Articles by "Pesisir Barat"
Tampilkan postingan dengan label Pesisir Barat. Tampilkan semua postingan


Pesisir Barat (Pikiran Lampung) –
Tradisi Adat “Ngejalang Kuburan Pusaka Tambak Balak di Pekon Gunung kemala Kecamatan Way Krui Kabupaten Pesisir Barat Lampung pada tahun ini berlangsung pada 3 Syawal 1445 H bertepatan pada, Jumat 12/04/2024 berjalan khitmad dan meriah.

Acara sakral dalam rangka melakukan doa bersama bagi ahli kubur Makam Pusaka Tambak Balak Gunung kemala Kecamatan Way Krui ini dipimpin oleh seorang pemuka agama diikuti oleh ratusan warga khususnya ahli waris makam Pusaka Tambak Balak bersama para undangan dari Pekon Gunung Kemala , Gunung Kemala Timur, Pekon Labuhan Mandi.

Setelah doa-doa dipanjatkan, para hadirin menyantap hidangan yang telah disajikan oleh para ahli waris yang diletakkan diatas Pahar / Nampan atau sejenisnya.

Setelah menikmati hidangan maka sisa makanan dibungkus dan dibawa pulang sebagai berkat atau teda istilahnya.


Perwakilan Ahli Waris Hi.Ahmad  Zakkia Purnama dalam kesempatan itu memberikan sambutan ucapan terima kasih atas kehadiran para undangan dan segenap ahli waris yang jumlahnya mencapai ratusan.

Kegiatan Ngejalang kubur ini, kata Zakkia merupakan tradisi yang dilakukan secara turun temurun untuk bersama-sama mendoakan arwah para leluhur dan kerabat yang telah mendahului kita, “Semoga doa yang dipanjatkan akan diijabah oleh Allah SWT”, ujarnya.

Ngejalang di Tambak Balak, dihadiri Wakil Sai Batin Marga Ulu Krui, Dalom Zulfikar Admiral, Peratin Gunung Kemala Fitra Kurniawan, Peratin Labuhan Mandi dan seluruh Suku-suku (perangkat adat Sai Batin Marga Ulu Krui) beserta undangan. (Eryani)


Pesisir Barat (Pikiran Lampung) -
Bupati Pesisir Bara, Dr. Drs, Agus Istiqlal, S.H., M.H., dan Wakil Bupati Pesisir Barat A. Zulqoini Syarif, S.H., mengikuti Sholat Idul Fitri 1 Syawal 1445 Hijriah, di halaman komplek perkantoran Pemkab Pesibar, Rabu (10/4/2024).

Selain Bupati - Wakil Bupati Pesibar hadir juga dalam kegiatan tersebut, Pj. Sekda Pesibar, Drs. Jon Edwar, M.Pd., Ketua TP-PKK Pesibar, Septi Istiqlal, Ketua I Tim Penggerak-Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Pesibar, Yulnawati Zulqoini, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Pesibar, L. Liastuti, S.Pd., M.M., forkopimda Pesibar, perwakilan Organisasi Prangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Pesibar, dan para Majelis Taklim setempat.

Dalam sambutannya Bupati Agus Istiqlal mengatakan hari ini umat muslim diseluruh belahan dunia tengah berbahagia dan bersukacita, setelah sebulan lamanya menjalankan kewajiban ibadah puasa dan amaliyah lainnya.

"Kebahagiaan dan kegembiraan tersebut tidak lain karena Allah SWT akan menganugerahkan pahala dan ampunan bagi yang berhasil menyempurnakan ibadahnya. Kita menggapai kesucian di hari yang fitri ini, memuji kebesaran Allah SWT dengan mengagungkan Asma Allah menggemakan takbir," tutur Bupati Agus Istiqlal.

Bupati Agus Istiqlal menerangkan, momen ramadhan yang baru saja usai dilaksanakan diharapkan semakin mengangkat derajat ketaqwaan, kesabaran, keikhlasan serta Ukhuwah Islamiyah. "Hari Raya Idul Fitri juga merupakan momen yang tepat untuk memperat silaturahmi, menghormati sesama, dan berbagi dengan sesama.

Melalui nilai-nilai yang terkandung dalam perayaan idul fitri, mari kita jaga silaturahmi serta kebersamaan serta memupuk rasa persatuan dan kesatuan, sehingga kita mampu mewujudkan Pesibar yang amanah, maju dan sejahtera," ungkap Bupati Agus Istiqlal.

"Atasnama Pemkab Pesibar juga mengajak semua pihak agar lebih berperan aktif dalam pembangunan di berbagai aspek, menyumbangkan karya nyata sebagai upaya mewujudkan Bumi Para Sai Batin dan Ulama menjadi negeri yang Baldatun Thoyibatun Wa Robbu Ghafur," imbuh Bupati Agus Istiqlal.


Bupati Agus Istiqlal menandaskan, bulan suci ramadhan telah mengasah keimanan seluruh umat muslim untuk senantiasa meningkatkan intesitas ibadah, meningkatkan kepedulian dengan berinfaq, dan bershodaqoh serta menjaga diri dari sikap-sikap yang kurang terpuji.

Diharapkan semangat dan jiwa ramadhan seperti itu tetap terpelihara, sehingga peningkatan kualitas ibadah tetap terjaga dengan konsisten, perhatian terhadap sesama tetap terpelihara dengan baik, dan tetap mampu mengendalikan diri dari hal-hal yang kurang baik.

"Hari Raya Idul Fitri juga diharapkan dapat memberkahi dengan kesempatan membersihkan hati dan mengembalikan kesadaran fitrah sebagai manusia, juga membawa pesan dan tradisi yang baik untuk menguatkan silaturrahim, kebersamaan dan kekeluargaan. 

Mari jaga semangat silaturrahim itu dengan tidak menodai kesucian Idul Fitri," pungkas Bupati Agus Istiqlal. (Eryani)


Pesisir Barat (Pikiran Lampung)
- Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfotiksan), Suryadi, S.IP., M.M., menginformasikan bahwa, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesisir Barat (Pesibar) menggelar pawai takbiran menyambut Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah disepanjang jalan protokol ibukota kabupaten hingga beberapa kecamatan di sekitar ibukota, Selasa (9/4/2024).

Pawai takbiran tersebut dihadiri langsung pasangan Bupati - Wakil Bupati, Dr. Drs. Agus Istiqlal, S.H., M.H., - A. Zulqoini Syarif, S.H., Pj. Sekda, Drs. Jon Edwar, M.Pd., Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Pesibar, Septi Istiqlal, Ketua TP-PKK I, Yulnawati Zulqoini Syarif, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Pesibar, L. Liastuti, S.Pd., M.M., para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), masyarakat, dan para santri dari beberapa pondok pesantren setempat.


Iring-iringan pawai takbiran tersebut dimulai dari komplek perkantoran Pemkab Pesibar menyusuri jalan protokol ibukota kabupaten menuju Kecamatan Karya Penggawa memutar kembali menuju jalan wisata Kecamatan Krui Selatan.

Sepanjang berlangsungnya pawai takbiran tersebut diikuti masyarakat yang bergabung dari berbagai Kecamatan di Pesibar dengan penuh antusias. Hal itu terlihat dari kompoian pawai takbiran yang mengular cukup panjang. (Eryani) 


Pesisir Barat (Pikiran Lampung)
— Ramadhan Berbagi Bundo Kanduang Pesisir Barat Serahkan 65 Paket Sembako ke Bundo Bundo pesisir barat.

Kegiatan Penyerahan paket sembako kepada Bundo Bundo yang berdomisili di Kabupaten Pesisir Barat Penyerahan Paket sembako dilaksanakan di Sekretariat Bundo Kanduang Pasar Way Batu kecamatan pesisir tengah .

