Bandarlampung (Pikiran Lampung)- Hinngga hari Ahad (5/4/2020) Dinas Ksehatan Provinsi Lampung mencatat jumlah kasus terkonfirmasi positif COVID-19 sebanyak 13 orang, dua di antaranya meninggal dunia dan PDP yang dirawat 19 orang.

Itu bearti dalam dua hari telah terjadi penambahan dua orang yang positif Corona di Lampung. Sebab, satu hari sebelumnya, Dinkes juga telah mengkonfirmasi ada penambhan orang positif Corona. yakni sebelas orang.

"Pasien yang positif COVID-19 di Lampung ada 11 orang, dua di antaranya meninggal dunia dan 2 lagi dinyatakan sembuh sehingga saat ini kami sedang merawat 7 orang pasien," kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Reihana di Bandarlampung, Sabtu (4/5/2020) seperti dikutif dari Antara.
Ia menyebutkan untuk data saat ini terkait COVID-19 di Provinsi Lampung, lanjutnya, yakni orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 1.402 dengan rincian selesai pemantauan 14 hari berjumlah 303 orang.

Sedangkan, untuk pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 36 orang dengan rincian 14 masih dirawat empat orang diisolasi, 18 orang terkonfirmasi negatif.

Ia menjelaskan bahwa pada Jumat (3/4) pukul 00.00 WIB satu pasien positif COVID-19 meninggal dunia sehingga saat ini ada dua orang yang meninggal akibat virus corona di daerah setempat.
"Pasien tersebut merupakan warga Kabupaten Lampung Barat, laki-laki usia 71 tahun," ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa pasien itu saat datang ke Rumah Sakit Umum Daerah Abdoel Moeloek (RSUDAM) kondisi umumnya sudah tidak stabil dengan selalu mengeluh sesak nafas.

"Pasien 010 ini juga memiliki penyakit penyerta hipertensi dan paru kronis ditambah usia yang lanjut ini memperberat kondisinya," kata dia.

Reihana menjelaskan bahwa pasien tersebut memiliki riwayat perjalanan rombongan ke Gowa, Sulawesi Selatan selama lima hari dan pulang ke Lampung pada 27 Maret 2020.(Ant/wawan)
Bandarlampung (Pikiran Lampung)- Babinsa Kodim 0410/KBL terus melakukan penyemprotan disinfektan secara masif ke pemukiman warga, Minggu (5/4/2020). Penyemprotan ke pemukiman warga sejak dua  minggu terakhir.

Penyemprotan ini merupakan bagian dari  Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Bandar Lampung untuk mencegah penyebaran Virus Corona.

Pasi Ops Kodim 0410/KBL, Kapten Inf Dja’far mengatakan penyemprotan massal ini memang ditargetkan dilakukan di seluruh Kota Bandar Lampung.

“Sebelumnya penyemprotan dilakukan di rumah ibadah, sarana umum, jalan protokol, hingga ketiap pemukiman rumah warga kita semprotkan cairan disinfektan sebagai upaya pencegahan penyebaran Virus Corona,” kata Pasi Ops.