Articles by "PJ Bupati Pringsewu Marindo Kurniawan"
Tampilkan postingan dengan label PJ Bupati Pringsewu Marindo Kurniawan. Tampilkan semua postingan


Pringsewu (Pikiran Lampung)
 – Wabah demam berdarah kini melanda Kabupaten Pringsewu, menimbulkan kekhawatiran di kalangan warga. Hampir setiap kecamatan melaporkan adanya peningkatan kasus demam berdarah, membuat masyarakat berharap tindakan cepat dari pemerintah daerah. Pada Kamis, 23 Mei 2024, 

Pj. Bupati Pringsewu, Dr. Marindo Kurniawan, S.T., M.M., merespons cepat pemberitaan ini dengan menginstruksikan Sekda, Dinas Kesehatan, dan OPD terkait untuk segera menindaklanjuti situasi tersebut. "InshaAllah segera ada penanganan yang komprehensif," ujarnya.

Menurut Ahmad Khattab, seorang warga Pekon Bumi Ratu, Kecamatan Pagelaran, istrinya mengalami demam tinggi dan lemas, yang mengindikasikan terjangkitnya demam berdarah. 

"Kami sangat khawatir sehingga memutuskan untuk merujuknya ke Rumah Sakit Advent Bandar Lampung," katanya. 

Ahmad menambahkan, banyak tetangganya yang juga mengalami gejala serupa. Kondisi ini mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah, yang segera merencanakan tindakan preventif seperti fogging di beberapa area rawan.


Dinas Kesehatan Pringsewu diharapkan segera melakukan fogging sebagai langkah awal pencegahan. "Kami sangat berharap pemerintah segera mengambil tindakan lebih serius," ujar Ahmad. Selain itu, warga diminta untuk lebih waspada dan menjaga kebersihan lingkungan guna mencegah penyebaran penyakit ini. 

Pj. Bupati Dr. Marindo Kurniawan menekankan pentingnya gerakan gotong royong untuk membersihkan area sekitar sebagai langkah preventif yang selama ini telah didorong.

Dengan meningkatnya kasus demam berdarah di Pringsewu, masyarakat berharap pemerintah dapat bergerak cepat untuk mengatasi masalah ini. Kerja sama antara pemerintah dan masyarakat sangat diharapkan agar wabah ini bisa segera teratasi dan tidak lagi meresahkan warga. "Kami selalu siaga setiap saat," kata Dr. Marindo. 

Upaya kolaboratif ini diharapkan dapat mengurangi jumlah kasus dan menenangkan kekhawatiran warga Pringsewu, sehingga mereka bisa merasa lebih aman dan terlindungi dari wabah demam berdarah. (*)



Pringsewu (Pikiran Lampung
) ----- Gubernur Lampung Arinal Djunaidi berdialog interaktif dan melakukan temu teknis dengan petani di Desa Klaten, Kecamatan Gading Rejo, Pringsewu, Jum'at (03/05/2024). 

Pada kesempatan itu, Gubernur juga menyalurkan bantuan bedah rumah dan sembako. Bantuan bedah rumah senilai Rp20 juta kepada dua warga Kabupaten Pringsewu, yakni satu warga di Desa Klaten, dan satu warga Desa Ambarawa yang kondisi rumahnya kurang layak. 

"Semoga bantuan ini dapat digunakan dengan baik dan sebagaimana mestinya, jangan dialihkan untuk hal-hal lain," ujar Arinal. 

Selanjutnya, Gubernur Arinal dan Ibu Riana, yang juga merupakan Ketua Persatuan Komunitas Disabilitas Provinsi Lampung (PKDL), memberikan puluhan bantuan paket sembako kepada masyarakat Desa Klaten yang diperuntukan kepada keluarga kelompok rentan. Bantuan sembako ini berasal dari program Yansos Jejama (Pelayanan Sosial Jejaring Masyarakat). Juga bantuan berupa 4 buah kursi roda untuk warga Desa Klaten  penyandang disabilitas.

Riana Sari mengatakan bahwa Yansos Jejama merupakan salah satu program unggulan Gubernur Arinal Djunaidi dalam memberikan perhatian khusus bagi para penyandang disabilitas di Provinsi Lampung.