Bantuan diserahkan, Jumat (05/04/2024) di serahkan secara simbolis  langsung oleh Ketua Bundo Kanduang Pesisir Barat Hj Nina Hartati di dampingi ketua  Pelaksana hj Leli Yunita yang mempunyai kegiatan dilanjut penyerahannya oleh Pengurus lainnya.

Ketua Bundo Kanduang Pesisir Barat Hj Nina Hartati kepada awak media menuturkan dimana bantuan ini merupakan program berbagi kasih yang ditujukan kepada sanak saudara yang ada di kabupaten pesisir barat yang merantau dan menetap di Kabupaten Pesisir Barat .

"Kami berinisiatif ingin berbagi kasih kepada saudara-saudara untuk sedikit meringankan beban bagi sanak saudara Pembagian bantuan ini sebagai tali asih dari Bundo Kanduang untuk sanak saudara (dunsanak sadonyo) yang ada di Kabupaten pesisir barat. 

yang masyarakat yang di kabupaten pesisir barat, dimana beban di bulan suci Ramadan yang merupakan hari baik dan bulan baik dapat terbantu.


Dikatakannya, dalam program Ramadhan  berbagi ini, Bundo Kanduang Pesisir Barat  telah menyiapkan total 65 paket sembako.

Ketua Bundo Kanduang berharap, program Ramadhan berbagi ini dapat dilaksana kan secara ber kelanjutan.

"Juga Kami berharap program ini jangan di lupakan sekaligus  ber kesinambungan. Dimana kita saling membantu bagi yang punya kelebihan sehingga dapat membantu sanak saudara kita apa Lagi di bulan suci Ramadhan ini,"ujarnya.

Dimana Turut hadir dalam penyerahan bantuan ini Seluruh Bundo Bundo Kanduang yang ada di pesisir barat pesisir barat. (Eryani)


Pesisir Barat (Pikiran Lampung) -
Pemerintah Pekon Way Redak Kecamatan Pesisir Tengah melaksanakan program pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa tahun 2024 tahap I program ini bertujuan untuk membantu keluarga penerima manfaat (KPM) yang terdampak ekonomi,

Menurut Peratin Pekon Way Redak  Tamzirrulah, program BLT Dana Desa tahun 2024 ini ditujukan untuk 36 KPM yang berada di wilayah Pekon Way Redak  Setiap KPM akan menerima bantuan sebesar Rp 900 ribu per tiga bulan Januari , Febuari, Maret  

Kami berharap bantuan ini dapat membantu meringankan beban ekonomi keluarga penerima manfaat di Pekon Way Redak ujar Peratin .  

Peratin juga menjelaskan bahwa pembagian BLT Dana Desa tahun 2024 ini dilakukan setelah mempertimbangkan kondisi perekonomian dan sosial masyarakat Pekon Way Redak.

Kami berharap bantuan ini dapat digunakan dengan bijak oleh keluarga penerima manfaat untuk kebutuhan sehari-hari," tambahnya. 

Selanjutnya Program pembagian BLT Dana Desa tahun 2024 di Pekon Way Redak ini mendapatkan apresiasi dari masyarakat setempat. Salah seorang warganya mengungkapkan rasa terima kasihnya atas bantuan ini. 

"Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah Pekon yang telah memberikan bantuan ini. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat bagi keluarga kami," ucapnya. 

Pembagian BLT Dana Desa tahun 2024 ini diharapkan dapat membantu masyarakat Pekon Way Redak untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan meningkatkan taraf hidup mereka. 

Pemerintah Pekon Way Redak juga berkomitmen untuk terus melakukan program-program yang bermanfaat bagi masyarakat setempat.(Eryani)


Pesisir Barat (Pikiran Lampung
)--- Pencarian Memasuki Hari ke-4, Tim SAR Gabungan terus lakukan pencarian M. Fachri Irawan,  warga Tangerang  yang tenggelam di Perairan Pantai Biha Pesisir Barat pada Rabu, 03/04/2024.

Tim SAR Gabungan memulai pencarian mulai pukul 07.30 WIB sesuai dengan rencana operasi yang telah dibuat dengan formasi 3 SRU dengan memperluas area pencarian. SRU I menggunakan perahu nelayan melaksanakan pencarian seluas 4,5 Nm ke arah selatan. 

Untuk SRU II juga menggunakan perahu nelayan melakukan pencarian dari dengan area pencarian radius 4,5 Nm ke arah Barat Daya dari lokasi kejadian. Selanjutnya SRU III melaksanakan pencarian dengan penyisiran di darat sepanjang bibir pantai sejauh 8 km dengan kondisi cuaca berawan dari siang hingga sore hari.

Informasi tersebut dilaporkan langsung oleh Wadanpos SAR Tri Wardoyo kepada Kepala Kantor Basarnas Lampung Deden Ridwansah. "Upaya pencarian hari ke 4 dilaksanakan hingga pukul 17.45 WIB dengan memperluas area pencarian. Namun hasil pencarian masih nihil, pencarian akan dilanjutkan kembali pada hari Kamis pagi.", Kata Tri. (farida)


Pesisir Barat (Pikiran Lampung) -
guna meningkatkan mutu pelayanan pemerintah pesisir barat kepada publik, Dinas PUPR setempat akan merampungkan pembangunan komplek perkantoran pemerintah pesisir barat di Tahun 2024.

Saat ini progres pembangunan telah mencapai 75 persen berbagai upaya pemerintah pesisir barat ,untuk meningkatkan terhadap masyarakat di antaranya dengan merampungkan pembangunan komplek perkantoran pesisir barat di tahun 2024.

Saat ini progres pembangunan telah mencapai 75 persen , berbagai upaya pemerintah pesisir barat , untuk meningkatkan terhadap masyarakat di antaranya , pembangunan komplek pemerintah  kabupaten saat ini perkantoran tersebut hampir rampung , mesti pun kendala anggaran,  pembangunan gedung 4 lantai ini terus di kebut oleh dinas PUPR setempat .agar pelayanan publik tidak terhambat untuk mengoptimalkan roda pemerintah di negeri sai batin dan ulama .

Plt Kadis PUPR Pesisir Barat Tanwir SE, MM mengatakan target dinas PUPR Pesisir barat sendiri pada tahun ini , akan merampungkan kantor megah ini yakni menyelesaikan 4 ruangan OPD ini yang ada di gedung A yang blm terselesaikan.

Proyek perkantoran Pemkab tersebut telah di mulai sejak tahun 2017 yang lalu tahap awal proyek ini di kerjakan PT Nindia Karya selama 2 tahun pada tahun 2017 dan 2018, dengan nilai sebesar 1,55 milyar , sedangkan tahap kedua di kerjakan PT Jaya kontruksi dengan nilai kontrak 192 milyar dengan selesai gedung perkantoran ini, maka salah satu syarat utama status kabupaten telah terpenuhi.ungkapnya.

Selanjutnya Plt kadis PUPR kabupaten pesisir barat bisa mengejar ketinggalan dari daerah lain , sebab kini pemerintah kabupaten pesisir barat telah memiliki komplek perkantoran yang replentasip tutup kadis. (Eryani)


Pesisir Barat (Pikiran Lampung)
- Tim Tekab 308 Presisi Sat Reskrim Polres Pesisir Barat berhasil mengamankan pelaku tindak pidana kasus pencurian dengan kekerasan di Pekon Bangun Negara Kec. Pesisir Selatan Kab. Pesisir Barat, Senin (25/03/24).

