pos kesehatan di SMPN 1 Talang Padang untuk mengantisipasi adanya siswa lain yang mengalami gejala serupa. Dari hasil pemeriksaan, sebanyak 13 siswa mengalami keluhan ringan dan hanya membutuhkan pengobatan sesuai gejala, seperti obat mual dan muntah, tanpa harus menjalani rawat inap.


Secara keseluruhan, hingga Kamis siang tercatat 23 siswa mengalami keluhan, terdiri dari delapan siswa yang terdata pada hari pertama dan 15? (Catatan: sesuai data yang disampaikan narasumber, total yang disebutkan adalah 23 siswa). Meski demikian, kondisi seluruh siswa dilaporkan terus membaik dan saat ini hanya satu siswa yang masih menjalani perawatan di UPT Puskesmas Talang Padang.


Penyebab pasti dugaan keracunan makanan tersebut masih menunggu hasil uji laboratorium terhadap sampel makanan dan sampel muntahan yang telah dikirim ke Labkesda Provinsi Lampung. Kepolisian bersama Dinas Kesehatan memastikan akan terus memantau perkembangan kondisi para siswa hingga seluruhnya dinyatakan pulih. (Ady)