Melalui bantuan ini, Ibu Riana berharap dapat memberikan manfaat yang banyak bagi penerima bantuan kursi roda, maupun sembako.

"Semoga bantuan ini dapat mencukupi kebutuhan sehari-hari bapak/ibu sekalian warga Desa Klaten," ujarnya. 

Pada kesempatan terpisah, Gubernur Arinal yang juga merupakan Dewan Pembina Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Provinsi Lampung, melakukan pertemuan dengan sejumlah Kelompok Tani (poktan), Gabungan Poktan (Gapoktan), maupun Kelompok Wanita Tani (KWT) di Kabupaten Pringsewu. 

Dalam pertemuan tersebut dilakukan dialog secara langsung dengan Gubernur Arinal kepada para kelompok tani yang hadir. 

Selain itu, diberikan pula sejumlah bantuan kepada beberapa kelompok tani, gapoktan, maupun KWT. 

Beberapa bantuan tersebut antara lain, bantuan motor roda tiga, benih bawang merah, pupuk organik, benih padi imbrida, hingga pupuk Npk, bantuan berasal dari Dinas Pertanian Provinsi Lampung. 

Kemudian, terdapat bantuan demplot pemupukan berimbang seluas 4,5 Ha, pupuk majemuk, pupuk dolomit, serta pupuk KN03. 

Selanjutnya, melalui BPN Provinsi Lampung menyerahkan sekumlah sertifikat PTSL (Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap) kepada 5 orang petani di Kabupaten Pringsewu. 

Gubernur Arinal, didampingi Ketua DPRD Kabupaten Pringsewu, beserta Pj. Bupati Pringsewu menyerahkan sejumlah bantuan kemasan kerajinan, serta memberikan sertifikat TKDN kepada CV. Berkah Utama Sejati. 

Dan yang terakhir adalah bantuan Gubernur Lampung melalui Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Lampung memberikan 70 pak benang emas untuk pengrajin tapis di Desa Lugu Sari. (zai) 


Pringsewu (Pikiran Lampung
)-Gubernur Lampung Arinal Djunaidi melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Pringsewu, Jumat (3/5/2024). Kunjungan tersebut diawali dengan senam bersama di lapangan pemkab setempat. 

Pada kesempatan itu, Gubernur dan Ketua TP-PKK Provinsi Lampung Riana Sari Arinal didampingi Pj. Bupati Pringsewu Marindo Kurniawan dan Ketua TP-PKK Pringsewu Agnesia Marindo beserta jajaran pemerintah daerah meninjau kegiatan pasar murah serta pelayanan kesehatan gratis, dan bedah rumah.


Gubernur Lampung Arinal Djunaidi pada kesempatan tersebut mengatakan di Kabupaten Pringsewu ada tiga ruas jalan yang menjadi tanggungjawab Pemerintah Provinsi Lampung yang kondisinya belum bagus.

"Tetapi, tahun ini Inshaa Allah akan selesai diperbaiki, sehingga diharapkan tidak ada lagi jalan yang menjadi tanggungjawab Pemerintah Provinsi Lampung yang rusak di Kabupaten Pringsewu," ujarnya. 


Selain itu, lanjut Arinal, Kabupaten Pringsewu memiliki potensi untuk dibangun sarana irigasi yang lebih bagus, mengingat lahan sawah di daerah ini cukup luas, yakni mencapai 2.000-2.500 hektar. 

"Mudah-mudahan tahun depan bisa kita bangun," katanya. 

Sementara itu, Pj. Bupati Pringsewu Marindo Kurniawan berharap kehadiran Gubernur Lampung dan Ketua TP-PKK Provinsi Lampung akan memberikan nilai tambah bagi  kemajuan Kabupaten Pringsewu.

"Semoga jalinan silaturahmi dan sinergitas yang terjalin selama ini akan menambah energi positif bagi mewujudkan Kabupaten Pringsewu yang Berdaya saing, Harmonis dan Sejahtera serta Lampung Berjaya," ucapnya. (anton/ Fatur)



Pringsewu (Pikiran Lampung) - Pemerintah Kabupaten Pringsewu menggelar apel perdana setelah cuti Hari Raya Idulfitri  di lapangan upacara pemkab setempat, Selasa (16/4/2024).