Kapolres Pesisir Barat AKBP Alsyahendra S.I.K.,M.H.  diwakilkan oleh Kasat Reskrim Polres Pesisir Barat AKP Riki Nopriansyah, S.H.,M.H.,membenarkan bahwa Tim Tekab 308 Presisi Sat Reskrim Polres Pesisir Barat yang dipimpin Kaurbinopsnal Sat Reskrim Ipda Samuel Juan Millennio, S.Tr.K berhasil mengamankan pelaku inisial YY (31) di kediamannya Pekon Bangun Negara Kec. Pesisir Selatan Kab. Pesisir Barat.

Kejadian tersebut terjadi Pada hari Minggu tanggal 24 Maret 2024 sekira Pukul 05.30 wib di rumah korban ES (32) Pekon Bangun Negara Kec. Pesisir Selatan Kab. Pesisir Barat telah terjadi tindak pidana pencurian dengan kekerasan, pelaku mengancam menggunakan pisau lalu merampas gelang emas milik korban seberat 20gram.

Penangkapan terjadi Pada hari Senin tanggal 25 Maret 2024 sekira Pukul 14.00 wib , Tim Tekab 308 Presisi Sat Reskrim Polres Pesisir Barat yang dipimpin oleh Kaurbinopsnal Sat Reskrim Ipda Samuel Juan Millennio, S.Tr.K mendapatkan Informasi tentang keberadaan Terduga Pelaku tersebut sedang berada di kediamannya Pekon Bangun Negara Kec. Pesisir Selatan Kab. Pesisir Barat. 

Kemudian Sesampainya di lokasi tim berhasil mengamankan terduga pelaku YY setelah itu terduga pelaku di bawa menuju Kantor Sat Reskrim Polres Pesisir Barat untuk di lakukan pemeriksaan lebih lanjut. 

Setelah dilakukan Pemeriksaan terhadap pelaku oleh Penyidik Sat Reskrim Polres Pesisir Barat. Pelaku mengakui perbuatannya bahwa telah mengancam korban menggunakan pisau lalu mengambil 1 (satu) buah Gelang Emas seberat 20 Gram dari pergelangan tangan Korban secara paksa. 

Pelaku juga mengakui bahwa Barang Bukti berupa 1 (satu) Buah Gelang Emas hasil curian dan 1 (satu) Bilah Pisau yang digunakannya telah dibuang pada saat pelaku berlari meninggalkan Rumah Korban dikarenakan pada saat itu pelaku dikejar oleh warga setempat. 

Akibat perbuatannya pelaku dijerat dengan pencurian dengan kekerasan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 365 KUHPidana  dengan ancaman hukum 9 Tahun penjara.(Eryani)


Pesisir Barat (Pikiran Lampung) -
Bupati - Wakil Bupati Pesisir Barat (Pesibar), Dr. Drs. Agus Istiqlal, S.H., M.H., - A. Zulqoini Syarif, S.H., menghadiri kegiatan Safari Ramadhan 1445, di Pekon Parda Haga Kecamatan Lemong, Selasa (26/3/2024).

Turut hadir juga dalam kegiatan tersebut, Pj. Sekda Pesibar, Drs. Jon Edwar, M.Pd., Ketua Umum TP-PKK Pesibar, Septi Istiqlal, Ketua I TP-PKK Pesibar, Yulnawati Zulqoini, Ketua II TP-PKK Pesibar, L. Liastuti, S.Pd., M.M., penceramah Ustad Khairil Anwar, para Kepala Organisasi Prangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Pesibar, Camat dan Peratin se-Kacamatan Lemong, serta para majelis taklim setempat.

Kegiatan tersebut diwarnai dengan penyerahan bantuan marbot dan masjid pekon setempat.

Bupati Agus Istiqlal dalam acara tersebut mengatakan bahwa, bulan Suci Ramadhan merupakan bulan pendidikan yang bertujuan untuk mencerdaskan spritual masyarakat sebagai umat Islam.

Sehingga mampu memberikan makna ibadah terhadap setiap perilaku dan kegiatan melalui langkah- langkah dan pemikiran yang bersifat fitrah, menuju manusia yang seutuhnya dan memiliki pola pemikiran tauhid.

Serta berprinsip hanya karena Allah SWT, manusia yang mempunyai kecerdasan spritual akan memiliki kesadaran diri, mengetahui apa yang menjadi nilai dalam hidupnya, apa yang dia percayai, dan apa yang memotivasinya, mampu mengatasi masalah yang dihadapinya dengan solusi cemerlang sesuai prinsip dan keyakinan yang dipegangnya serta menghargai keberagaman dan menolak untuk melakukan kekerasan pada orang lain.

"Dalam momen ini pula kita dianjurkan untuk selalu peduli terhadap keadaan kehidupan keluarga, tetangga, dan masyarakat yang berada disekeliling kita. 

Kepedulian sosial merupakan salah satu aspek dari ajaran Islam yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW kepada ummatnya, yang pada intinya bahwa setiap individu memiliki tanggung jawab mendorong lahirnya kepedulian dalam ruang lingkup yang luas baik dalam keluarga, tetangga dan masyarakat," tutur Bupati Agus Istiqlal.


Lebih jelas Bupati Agus Istiqlal menerangkan, kebiasaan berbagi dan berempati akan melahirkan sikap saling kenal mengenal, menjalin keakraban, tolong menolong, saling membantu dan memudahkan untuk mendeteksi jika keluarga dan tetangga kesusahan dan kesedihan. 

"Dengan demikian akan terbentuk ruang lingkup kepedulian sosial yang senantiasa menjunjung tinggi ukhuwah yang utuh tanpa ada sekat suku, bangsa, dan agama," lanjut Bupati Agus Istiqlal.

Selain itu, Bupati Agus Istiqlal juga mengatakan bulan suci Ramadhan bisa disebut sebagai bulan silaturrahmi karena didalamnya terdapat momen dan jalinan kebersamaan antar sesama muslim seperti dalam ibadah shalat tarawih berjamaah, shalat witir berjamaah, dan ibadah lainnya yang dilakukan secara bersama. 

"Sehingga makna silaturrahmi yang dilakukan pada Ramadhan, selain akan menumbuhkan semangat sosial dengan ikatan spritual, juga akan menumbuhkan kepuasan batin bahwa kehidupan bersama harus tetap di jaga, dipupuki, distimulasi, dan dikembangkan dalam ekspresi keberagamaan," jelas Bupati Agus Istiqlal.

"Dalam rangka implementasi nilai itulah maka Pemkab Pesibar melalui tim Safari Ramadhan melaksanakan kegiatan Safari Ramadhan yang merupakan salah satu bentuk sikap dan peran pemerintah dalam membangun tali silaturrahmi antar sesama, khususnya sesama umat muslim di Pesibar," imbuh Bupati Agus Istiqlal.

Masih kata Bupati Agus Istiqlal, secara fungsional kegiatan tersebut diharapkan akan menjadi salah satu perekat atau ukhuwah antara pemerintah selaku umara dengan ulama dan masyarakat. 

"Sedangkan secara substansi kegiatan ini juga merupakan wadah komunikasi melalui penyampaian pesan- pesan agama lewat tausyiyah dan arahan pemerintah daerah kepada masyarakat ditiap-tiap masjid yang dikunjungi," pungkas Bupati Agus Istiqlal. (Eryani) 


Pesisir Barat (Pikiran Lampung) -
Pj. Sekda Pesisir Barat (Pesibar), Drs. Jon Edwar, M.Pd., memimpin rapat Focus Group Discussion (FGD) koordinator Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Pesibar sekaligus pembentukan organisasi UKM Pesibar Tahun 2024 Komunitas UMKM Krui Generasi Emas Indonesia (KURASI), di ruang rapat Sekda Lantai 3 Gedung A Komplek Perkantoran Pemkab Pesibar, Selasa (26/3/2024).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Pembina UMKM Pesibar, Septi Istiqlal, Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan (Diskop UKM Dag) Siswandi, S.Kom., M.H., para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemkab Pesibar, Camat, dan perwakilan pelaku UMKM Pesibar.

