Bandar Lampung (Pikiran Lampung)-Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Lampung melaksanakan Sertijab dan Pelantikan Kepala OJK Provinsi Lampung secara daring yang disaksikan oleh Wakil Gubernur Lampung – Chusnunia Chalim beserta beberapa perwakilan Kepala Daerah Kabupaten/Kota  di wilayah Provinsi Lampung, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung – Budiharto Setiawan serta perwakilan Lembaga Jasa Keuangan di Provinsi Lampung. Bambang Hermanto secara resmi menjabat Kepala OJK Provinsi Lampung menggantikan Indra Krisna yang sebelumnya telah mengemban tugas sebagai Kepala OJK Provinsi Lampung selama 2 tahun 10 bulan (1 September 2017 s.d 7 Juli 2020).  Sertijab ini dipimpin langsung oleh Ketua Dewan Komisioner OJK – Wimboh Santoso yang dilakukan secara daring dari Jakarta.
Mutasi jabatan Kepala Otoritas Jasa Keuangan merupakan salah satu tuntutan pekerjaan dan organisasi yang harus dilaksanakan dalam rangka meningkatkan produktifitas serta semangat kerja di lingkungan yang baru. Sebelum menjabat sebagai Kepala OJK Provinsi Lampung, Bambang Hermanto bertugas sebagai Pengawas Eksekutif Departemen Pengawasan Perbankan 3 Kantor OJK Pusat. Selain itu, Bambang Hermanto pernah menjabat sebagai Kepala OJK Provinsi Maluku (Ambon) dan juga pernah bertugas di Kantor Regional 4  OJK Jawa Timur di Surabaya dan Kantor OJK Kediri.
Sementara, Indra Krisna yang akan menjabat sebagai Direktur Departemen Pengendalian Kualitas Pengawasan Perbankan OJK Pusat, menyampaikan harapan agar Kantor OJK Provinsi Lampung semakin sukses dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dalam mengawasi Industri Jasa Keuangan baik Bank, Non Bank dan  Pasar Modal serta fungsi Perlindungan Konsumen.  Juga tentunya tetap mendukung upaya perluasan akses keuangan dan meningkatkan perekonomian masyarakat Lampung.
“Pergantian pejabat ini adalah suatu hal yang normal, yang merupakan proses regenerasi di lingkungan OJK dan akan terus dilakukan sehingga kita bisa memberikan kesempatan pada generasi muda agar siap menggantikan para pejabat senior..” jelas Wimboh pada sambutannya pagi ini.
Pada kegiatan tersebut, Wakil Gubernur Lampung – Chusnunia Chalim menyampaikan ucapan selamat atas terpilihnya Bambang Hermanto sebagai Kepala OJK Provinsi Lampung yang baru. Tak lupa, Chusnunia memberikan apresiasinya atas kontribusi yang telah dilakukan oleh Indra Krisna selama menjabat sebagai Kepala OJK Provinsi Lampung beberapa tahun kebelakang.
“Pada kesempatan ini saya mewakili Pemerintah Provinsi Lampung dan selaku pribadi ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Indra Krisna atas bantuan dan dukungan Saudara dalam membantu tercapainya program-program pemerintah daerah. Saya juga mengucapkan selamat datang kepada Bapak Bambang Hermanto di bumi Lampung, semoga komunikasi dan kerjasama yang telah terjalin dengan baik selama ini antara Pemerintah Daerah, OJK, dan Lembaga Jasa Keuangan di Provinsi Lampung dapat terus kita pertahankan bahkan tingkatkan” ucap Chusnunia.
Pada sambutannya secara daring, Kepala Regional 7 Sumatera Bagian Selatan – Untung Nugroho menyampaikan ucapan selamat bertugas kepada Bambang Hermanto dan juga ucapan terima kasih kepada Indra Krisna selama menjabat sebagai Kepala OJK Provinsi Lampung.

Ucapan selamat secara daring juga disampaikan antara lain oleh Anggota DPD RI – Abdul Hakim, Walikota Bandar Lampung – Hi. Drs Herman HN, MM, Bupati Mesuji – Saply, TH dan beberapa perwakilan pimpinan daerah dan pimpinan instansi di wilayah Provinsi Lampung
Kegiatan ditutup dengan foto bersama pemberian ucapan selamat serta ramah tamah, yang tetap memperhatikan protokol kesehatan yang ketat terhadap seluruh peserta kegiatan.
Bandarlampung (Pikiran Lampung)-
Di tengah kondisi new normal akibat pandemi Covid 19, kepedulian pemuda Lampung terhadap permasalahan sosial tak pernah surut. Senin (6/7) sepuluh element Komunitas dan Himpunan Mahasiswa menggalang dana peduli pengungsi Rohingya di Tugu Adipura Bandar Lampung.

Komunitas yang sudah tergabung diantaranya Muslimah Khansa Community, ADO, HMJ Sosiologi Unila, UKM Bapinda, Risma Al Hidayah Gunung Agung, Risma Al Amin Labuhan Dalam, Elbravium Care, Squad Ambulance Indonesia, GMI dan Tempat Nasi Gratis.

Koordinator Lapangan Aksi Denny Ahmadi dari Tempat Nasi Gratis mengatakan aksi yang berlangsung berawal dari rasa prihatin terhadap 99 pengungsi etnis Rohingya yang terdampar di Aceh Utara. Dimana dalam rombongan tersebut terdapat puluhan anak-anak yang seharusnya mendapat hak-hak hidup ditempat tinggalnya.

Melihat kesungguhan masyarakat Aceh Utara meminta menurunkan pengungsi dan siap membantu kebutuhan hidup pengungsi semampunya, Ia dan Ketua Komunitas lainya bersama ACT Lampung menginisiasi aksi peduli pengungsi Rohingya.

Rencananya aksi akan berlangsung selama sepekan dan mengajak lebih banyak komunitas untuk turun berkontribusi baik online maupun offline.

Mengingat dalam kondisi pandemi Covid 19, peserta aksi dipastikan mematuhi protokol kesehatan seperti menggunakan masker dan phisical distancing dengan pengendara.

"Kami terbuka untuk siapapun turut andil dalam aksi yang akan berlangsung sepekan selama niatnya untuk kemanusiaan, tentu harus memperhatikan keselamatan diri mengingat lokasi dijalan raya dan kondisi masih pandemi Covid 19, sampai Rabu kami nerima Komunitas baru, karena empat hari terakhir kami mau fokus galang dana," ungkapnya.

Sementara Partnership ACT Lampung Shintia Erleni menjelaskan bahwa kebutuhan pengungsi meliputi kebutuhan fisik dan mental.

Untuk kebutuhan fisik diantaranya pangan, sandang, obat-obatan dan tempat tinggal. Sedangkan untuk mental yang paling urgent adalah menghilangkan rasa trauma terutama untuk anak-anak.

Untuk memberi solusi hal tersebut ACT telah mengirim Humanity Water Tank, Food Truck, Ambulance Pre Hospital dan Mobil Rescue. Selain itu kegiatan dukungan psikososial juga terus diberikan relawan di Aceh Utara.

"Kami juga sedang mengumpulkan beras untuk membantu pengungsi disana, harapanya bantuan tersebut bisa meringankan beban penderitaanya," tutupnya.(wan)