Pj.Bupati Pringsewu DR. Marindo Kurniawan, ST, MM yang bertindak sebagai pembina apel, menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh jajaran Pemkab Pringsewu atas partisipasi dan dukungannya selama ini terhadap program pembangunan di Kabupaten Pringsewu


"Semoga silaturahmi dan sinergitas yang telah terjalin selama ini dapat terus terpelihara dan semakin kokoh guna menghadapi berbagai tantangan dan hambatan dalam membangun Kabupaten Pringsewu," ucapnya.

Lebih lanjut Marindo Kurniawan pada apel dihadiri jajaran Pemkab Pringsewu, meyakini segala tantangan dan hambatan akan dapat dilalui  mengingat selaku ASN tugas utamanya adalah mengayomi dan melayani seluruh masyarakat.

"Dalam rangka melanjutkan serta mengakselerasikan program-program pembangunan yang telah dilaksanakan, serta


Fokus pada upaya melanjutkan, menuntaskan, memberikan dukungan, reposisi dan re-orientasi pada seluruh lini pembangunan di Kabupaten Pringsewu," ujarnya. 

Terkait halal bilhalal, Marindo mengajak seluruh jajaran pemerintah kabupaten untuk menjadikan momentum Idulfitri sebagai pijakan dalam menggelorakan semangat membangun Kabupaten Pringsewu. 

"Semoga apa yang telah kita laksanakan selama bulan suci Ramadhan, baik ibadah wajib maupun ibadah-ibadah sunah lainnya diterima oleh Allah SWT, dan diampuni segala dosa-dosa, sehingga kita semua akan termasuk kedalam golongan orang-orang yang kembali kepada fitrah," ucapnya. (*) 


Pringsewu (Pikiran Lampung
)-Penjabat Bupati Pringsewu Marindo Kurniawan bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Pringsewu melaksanakan shalat Idul Fitri 1 Syawal 1445 H di Masjid Asmaul Husna, Islamic Center, Pringsewu, Rabu (10/4/2024).

Bertindak sebagai Imam Ketua MUI Kabupaten Pringsewu KH.Hambali dan Khatib KH.Sujadi Saddat, yang juga Bupati Pringsewu periode 2011-2016 dan 2017-2022.

Penjabat Bupati Pringsewu Marindo Kurniawan mengatakan takbir, tasbih, tahlil, dan tahmid yang telah berkumandang sejak semalam merupakan tanda kemenangan setelah melaksanakan ibadah puasa.

"Semoga apa yang telah kita laksanakan selama Ramadan, baik ibadah wajib maupun ibadah sunnah lainnya, diterima Allah SWT, dan diampuni segala dosa-dosa, sehingga kita semua termasuk golongan orang-orang yang kembali fitrah," ucapnya.


Marindo Kurniawan juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh elemen masyarakat Kabupaten Pringsewu, atas partisipasi dan dukungannya terhadap pelaksanaan pembangunan di Pringsewu.


"Ke depan, saya selaku Penjabat Bupati berharap dukungan terus dilakukan, sebab masih banyak program pembangunan yang telah, dan akan dilaksanakan, yang tentu akan menghadapi banyak tantangan, serta hambatan," ujarnya.

Usai Salat Idul Fitri yang diikuti jajaran pemerintah daerah dan masyarakat, Pj Bupati dan Ketua TP-PKK Agnesia Marindo menggelar Open House di Rumah Dinas Bupati Pringsewu.(mrz


Pringsewu (Pikiran Lampung) - Sejak diangkat jadi Penjabat (PJ) Bupati Pringsewu, DR. Marindo Kurniawan,ST.MM langsung bekerja dan turun ke bawah. Hal ini tak lain, karena tekat yang kuat dari Marindo untuk menunaikan amanah secara optimal dalam rangka membangun. Kabupaten Pringsewu. 

Panas terik mata hari dan hujan seolah tak dihiraukan oleh pria kelahiran Menggala Tulang bawang ini. Sejak hari pertama, Marindo langsung mantau kondisi sosial masyarakat Pringsewu serta berbagai permasalahan yang ada di Bumi Jejama secancanan. 