Dalam momen tersebut Pj. Sekda Jon Edwar menyampaikan bahwa pembentukan organisasi KURASI menjadi wadah bagi para pelaku UMKM di Pesibar untuk dapat melalukan komunikasi terhadap Pemkab Pesibar dalam upaya peningkatan UMKM di Pesibar. 

"Melalui organisasi KURASI tersebut diharapkan apa saja yang menjadi pemikiran dan harapan pelaku UMKM di Pesibar tentang bagaimana kedepannya bisa tersampaikan dengan efektif ke Pemkab Pesibar, dan sebaliknya Pemkab Pesibar melalui OPD terkaitnya dapat melalukan berbagai upaya untuk memenuhi hal-hal apa saja yang bisa memberikan dampak baik terhadap UMKM Pesibar kedepannya," ujar Pj. Sekda Jon Edwar.

Pj. Sekda Jon meminta agar para pengurus KURASI dapat segera menyusun program kerja kedepan dan sesegera mungkin melakukan pembentukan kepengurusan hingga tingkat kecamatan. 

"Diharapkan kepengurusan di tingkat kecamatan itu sudah terbentuk dalam waktu dekat sebelum Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah," tegas Pj. Sekda Jon Edwar.

"Dengan demikian pelaku UMKM di Pesibar bisa jauh lebih cepat tertata dengan baik dan dapat dilakukan pembinaan," tandas Pj. Sekda Jon Edwar.

Pj. Sekda Jon Edwar juga berharap organisasi KURASI juga diharapkan mampu memfasilitasi masyarakat pelaku UMKM dalam hal mendapatkan modal berusaha.

 "Artinya keberadaan KURASI diharapkan dapat membuat masyarakat pelaku UMKM bisa jauh lebih mudah dalam melakukan pinjaman ke perbankan yang kegunaannya sebagai modal mengembangkan usahanya," tukas Pj. Sekda Jon Edwar.

Sementara itu Pembina UMKM Pesibar, Septi Istiqlal menyampaikan, pada prinsipnya pihaknya sudah sejak lama berkeinginan untuk dapat terbinanya para pelaku UMKM se-Pesibar. 


Salah satu wujud nyata upaya untuk meningkatkan minat masyarakat di sektor UMKM yang terbukti cukup berhasil yakni pelaksanaan Pekan Fest yang belakangan rutin digelar oleh Pemkab Pesibar melalui Diskop UKM Dag. 

"Meski kegiatan Pekan Fest digelar tanpa menggunakan dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD), namun sangat terlihat antusiasme masyarakat kita untuk terus menciptakan berbagai inovasi dalam berusaha pada sektor UMKM, dan minat masyarakat untuk membeli berbagai produk yang disuguhkan juga terbukti cukup tinggi," ungkap Pembina UMKM Pesibar Septi Istiqlal.

"Untuk itu kami mengapresiasi respon cepat Diskop UKM Dag dalam upaya meningkatkan sektor UMKM di Pesibar," imbuh Pembina UMKM Pesibar Septi Istiqlal.

Pembina UMKM Pesibar Septi Istiqlal menilai komunikasi antara Pemkab Pesibar melalui OPD terkait dengan organisasi KURASI sebagai perwakilan masyarakat pelaku UMKM harus terus dilakukan secara baik dan intensif. 

"Sehingga keinginan agar pembinaan UMKM dapat terstruktur dengan baik bisa kita wujudkan. Terlebih hal tersebut dapat berdampak besar terhadap peningkatan taraf kesejahteraan masyarakat kita yang bergerak disektor UMKM," tegas Pembina UMKM Pesibar Septi Istiqlal.

Pembina UMKM Pesibar Septi Istiqlal juga berharap agar Diskop UKM Dag juga dapat rutin berkoordinasi dan jemput bola berbagai program yang ada di pemerintah pusat melalui kementerian terkaitnya.

"Dengan demikian apapun program pemerintah pusat dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat bisa kita realisasikan terhadap masyarakat Pesibar, khususnya pelaku UMKM," pungkas Pembina UMKM Pesibar Septi Istiqlal. (Eryani) 


Pesisir Barat (Pikiran Lampung) -
Karang Taruna Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar) menggelar Safari Ramadhan di Balai Pekon Lintik Kecamatan Krui Selatan, Senin (25/3/2024).

Kegiatan yang dihadiri langsung Ketua Karang Taruna Pesibar, Suryadi, S.IP., M.M., tersebut, juga dihadiri Camat Krui Selatan, pengurus Karang Taruna Kecamatan Krui Selatan, Pesisir Tengah, Way Krui, dan Karya Penggawa, serta pengurus Karang Taruna Pekon Lintik.

Disela-sela acara tersebut Ketua Karang Taruna Suryadi mengatakan bahwa kegiatan tersebut bermaksud untuk terus meningkatkan tali silaturahmi dan kebersamaan terhadap seluruh jajaran kepengurusan Karang Taruna mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan, hingga tingkat pekon. 

"Terlebih saat ini merupakan bulan suci ramadhan, yang merupakan bulan penuh berkah bagi umat muslim," tutur Ketua Karang Taruna Suryadi.

"Tentu melalui kegiatan safari ramadhan ini, kita berharap jajaran Karang Taruna Pesibar hingga ke tingkat Pekon mampu untuk terus menjadi kekompakan dan kesolidan dalam memberikan andilnya sebagai pemuda dalam hal pembangunan di Bumi Para Sai Batin dan Ulama," sambung Suryadi.

Menurut Ketua Karang Taruna Suryadi, kegiatan tersebut merupakan kali keduanya digelar selama berlangsungnya ramadhan kali ini. "Dijadwalkan kegiatan tersebut akan digelar disatu titik terakhir untuk Kecamatan Pulaupisang, Pesisir Utara, dan Lemong. 

Pada dasarnya kegiatan ini sebagai upaya dalam mempererat nilai-nilai kebersamaan seluruh pengurus Karang Taruna dan menjadi sarana bagi para pengurus untuk memberikan usulan dan pemikiran yang membangun, utamanya dalam upaya meningkatkan pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat Pesibar kedepannya," tukas Ketua Karang Taruna Suryadi. (Eryani)


Pesisir Barat (Pikiran Lampung) -
Bupati dan Wakil Bupati Pesisir Barat (Pesibar), Dr. Drs. Agus Istiqlal, S.H., M.H., - A. Zulqoini Syarif, S.H., menghadiri kegiatan Safari Ramadhan 1445, di Masjid Baiturrohim Pekon Negeri Ratu Kecamatan Pesisir Utara, Senin (25/3/2024).

Turut hadir juga dalam kegiatan tersebut, Pj. Sekda Pesibar, Drs. Jon Edwar, M.Pd., Ketua I TP-PKK Pesibar, Yulnawati Zulqoini, Ketua II TP-PKK Pesibar, L. Liastuti, S.Pd., M.M., penceramah Ustad Yamin Majdi, para Kepala Organisasi Prangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Pesibar, Peratin se-Kacamatan Pesisir Utara, serta para majelis taklim setempat.

Kegiatan tersebut diwarnai dengan penyerahan bantuan untuk 22 marbot dan Masjid Baiturrohim Pekon setempat.

