Articles by "Lampura"
Tampilkan postingan dengan label Lampura. Tampilkan semua postingan


Lampura (Pikiran Lampung
) - Sebagai wujud kepedulian Polri, Kapolres Lampung Utara AKBP Teddy Rachesna, S.H., S.I.K., M.Si. memberikan tali asih kepada orang tua dari Shela (5) korban tenggelam di irigasi Desa Bumi Ratu Kecamatan Sungkai Utara Kabupaten setempat.

Tali asih tersebut diberikan Kapolres Lampung Utara melalui Kapolsek Abung Selatan AKP Antoni Arahap kepada Yudi Hartono selaku orang tua korban dengan didampingi oleh Camat Sungkai Selatan dan Kades Bumi Ratu.

Kapolres AKBP Teddy Rachesna mengatakan, tali asih ini merupakan wujud kepedulian Polri dan bentuk rasa empati serta bela sungkawa Polres Lampung Lampung Utara terhadap masyarakat yang mengalami musibah.

"Kami turut berduka cita atas kepergian Shela, semoga keluarga diberikan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini,” kata Kapolres AKBP Teddy. Minggu (7/4/24).

Kapolres berharap, bantuan tersebut dapat bermanfaat dan membantu meringankan beban keluarga korban yang mengalami musibah.

Kepergian Shela gadis berusia 5 tahun yang menjadi korban tragedi tenggelam di Irigasi Dusun Bumi Makmur Desa Bumi Ratu Kecamatan Sungkai Selatan pada Jumat 5 April 2024 sekitar pukul  11.30. Wib masih menyisakan duka bagi keluarga dan masyarakat sekitar.

Yudi Hartono, ayah korban meskipun berat mengaku sudah mengiklaskan kepergian korban. Selaku orang tua dirinya mendoakan anak kesayanganya tersebut mendapatkan tempat yang terbaik di sisi Tuhan Yang maha Esa.

Ia juga menyampaikan ucapan terimakasih atas dukungan dan kerja keras seluruh pihak selama proses pencarian hingga pemakaman almarhum Shela.

“Selaku orang tua Shela, kami mengucapkan banyak terimakasih kepada pihak Kepolisian, khususnya kepada Kapolres Lampung atas dukungan doa dan bantuan yang telah diberikan, semoga mendapatkan balasan amal dari Allah SWT,” ujarnya.(ctis) 


Lampura (Pikiran Lampung)-
Petugas Inafis dari Polres Lampung Utara dan Polsek Kotabumi Utara serta Polsuska bergerak dengan cepat mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan melakukan evakuasi terhadap RP (9) seorang anak warga Dusun Talang Harapan Kotabumi Udik, yang meninggal dunia usai tertabrak Kereta Api. Senin (1/4/24).

Kapolsek Kotabumi Utara AKP Farikhin mewakili Kapolres Lampung Utara AKBP Teddy Rachesna, S.H., S.I.K., M.Si. membenarkan terkait kejadian tersebut.

“Ya benar ada kejadian orang tertabrak kereta di jalur rel Kereta Api Dusun 01 Desa Banjar Wangi," jawab Kapolsek saat di hububgi.

Menindaklanjuti laporan warga, polisi bersama tim inafis dan Polsuska kemudian datang ke lokasi kejadian dan mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Ryacudu Kotabumi," ujarnya.


Lanjut Kapolsek, sebelum kejadian, korban bersama saksi RT (teman korban) menggiling paku di rel jalur Kereta Api Dusun 01 Desa Banjar Wangi Kotabumi Utara.

Pada saat itu korban berdiri di ttengah-tengah jalur rel Kereta Api yang mana jalur tersebut adalah jalur doubel track. Sedangkan saksi berdiri di pigir rel, tidak lama kemudian bunyi suara Kereta Api dan saksi berusaha memanggil korban untuk pergi dari lokasi tersebut akan tetapi korban tetap berdiri di tengah-tengah rel. 

"Kemudian datang Kereta Api Stabas dari Baturaja menuju Kotabumi dengan bunyi bel besar dan korban tertabrak dari arah belakang korban sehingga korban mengalami luka parah sehingga korban meninggal di tempat," jelasnya.(*)


LAMPURA (PIKIRAN LAMPUNG
) -  Oknum kepala desa di kecamatan Abung Pekurun kabupaten Lampung Utara berinisial AR di duga lakukan penipuan kepada polisi.

Dugaan penipuan itu mengemuka berdasarkan surat laporan yang dibuat Budi sebagai pelapor. Dengan nomor laporan atau LP /97/B/III/2024/POLDA LAMPUNG/SPK RES LU, tanggal 12 Maret 2024, kemerin.

Sementara Budi yang diketahui juga sebagai anggota polisi yang bertugas di Polres Lampung Utara, yang mana laporannya tersebut, tengah dalam penanganan yang berwajib.

Dugaan penipuan dan atau penggelapan itu tertuang di dalam pasal 372 KUHP  dan atau 378 KUHP. Dengan tempat kejadian di Jalan Sukarno Hatta Gg Elang II kelurahan Tanjung Aman kecamatan Kotabumi Utara oleh terduga AR.

Dugaan penipuan dan atau penggelapan itu yang melibatakan AR yakni kepala desa Pekurun Tengah kecamatan Abung Pekurun. Sedang di tangani polisi polres Lampung Utara.

Kini diketahui, Polisi sedang melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, atas perkara dugaan penipuan dan atau penggelapan dengan AR sebagai yang di laporkan.   

Sementara, atas hal dugaan penipuan dan penggelapan terhadap polis tersebut. AR belum dapat terkonfirmasi. (tim)


Lampura (Pikiran Lampung
) - Kabupaten Lampung Utara (Lampura)  rupanya jadi basis Calon presiden nonor urut 02 Prabowo Subianto dan Gibran. 

Di daerah ini pasangan capres 02 hampir seakan 'gal ada obatnya'. Di semua tempat atau TPS, ' Si Gemoy' meraih suara mayoritas. Bahlkan di Kampung (desa) Cahaya Negeri, Kecamatan Abung Barat, Lampung Utara, Capres Prabowo meraih suara 95 plus 1 persen. 

Dari data yang di peroleh Pikiran Lampung,  hampir semua tps di Desa Cahaya Negeri , pada hitungan akhir Prabowo menang di atas angka 60 persen. "Iya di desa Cahaya Negeri menang pak Prabowo, " ujar Lambung, salah satu warga setempat, Kamis (15/2/2024). 

Untuk Capres nomor urut 1 dan 3 perolehan suaranya sangat minimalis dan jauh dari perolehan capres 02.

Kemenangan ini,  tidak mengejutkan karena Lampung Utara dikenal sebagai basis Partai Demokrat, Golkar dan Gerindra, partai pengusiung  Prabowo -Gibaran. (Rima)