Pria ramah ini juga langsung turun memantau bahan pokok serta harga di pasar Pringsewu untuk memastikan semua tersedia selama bulan Suci Ramadan. 

" Amanah dan tugas ini harus dilaksanakan dengan semaksimal mungkin, untuk mewujudkan pembangunan dan kesejahteraan warga Pringsewu, "jelasnya beberapa waktu lalu. 

Marindo juga langsung melihat kondisi jalan yang rusak dan kondisinya memperihatinkan, Bukan hanya sekadar 'datang dan melihat' Marindo langsung akai dengan mencarikan solusi cepat perbaikan jalan tersebut. " Kita segera carikan solusi untuk diperbaiki jalan ini secepatnya "kata Marindo. 

Safari Ramadan dengan mengunjungi warga di beberapa kecamatan dilakoni juga oleh Pria Lulusan terbaik Program Doktor Unila ini. Terbaru, Marindo melakukan panen padi di sawah dan meninjau program pangan. 

Langkah taktis dan blusukan kerja nyata Pj Bupati Marindo ini, sangat diapresiasi oleh warga setempat. Melihat totalitas Marindo yang tidak hanya sekadar menjalankan tugas tapi benar-benar bekerja, warga Pringsewu pun sontak memberikan semangat dan dukungan. 

Marindo juga mengajak semua elemen yang ada di Bumi Jejama Secancanan agar bahu membahu untuk membangun daerah ini. " Saya imbau dan ajak semua elemen warga agar terus guyub dan rukun untuk membangun Pringsewu, "tegasnya. (wawan) 



Pringsewu (Pikiran Lampung) -
Pemerintah Kabupaten Pringsewu melalui Dinas Ketahanan Pangan setempat melaksanakan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Komplek Pasar Pagelaran, Kabupaten Pringsewu, Kamis (28/3/2024).

Kegiatan Gerakan Pangan Murah ini mendapat sambutan dan antusiasme masyarakat yang menyerbu stan yang menjual berbagai bahan pangan pokok seperti beras, terigu, minyak goreng, gula pasir, telur, cabai dan bawang serta aneka kebutuhan lainnya dengan harga lebih murah dari harga pasaran.

Pj.Bupati Pringsewu Marindo Kurniawan saat meninjau kegiatan tersebut mengharapkan Gerakan Pangan Murah ini bermanfaat dalam rangka menstabilisasi pasokan maupun harga pangan menjelang Idulfitri, khususnya di Kabupaten Pringsewu. 

"Hal ini, selain mendukung pengendalian inflasi, juga membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan bahan pangan pokok dengan harga terjangkau," katanya.

Turut menghadiri kegiatan tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Pringsewu Heri Iswahyudi, Ketua TP-PKK dan DWP Pringsewu,  Agnesia Marindo dan Sri Prihatin Heri, serta jajaran pemerintah daerah setempat. Pada kesempatan itu, Pj. Bupati Pringsewu juga menyerahkan bantuan kepada warga yang memerlukan. (*) 


Pringsewu (Pikiran Lampung)-
Pj Bupati Pringsewu DR. Marindo Kurniawan, ST. MM, melakukan panen perdana padi organik Gapoktan Agung Makmur di Pekon Tulungagung, Kecamatan Gadingrejo, Kamis (28/3/2024).

Padi organik dari benih varietas Sintanur bersertifikat Lembaga Sertifikasi Organik (Inovice) ini menggunakan teknologi Budidaya Berbasis Mikroba (BBM) sebagai pengganti pupuk kimia yang dikembangkan oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT. Pringsewu Jaya Sejahtera.

Pj. Bupati Pringsewu Marindo Kurniawan mengatakan tujuan Pemkab Pringsewu melalui BUMD menerapkan teknologi BBM adalah untuk memperbaiki dan memulihkan lahan sawah yang sudah tandus dan kritis akibat penggunaan pupuk kimia.


"Serta membantu pemerintah dalam rangka pengendalian inflasi dengan penyediaan komoditi pertanian yang di butuhkan, sehingga berdampak pada peningkatan kesejahteraan petani " katanya. 