Bupati Agus Istiqlal dalam acara tersebut mengatakan bahwa bulan Suci Ramadhan merupakan bulan pendidikan yang bertujuan untuk mencerdaskan spritual masyarakat sebagai ummat Islam, sehingga mampu memberikan makna ibadah terhadap setiap perilaku dan kegiatan melalui langkah- langkah dan pemikiran yang bersifat fitrah, menuju manusia yang seutuhnya dan memiliki pola pemikiran tauhid, serta berprinsip hanya karena Allah SWT. .

Manusia yang mempunyai kecerdasan spritual akan memiliki kesadaran diri, mengetahui apa yang menjadi nilai dalam hidupnya, apa yang dia percayai, dan apa yang memotivasinya, mampu mengatasi masalah yang dihadapinya dengan solusi cemerlang sesuai prinsip dan keyakinan yang dipegangnya serta menghargai keberagaman dan menolak untuk melakukan kekerasan pada orang lain.

"Dalam momen ini pula kita dianjurkan untuk selalu peduli terhadap keadaan kehidupan keluarga, tetangga, dan masyarakat yang berada disekeliling kita. 

Kepedulian sosial merupakan salah satu aspek dari ajaran Islam yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW kepada ummatnya, yang pada intinya bahwa setiap individu memiliki tanggung jawab mendorong lahirnya kepedulian dalam ruang lingkup yang luas baik dalam keluarga, tetangga dan masyarakat," tutur Bupati Agus Istiqlal.

Lebih jelas Bupati Agus Istiqlal menerangkan, kebiasaan berbagi dan berempati akan melahirkan sikap saling kenal mengenal, menjalin keakraban, tolong menolong, saling membantu dan memudahkan untuk mendeteksi jika keluarga dan tetangga kesusahan dan kesedihan. 

"Dengan demikian akan terbentuk ruang lingkup kepedulian sosial yang senantiasa menjunjung tinggi ukhuwah yang utuh tanpa ada sekat suku, bangsa, dan agama," lanjut Bupati Agus Istiqlal.


Selain itu, Bupati Agus Istiqlal juga mengatakan bulan suci Ramadhan bisa disebut sebagai bulan silaturrahmi karena didalamnya terdapat momen dan jalinan kebersamaan antar sesama muslim seperti dalam ibadah shalat tarawih berjamaah, shalat witir berjamaah, dan ibadah lainnya yang dilakukan secara bersama. 

"Sehingga makna silaturrahmi yang dilakukan pada Ramadhan, selain akan menumbuhkan semangat sosial dengan ikatan spritual, juga akan menumbuhkan kepuasan batin bahwa kehidupan bersama harus tetap di jaga, dipupuki, distimulasi, dan dikembangkan dalam ekspresi keberagamaan," jelas Bupati Agus Istiqlal.

"Dalam rangka implementasi nilai itulah maka Pemkab Pesibar melalui tim Safari Ramadhan melaksanakan kegiatan Safari Ramadhan yang merupakan salah satu bentuk sikap dan peran pemerintah dalam membangun tali silaturrahmi antar sesama, khususnya sesama umat muslim di Pesibar," imbuh Bupati Agus Istiqlal.

Masih kata Bupati Agus Istiqlal, secara fungsional kegiatan tersebut diharapkan akan menjadi salah satu perekat atau ukhuwah antara pemerintah selaku umara dengan ulama dan masyarakat. 

"Sedangkan secara substansi kegiatan ini juga merupakan wadah komunikasi melalui penyampaian pesan- pesan agama lewat tausyiyah dan arahan pemerintah daerah kepada masyarakat ditiap-tiap masjid yang dikunjungi," pungkas Bupati Agus Istiqlal.(Eryani)


Pesisir Barat (Pikiran Lampung)
- Wakil Bupati Pesisir Barat (Pesibar), A. Zulqoini Syarif, S.H., melantik pejabat tinggi Pratama, administrasi dan tugas tambahan sebagai kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Puskesmas, di Lantai 3 Gedung A Komplek Perkantoran Pemkab Pesibar, Jumat (22/3/2024).

Dalam sambutan Bupati, Dr. Drs. Agus Istiqlal, S.H., M.H., yang disampaikan Wakil Bupati Zulqoini Syarif menuturkan bahwa, pihaknya menyampaikan ucapan selamat kepada para pejabat terkantuk. 

"Diminta agar para pejabat yang telah dilantik, untuk bekerja dengan bersemangat dan bertanggung jawab untuk Pemkab Pesibar. 

Berikan kinerja terbaik, dedikasi, dan loyalitas untuk memberikan pelayanan publik yang berkualitas dan prima dan patuh pada peraturan perundang-undangan," tegas Wakil Bupati Zulqoini Syarif.


Menurut Wakil Bupati Zulqoini Syarif, jabatan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan niat tulus ikhlas dan tanggung jawab yang besar kepada Allah SWT dan masyarakat. 

"Jadikan Visi dan Misi Bupati dan Wakil Bupati sebagai pedoman menyusun setiap kebijakan yang tujuan utamanya adalah untuk kesejahteraan masyarakat," ujar Wakil Bupati Zulqoini Syarif.

Wakil Bupati Zulqoini Syarif mengimbau agar para pejabat terkantuk mampu melaksanakan tugas dan fungsi sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. 

Selain itu, mampu memaksimalkan segala sumber daya yang tersedia guna mendorong pembangunan yang bernilai manfaat untuk masyarakat. 

"Buktikan bahwa Anda (pejabat terlantik) memiliki kompetensi dan moral yang baik untuk membantu mewujudkan Visi dan Misi Bupati dan Wakil Bupati yang telah ditetapkan," pungkas Wakil Bupati Zulqoini Syarif.



Berikut Daftar Pejabat yang dilantik

-Pejabat Tinggi Pratama

1. Henri Dunan, S.E., S.H., M.H., CGCAE. dilantik menjadi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pekon


-Pejabat Administrasi

1. Roby Arfan, S.H., M.M., dilantik menjadi Sekretaris Inspektorat

2. Machson, S.T., M.M., dilantik menjadi Kabag. Administrasi Pembangunan Sekretariat Pemkab Pesibar

3. Wike Wijayanti, S.ST., M.M., dilantik menjadi Kabag. Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Pemkab Pesibar

4. Sudibyo, S.E., dilantik menjadi Camat Karya Penggawa

5. dr. Ali Syahri dilantik menjadi Direktur RSUD. KH. Muhammad Thohir

6. Rizper Bella, S.TP., dilantik menjadi Kabid. Konsumsi dan Keamanan Pangan pada Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian

7. Lia Oktavia, S.KM., M.M., dilantik menjadi Kabid. Pelayanan dan Sumber Daya Kesehatan pada Dinas Kesehatan

8. Depi Putra, S.E., dilantik menjadi Lurah Pasar Kota

9. Reisty Ria Handayani, S.KM., dilantik menjadi Kasubbag Umum dan Kepegawaian pada Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian

10. Sella Puspitasari, S.Kom., dilantik menjadi Kasi Ketentraman dan Ketertiban pada Kecamatan Pesisir Utara

11. Nurlela, S.ST., dilantik menjadi Kasubbag Tata Usaha pada RSUD. KH. Muhammad Thohir

12. Eliza, S.E., dilantik menjadi Kasubbag Perencanaan pada Kecamatan Pesisir Selatan

13. Nurul Huda, S.E., dilantik menjadi Kasubbag Perencanaan pada Kecamatan Pesisir Utara

14. Dagas Raymond, S.Tr.IP., dilantik menjadi Sekretaris Kelurahan Pasar Kota

15. Ns. Bayu Irwanto, S.Kep., dilantik menjadi Kasubbag Tata Usaha pada UPTD Puskesmas Bangkunat

16. Puraida, A.Md.Kep., dilantik menjadi Kasubbag Tata Usaha pada UPTD Puskesmas Ngaras

17. Desiana, A.Md.Kep., dilantik menjadi Kasubbag Perencanaan pada Kecamatan Pesisir Tengah

18. I. Putu Deni Ari Setiawan, S.Pt., dilantik menjadi Sekretaris Lurah Pasar Krui

19. Rian Saputra, S.Si., dilantik menjadi Kasi Ketentraman dan Ketertiban pada Kelurahan Pasar Kota

20. Nurul Hasanah, S.Kom., dilantik menjadi Kasi Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat pada Kelurahan Pasar Kota