Selain itu, juga untuk menjadikan Pringsewu sebagai lumbung pangan organik, baik skala lokal maupun nasional dan internasional, serta sebagai identitas kebanggaan Kabupaten Pringsewu, karena memiliki produk berkualitas hasil produksi putra daerah.

"Budidaya padi organik ini juga mendukung penggunaan pupuk organik sebagai pengganti pupuk bersubsidi yang kini semakin terbatas jumlah alokasinya," ujarnya.

Untuk diketahui, teknologi Budidaya Berbasis Mikroba (BBM) sebagai pengganti pupuk kimia memiliki keunggulan diantaranya mampu menetralisir residu kimia tanah, menyediakan unsur hara yang dibutuhkan tanaman secara dinamis, menghambat dan membasmi hama dan penyakit tanaman, menghasilkan zat tumbuh tanaman, dan memperbaiki tekstur, biologi, fisik, dan kimia tanah.

Komponen inti dari teknologi BBM adalah Konsorsium Mikroba Ghaly Tech (KMGT) yang terdiri atas Konsorsium Mikroba Padat (KMP) dan Konsorsium Mikroba Cair (KMC). KMGT sendiri dapat diproduksi di setiap kabupaten di Indonesia, karena bahan bakunya lokal, murah dan berlimpah.

Turut hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Pringsewu Heri Iswahyudi beserta jajaran Pemkab Pringsewu dan Pemkab Ogan Komering Ilir, Ketua TP-PKK Kabupaten Pringsewu Agnesia Marindo, Dinas Pertanian Provinsi Lampung, BUMD Provinsi Lampung PT. Wahana Raharja  dan PT. Lampung Jasa Utama serta BUMD Pringsewu PT. Pringsewu Jaya Sejahtera. (anton)


Pringsewu (Pikiran Lampung) - Pj
.Bupati Pringsewu Dr.Marindo Kurniawan, S.T., M.M. melantik dan mengambil sumpah Sudarsih, S.E. sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Pringsewu. 

Prosesi pelantikan pejabat Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) ini digelar di Aula Utama Pemkab Pringsewu, Selasa (26/3/2024), dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Pringsewu Drs.Heri Iswahyudi, M.Ag. beserta Asisten dan Staf Ahli Bupati Pringsewu serta sejumlah kepala perangkat daerah setempat. 

Pj.Bupati Pringsewu Dr.Marindo Kurniawan, S.T., M.M. mengatakan pelantikan ini merupakan hasil dari proses seleksi terbuka JPTP 2023, dimana dalam setiap tahapannya dilakukan secara terukur dan sistematis sesuai mekanisme ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

"Pelaksanaan seleksi terbuka ini merupakan bagian dari upaya perencanaan, penataan hingga pengelolaan SDM di lingkungan Pemkab Pringsewu dan hasil assessment tersebut telah diajukan dan mendapat rekomendasi Komisi Aparatur Sipil Negara," katanya.

Sebelum melaksanakan pelantikan pejabat JPTP hasil seleksi terbuka ini, pihaknya telah terlebih dahulu mendapatkan Surat Persetujuan Pelaksanaan Pelantikan dari Menteri Dalam Negeri, dengan berpedoman pada Surat Mendagri No.821/5492/SJ tanggal 14 September 2022, dan setelah mendapat pertimbangan teknis Kepala BKN.

"Saya berharap terjalin komunikasi dan sinergitas yang baik dengan saya selaku Penjabat Bupati Pringsewu, mengingat tugas ibu yang multi dimensi. 

Tak hanya bertanggungjawab kepada Penjabat Kepala Daerah, namun juga berkoordinasi dan diawasi langsung oleh Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri," ujarnya. 

Hal ini menurut Marindo sejalan dengan cita-cita dan tujuan negara, sebagaimana tercantum dalam pembukaan UUD 1945, sehingga perlu dibangun aparat berintegritas, profesional, netral dan bebas dari intervensi politik, bersih dari KKN, serta mampu menyelenggarakan pelayanan publik, menjalankan peran sebagai unsur perekat persatuan dan kesatuan bangsa, khususnya dalam pelaksanaan pemerintahan di Kabupaten Pringsewu. (*) 


Pringsewu (Pikiran Lampung)
- Penjabat (Pj).Bupati Pringsewu DR.Marindo Kurniawan, ST.MM, menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Pringsewu 2023 melalui Rapat Paripurna DPRD Pringsewu, Senin (25/3/2024). 