21. Ade Irfan Setiawan, S.Kom., dilantik menjadi Kasi Perekonomian dan Pembangunan pada Kelurahan Pasar Krui

22. Ananda Dhian Pratama Prima Putra, S.Kom., dilantik menjadi Kasi Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat pada Kelurahan Pasar Krui

Kepala UPTD Puskesmas

1. Rahmat Marthori, S.KM., dilantik menjadi Kepala UPTD Puskesmas Lemong

2. Ns. Teguh Sumitra, S.Kep., dilantik menjadi Kepala UPTD Puskesmas Biha

3. Ns. Ridho Pajri, S.Kep., dilantik menjadi Kepala UPTD Puskesmas Way Krui

4. Eka Sapta Saputra, S.Kep., dilantik menjadi Kepala UPTD Puskesmas Krui Selatan

5. Ns. Gigih Sanjaya Putra, S.Kep., dilantik menjadi Kepala UPTD Puskesmas Ngaras.(Eryani)


P
esisir Barat (Pikiran Lampung) - Bupati dan Wakil Bupati Pesisir Barat (Pesibar), Dr. Drs. Agus Istiqlal, S.H., M.H., - A. Zulqoini Syarif, S.H., menghadiri Safari Ramadhan 1445 Hijriah yang digelar oleh Karang Taruna Pesibar dan Dinas Kesehatan (Dinkes) di Balai Pekon Mon Kecamatan Ngambur, Jumat (22/3/2024).

Ketua Tim Penggerak-Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Pesibar, Septi Istiqlal, Ketua I TP-PKK Pesibar, Yulnawati Zulqoini, Camat Pesisir Selatan, Ngambur, Ngaras, dan Bangkunat, peratin se-Kecamatan Pesisir Selatan, Ngambur, Ngaras, dan Bangkunat, dan seluruh Ketua Karang Taruna ditingkat pekon.

Ketua Karang Taruna Pesibar yang juga menjadi Plt. Kepala Dinkes Pesibar, Suryadi, S.IP., M.M., mengapresiasi dan berterima kasih atas dukungan dan antusiasme jajaran camat, peratin, hingga pengurus Karang Taruna dalam mengikuti kegiatan dimaksud yang mulai menjadi agenda rutin Karang Taruna Pesibar disetiap tahunnya.


 "Harapannya melalui kegiatan ini juga menjadi sarana bagi semua pihak untuk meningkatkan silaturahmi dan semangat kekompakan dalam membangun Pesibar kedepannya," singkat Ketua Karang Taruna Pesibar Suryadi.

Sementara itu Bupati Agus Istiqlal dalam acara tersebut mengatakan bahwa bulan Suci Ramadhan merupakan bulan pendidikan yang bertujuan untuk mencerdaskan spritual masyarakat sebagai ummat Islam. 

Sehingga mampu memberikan makna ibadah terhadap setiap perilaku dan kegiatan melalui langkah- langkah dan pemikiran yang bersifat fitrah, menuju manusia yang seutuhnya dan memiliki pola pemikiran tauhid, serta berprinsip hanya karena Allah SWT.

Manusia yang mempunyai kecerdasan spritual akan memiliki kesadaran diri, mengetahui apa yang menjadi nilai dalam hidupnya, apa yang dia percayai, dan apa yang memotivasinya, mampu mengatasi masalah yang dihadapinya dengan solusi cemerlang sesuai prinsip dan keyakinan yang dipegangnya serta menghargai keberagaman dan menolak untuk melakukan kekerasan pada orang lain.

"Dalam momen ini pula kita dianjurkan untuk selalu peduli terhadap keadaan kehidupan keluarga, tetangga, dan masyarakat yang berada disekeliling kita. 

Kepedulian sosial merupakan salah satu aspek dari ajaran Islam yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW kepada ummatnya, yang pada intinya bahwa setiap individu memiliki tanggung jawab mendorong lahirnya kepedulian dalam ruang lingkup yang luas baik dalam keluarga, tetangga dan masyarakat," tutur Bupati Agus Istiqlal.


Lebih jelas Bupati Agus Istiqlal menerangkan, kebiasaan berbagi dan berempati akan melahirkan sikap saling kenal mengenal, menjalin keakraban, tolong menolong, saling membantu dan memudahkan untuk mendeteksi jika keluarga dan tetangga kesusahan dan kesedihan. 

"Dengan demikian akan terbentuk ruang lingkup kepedulian sosial yang senantiasa menjunjung tinggi ukhuwah yang utuh tanpa ada sekat suku, bangsa, dan agama," lanjut Bupati Agus Istiqlal.

Selain itu, Bupati Agus Istiqlal juga mengatakan bulan suci Ramadhan bisa disebut sebagai bulan silaturrahmi karena didalamnya terdapat momen dan jalinan kebersamaan antar sesama muslim seperti dalam ibadah shalat tarawih berjamaah, shalat witir berjamaah, dan ibadah lainnya yang dilakukan secara bersama. 

"Sehingga makna silaturrahmi yang dilakukan pada Ramadhan, selain akan menumbuhkan semangat sosial dengan ikatan spritual, juga akan menumbuhkan kepuasan batin bahwa kehidupan bersama harus tetap di jaga, dipupuki, distimulasi, dan dikembangkan dalam ekspresi keberagamaan," jelas Bupati Agus Istiqlal.

"Dalam rangka implementasi nilai itulah maka Pemkab Pesibar melalui tim Safari Ramadhan melaksanakan kegiatan Safari Ramadhan yang merupakan salah satu bentuk sikap dan peran pemerintah dalam membangun tali silaturrahmi antar sesama, khususnya sesama umat muslim di Pesibar," imbuh Bupati Agus Istiqlal. (*) 



Pesisir Barat (Pikiran Lampung)
- Pemkab Pesisir Barat melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) menggelar rapat gugus tugas dalam rangka evaluasi capaian Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) Tahun 2023 dan percepatan KLA Tahun 2024, di ruang rapat Bupati Pesibar, Lantai 4 Gedung A Komplek Perkantoran Pemkab Pesibar, Rabu (20/3/2024).

Kegiatan yang dibuka langsung oleh Bupati Pesibar, Dr. Drs. Agus Istiqlal, S.H., M.H., juga dihadiri Wakil Bupati A. Zulqoini Syarif, S.H., para Narasumber, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Pesibar.

Bupati Agus Istiqlal dalam sambutannya mengatakan bahwa, pertemuan gugus tugas yang dirangkaikan dengan KLA merupakan momen penting dalam rangka mengevaluasi program-program KLA yang telah dicanangkan dan ditetapkan untuk menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas tinggi dimasa depan. 

"Untuk mewujudkan hal tersebut, semua pihak terkait perlu merapatkan barisan, menyamakan persepsi, dan langkah, sehingga kebijakan dan program yang disusun saling bersinergi, mengisi, dan tidak tumpang tindih," ujar Bupati  Agus Istiqlal.

Bupati Agus Istiqlal menegaskan SDM yang unggul dimasa depan, harus dipersiapkan secara khusus melalui sebuah strategi dan sistem yang mampu mendukung terpenuhinya hak-hak anak. "Sehingga mereka dapat tumbuh dan berkembang secara maksimal serta terlindungi dari berbagai tindak kekerasan dan diskriminasi," tegas Bupati Agus Istiqlal.

Menurut Bupati Agus Istiqlal, 24 indikator KLA yang didasarkan pada substansi hak-hak anak yang diamanatkan dalam Undang-Undang (UU) Nomor 35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak dan Konvensi Hak Anak (KHA), substansi hak-hak anak tersebut dikelompokan kedalam lima klaster pemenuhan hak anak dalam KHA. "Diantaranya hak sipil dan kebebasan, lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif, kesehatan dasar dan kesejahteraan. Selanjutnya pendidikan, pemanfaatan waktu luang dan kegiatan budaya, dan terakhir perlindungan khusus," papar Bupati Agus Istiqlal.

Bupati Agus Istiqlal berharap indikator KLA tersebut tidak berhenti menjadi sederet check-list evaluasi KLA. "Lebih dari itu diharapkan dapat menjadi acuan dalam memenuhi hak-hak anak  melalui pengembangan KLA yang terintegrasi, holistik, dan berkelanjutan," harap Bupati Agus Istiqlal.

Lebih jauh Bupati Agus Istiqlal menjelaskan poin terpenting dari proses pengembangan KLA di Pesibar yaitu koordinasi antara para stakeholder dalam rangka pemenuhan hak-hak anak yang dilakukan secara berkesinambungan dan berkelanjutan. 

"Karenanya penguatan koordinasi para stakeholder terkait dapat terus ditingkatkan melalui mekanisme gugus tugas yang telah dibentuk," pinta Bupati Agus Istiqlal.

Masih kata Bupati Agus Istiqlal, Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) memiliki peran penting terutama dalam mengkoordinasikan perencanaan pemenuhan hak-hak anak melalui pengembangan KLA, agar pembangunan anak dapat dilaksanakan secara lebih holistik, integratif, dan berkelanjutan. 

"Peran aktif Bappelitbangda tersebut akan sangat ideal, jika dibarengi dengan upaya dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pekon (DPMP), dan DP3AKB untuk terus meningkatkan kapasitasnya. 

Sehingga akan secara maksimal mendukung dan terutama mengawal pelaksanaan pengembangan KLA di Pesibar mulai dari perencanaan hingga pemantauan dan evaluasi, serta pelaporan," tandas Bupati Agus Istiqlal.

Guna meningkatkan evektifitas koordinasi ditingkat kabupaten, diharapkan peran aktif OPD terkait agar terus meningkatkan koordinasi dalam rangka pengembangan kebijakan dan program, maupun inisiatif kegiatan yang mampu mendukung terwujudnya percepatan perwujudan KLA.

"Anak adalah investasi di masa yang akan datang, maka menjadi kewajiban bersama untuk melindungi mereka dan menjadikannya lebih berkualitas, sehingga akan menjadi modal pembangunan. 

Untuk itu peran seluruh pemangku kepentingan pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha harus bahu membahu  untuk dapat mewujudkannya," tukas Bupati.  (Eryani) 


Pesisir Barat (Pikiran Lampung) -
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesisir Barat (Pesibar) menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi Lampung ke-60, di Halaman Komplek Perkantoran Pemkab Pesibar, Senin (18/3/2024).

Bertindak sebagai Inspektur Upacara Pj. Sekda, Drs. Jon Edwar, M.Pd., dengan dihadiri para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan forkopimda Pesibar.

Dalam amanat Gubernur Lampung, Ir. Arinal Djunaidi yang disampaikan Pj. Sekda Jon Edwar mengatakan bahwa Provinsi Lampung dibentuk berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 3 Tahun 1964 yang kemudian menjadi Undang-Undang (UU) Nomor 14 Tahun 1964.

"Pada awal pembentukan, Provinsi Lampung dibagi menjadi empat wilayah administrasi, yaitu Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng), Lampung Utara (Lampura), Lampung Selatan (Lamsel), dan Kotapraja Tanjungkarang - Telukbetung. Provinsi Lampung sendiri terus melakukan upaya pengembangan diberbagai bidang. Dimana saat ini, Provinsi Lampung terbagi ke dalam 13 Kabupaten dan dua Kota," terang Pj. Sekda Jon Edwar.

Dalam peringatan hari jadi tahun ini mengusung tema Harmoni Dalam Kolaborasi Untuk Lampung Berjaya. "Sejalan dengan tema tersebut diharapkan seluruh elemen masyarakat Lampung dapat terus bersinergi hidup berdampingan dengan rukun dan damai. Sehingga dapat bersama-sama terus mengukir prestasi demi kesejahteraan masyarakat, menuju Lampung maju dan berjaya," kata Pj. Sekda Jon Edwar mengungkapkan harapan Gubernur Lampung.

Menurut Pj. Sekda Jon Edwar, Gubernur Lampung juga berterima kasih terhadap seluruh jajaran forkopimda Provinsi Lampung atas terbangunnya hubungan harmonis di Provinsi Lampung.

Hal itu terbukti dari Indeks Kerukunan Umat Beragama (KUB) Provinsi Lampung Pada Tahun 2023 meraih angka kinerja 73,3 yang mengindikasikan kondisi kerukunan umat beragama saat ini dalam kondisi yang baik dengan tercipta kondisi yang aman dan rukun. Selain itu nilai Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) Provinsi Lampung meraih angka kinerja 78.32 yang menandakan bahwa demokrasi sudah berjalan dengan sangat baik di Provinsi Lampung.

"Dan Indeks Pembangunan Kebudayaan (IPK) Tahun 2023 Provinsi Lampung juga berhasil melampaui capaian nasional dengan angka 55,71, dimana capaian nasional adalah sebesar 55,13. Hal ini menjadi gambaran kemajuan pembangunan kebudayaan di Provinsi Lampung," ungkap Pj. Sekda Jon Edwar.

Lebih jauh Pj. Sekda Jon menerangkan, diusianya yang ke-60 memiliki makna yang penting karena menunjukkan bahwa Provinsi Lampung telah berusia cukup matang dan memiliki sejarah yang panjang dalam membangun dan mengembangkan wilayahnya. Diusia ini juga Provinsi Lampung diharapkan telah memiliki pondasi yang kuat dalam hal infrastruktur, ekonomi, pendidikan, dan kebudayaan.

"Hari Jadi ke-60 juga dapat menjadi momentum untuk mengevaluasi pencapaian dan tantangan yang dihadapi selama ini, serta merumuskan rencana strategis untuk mengatasi masalah dan mempercepat pembangunan di masa yang akan datang.

Peringatan hari jadi juga dapat memperkuat rasa kebersamaan dan identitas masyarakat Lampung, serta membangkitkan semangat kebanggaan dan cinta akan tanah kelahiran, acara perayaan dapat menarik wisatawan dan meningkatkan perekonomian daerah melalui peningkatan aktivitas pariwisata dan promosi budaya lokal serta promosi UMKM Produk Unggulan Lampung," tandas Pj. Sekda Jon Edwar.

"Atasnama Pemprov dan masyarakat Lampung menyampaikan ucapan terimakasih dan penghargaan tinggi kepada para pahlawan dan pendahulu dalam mempertahankan tanah Lampung, pembentukan Provinsi Lampung, dan membangun bumi Lampung," pungkas Pj. Sekda Jon Edwar.  (*)


Pesisir Barat (Pikiran Lampung)
- Ketua Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar), Septi istiqlal, menghadiri sekaligus mengikuti pengajian rutin bulanan di Masjid Nur Rahman Pekon Gunung Kemala Kecamatan Karya Way Krui, Minggu (17/3/2024).