Rapat paripurna yang untuk kali pertama diikuti oleh Marindo Kurniawan sebagai Pj.Bupati Pringsewu ini dipimpin Ketua DPRD setempat Suherman, dihadiri jajaran pemerintah daerah dan forkopimda, serta 28 dari 40 anggota DPRD Pringsewu. 

Menurut Pj.Bupati Pringsewu, penyampaian LKPJ kepala daerah kepada DPRD merupakan agenda konstitusional tahunan yang secara

yuridis formal diatur dengan UU No.23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, sebagaimana telah diubah beberapa kali, terakhir dengan UU No.6 Tahun 2023, yang secara teknis diatur melalui Peraturan Menteri Dalam Negeri No.18 Tahun 2020 tentang Peraturan Pelaksanaan Peraturan Pemerintah No.13 Tahun

2019 tentang Laporan dan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah.

"LKPJ  2023 yang saya sampaikan hari ini,  disusun berdasarkan Rencana Kerja Pembangunan Daerah Kabupaten Pringsewu 2023 sebagai dokumen perencanaan tahunan yang merupakan penjabaran dari tahun terakhir Rencana Pembangunan Daerah Kabupaten Pringsewu 2023-2026," katanya. 

Hal ini sesuai dengan ketentuan Pasal 20 Ayat (1) Peraturan Menteri Dalam Negeri No.18 Tahun

2020, yang menyebutkan bahwa dalam hal kepala daerah atau pejabat pengganti berakhir masa jabatannya sebelum tahun anggaran berakhir, kepala daerah atau pejabat pengganti yang bersangkutan menyampaikan memori serah terima jabatan kepada kepala daerah yang baru atau pejabat pengganti.

"Kemudian pada Ayat (2) ditegaskan bahwa memori serah terima jabatan sebagaimana dimaksud pada Ayat (1), menjadi bahan penyusunan LKPJ oleh kepala daerah yang baru atau pejabat pengganti.  Kemudian pada Ayat (3) disebutkan bahwa LKPJ sebagaimana

dimaksud pada Ayat (2), ditandatangani dan diserahkan oleh kepala daerah yang baru atau pejabat pengganti," ujarnya. 

Atas nama Pemkab Pringsewu, Pj.Bupati Pringsewu Marindo Kurniawan menyampaikan ucapan terimakasih dan penghargaan kepada DPRD dan masyarakat Kabupaten Pringsewu, yang telah bersama-sama mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di Kabupaten Pringsewu. (anton)


Pringsewu (Pikiran Lampung)
- Pemerintah Kabupaten Pringsewu menggelar upacara peringatan HUT ke-60 Provinsi Lampung di lapangan pemkab setempat, Selasa (19/3/2024), dengan pembina upacara Penjabat Bupati Pringsewu Marindo Kurniawan.

Upacara yang diikuti Aparatur Sipil Negara ini dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Pringsewu Heri Iswahyudi beserta para pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator dan pengawas di lingkungan Pemkab Pringsewu 

Menyampaikan amanat tertulis Gubernur Lampung Arinal Djunaidi Penjabat Bupati Pringsewu DR. Marindo Kurniawan mengatakan peringatan HUT ke-60 Provinsi Lampung memiliki makna penting, karena menunjukkan bahwa Provinsi Lampung telah berusia cukup matang dan memiliki sejarah panjang dalam membangun dan mengembangkan wilayahnya. 

"Di usia ini, Provinsi Lampung diharapkan telah memiliki pondasi kuat dalam hal infrastruktur, ekonomi, pendidikan dan kebudayaan," ujarnya. 

Selain itu, lanjutnya, HUT ke-60 Provinsi Lampung juga dapat menjadi momentum untuk mengevaluasi pencapaian dan tantangan yang dihadapi selama ini, serta merumuskan rencana strategis untuk mengatasi masalah dan mempercepat pembangunan di masa  mendatang. (*/ Ant.)