Kegiatan tersebut diisi oleh penceramah Ustadz. Agus Mawardi, dan dihadiri Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pesibar, Ketua Aisyah Pesibar, L. Liastuti, S.Pd., M.M., Ketua Mubaligh Pesibar, Ustadz. Bahirman Hamka, majelis taklim, dan pengurus BKMT kecamatan se-Pesibar.

Dalam sambutannya Ketua BKMT Pesibar Septi Istiqlal mengatakan bahwa keberadaan BKMT diharapkan mampu menjadi pelopor persatuan dan kesatuan, pelopor persaudaraan, dan pelopor dalam membangun umat. "Terlebih dalam suasana bulan suci Ramadhan, Majelis Taklim harus meningkatkan kemampuan dan peran agar keberadaannya bermanfaat bagi masyarakat," ujar Ketua BKMT Septi Istiqlal.

Ketua BKMT Pesibar Septi Istiqlal berharap terhadap seluruh lapisan masyarakat Pesibar agar selalu bersemangat dan mengajak, serta mendorong anak-anaknya selaku generasi penerus Bangsa untuk selalu membaca, mempelajari, dan mengamalkan Alquran dalam kehidupan sehari-hari.

"Dengan demikian mari kita tingkatkan kecintaan kita terhadap Alquran dengan mengaktifkan kembali TPA, surau, dan musholla sebagai tempat anak-anak kita belajar mengaji," tuturnya. 

Ketua BKMT Pesibar Septi Istiqlal juga berharap, BKMT mampu berperan dalam setiap bidang kehidupan dan mampu memberikan warna kesejukan dan semangat cinta akan kebenaran dan keadilan. 

"Kepada segenap pengurus dan anggota BKMT Pesibar untuk memaknai peran dan tanggungjawab sebagai pengurus, yang memiliki kedudukan strategis, agar tercipta sinergisitas dalam mengemban amanah sehingga program-program kerja yang direncanakan dapat berjalan," pungkas Ketua BKMT Pesibar Septi Istiqlal.

Dalam kegiatan tersebut juga diwarnai dengan pemberian santunan kepada anak yatim-piatu dan kaum duafa yang diserahkan langsung oleh Ketua Umum BKMT Pesibar. (Eryani)


Pesisir Barat (Pikiran Lampung
)-– Babinsa Kecamatan Way Krui Koptu Muhlichin membantu mengevakuasi tiang listrik roboh yang memenuhi badan jalan di Pal 6-7 Pekon Labuhan Mandi Kecamatan Way Krui Kabupaten Pesisir Barat, Kamis (14/03/24)

Danramil 422-03 Pesisir Tengah melalui Babinsa Kecamatan Way Krui Koptu Muhlichin  mengatakan bahwa Babinsa mendapatkan informasi bahwa telah terjadi bencana alam angin kencang yang mengakibatkan robohnya tiang listrik kemudian langsung mendatangi untuk membantu mengevakuasi tiang listrik tersebut” Ujarnya

“Tiang listrik roboh yang memenuhi badan jalan tersebut terjadi akibat angin kencang dan mengakibatkan jalan hanya dapat di lalui R2 dan tidak dapat dilalui oleh kendaraan R4. Kemudian setelah dievakuasi jalan kembali bisa di lewati oleh R2 dan R4. Tidak ada korban jiwa ataupun luka dalam kejadian tersebut “katanya. 

Babinsa menghimbau kepada pengguna jalan yang melintasi jalan tersebut tidak perlu khawatir lagi atas gangguan tiang listrik roboh tersebut serta tetap menjaga keselamatan saat berkendara. Jika ada bencana alam di daerah nya masing-masing agar segera memberitahu pihak TNI maupun Polri agar segera kami tindaklanjuti.(Eryani


Pesisir Barat (Pikiran Lampung) -
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfotiksan), Suryadi, menginformasikan bahwa, Harga tiket pesawat Maskapai Susi Air secara resmi telah dirilis oleh Kementerian Perhubungan, Direktorat Jenderal perhubungan Udara, Satuan Pelayanan Bandar Udara (Bandara) Muhammad Taufiq Kiemas (MTK) Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar), Minggu (10/03/24). 

Plt. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Pesibar, Ariswandi, S.Sos., mengatakan, bahwa harga tiket dari Bandara Fatmawati Soekarno yang berangkat Pukul 09.20 WIB menuju Bandara Muhammad Taufiq Kiemas tiba Pukul 10.15 WIB yakni sebesar Rp404.600. Sedangkan dari Bandara Muhammad Taufiq Kiemas berangkat Pukul 10.20 WIB dan tiba di Bandara Raden Intan II Pukul 10.20 WIB dengan harga tiket Rp179.840.

"Sedangkan ada perbedaan harga tiket untuk rute sebaliknya. Dihari itu juga pesawat berangkat dari Bandara Raden Intan II Pukul 11.25 WIB menuju Bandara Muhammad Taufiq Kiemas dan tiba pukul 12.00 WIB dikenakan harga tiket sebesar Rp236.990, dilanjutkan dari Bandara Muhammad Taufiq Kiemas Pukul 12.10 WIB menuju Bandara Fatmawati Soekarno tiba Pukul 13.00 WIB dengan harga tiket Rp353.000," ungkap Plt. Kepala Dishub Ariswandi.

"Untuk jadwal terbang, pesawat Susi Air akan melakukan aktivitas pelayanan penerbangan setiap hari Rabu dan Sabtu, yang dijadwalkan akan dimulai Rabu (13/3/2024) pekan depan," pungkas Plt. Kepala Dishub Ariswandi. (*) 




Pesisir Barat (Pikiran Lampung) -
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Pemkab Pesibar, Drs. Zukri Amin, M.P., pimpin kegiatan High Level Meeting (HLM) Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dalam rangka menghadapi bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri 1445 Hijriah, di ruang rapat Bupati, Lantai 4 Gedung A Komplek Perkantoran Pemkab Pesibar, Senin (04/03/2024).

Kegiatan tersebut juga dihadiri Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Audi Marpi, S.Pd., M.M., para Kabag, dan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Pesibar.

Asisten II Zukri Amin mengatakan rakor TPID guna menjaga laju inflasi yang rendah dan stabil dalam rangka menghadapi bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri 1445 Hijriah sebagai prasyarat pertumbuhan ekonomi yang berkesinambungan yang pada akhirnya memberikan manfaat bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. 

"Sehingga perlu dilakukan koordinasi dan sinkronisasi kebijakan pengendalian inflasi untuk mencapai sasaran inflasi yang ditetapkan pemerintah yaitu 2,5 + 1 persen," ujar Asisten II Zukri Amin.

Asisten II Zukri Amin menjelaskan bahwa empat faktor utama yang menentukan inflasi yaitu 4K, diantaranya Ketersediaan pasokan, Keterjangkauan harga, Kelancaran distribusi, Komunikasi efektif. "4K inilah yang perlu menjadi perhatian serius bersama dalam menghadapi bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri tahun ini," ungkap Asisten II Zukri Amin.

Masih kata Asisten II Zukri Amin, pemerintah telah merumuskan enam upaya konkrit pengendalian inflasi yakni operasi pasar murah, Inspeksi Mendadak (Sidak) ke pasar, kerjasama dengan daerah penghasil, gerakan menanam, bantuan transportasi dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), dan merealisasikan Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk inflasi.

"Langkah dalam menghadapi bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri tahun ini 1445 hijriah dalam rangka memastikan ketersediaan dan keterjangkauan harga bahan pangan adalah dengan melakukan sidak ke pasar, sehingga masyarakat dapat melaksanakan ibadah puasa ramadhan dengan baik," pungkas Asisten II Zukri Amin. (Eryani)