Lampura (Pikiran Lampung
)-- Jalan Banyurip RT 003 RW 003, Kelurahan Kotabumi ilir, Kecamatan Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara rusak parah , Minggu (29-01-23).

Akibat keadaan jalan yang rusak parah, tidak jarang menimbulkan   antrean panjang kendaraan bermuatan yang sering melintasi jalan tersebut.

Tidak hanya itu, di setiap badan jalan juga terdapat lubang-lubang besar, yang apabila hujan turun maka akan dipenuhi dengan kubangan lumpur.

Menurut Joni salah satu warga setempat, pada tahun 2016 jalan tersebut sempat diperbaiki, namun dikarenakan menjadi salah satu jalan yang sering dilewati mobil bermuatan lebih, jalan tersebut kembali rusak parah dan belum diperbaiki kembali sampai sekarang. 

"2016 memang sudah pernah diperbaiki sudah bagus jalan ini, cuman rusak lagi di karena mobil bermuatan sering melintasi jalan ini," ujarnya.

"Selagi jalan bernah  itu belum bagus, ya mobil belum berani lah terkecuali jalan bernah itu sudah bagus sudah bisa di lalui mobil-mobil besar, kalau mobil-mobil besar masih lewat sini mobil onggok mobil segala macem mobil lah ya mobil khusus muatan berat, tronton kaya mobil tetes tebu, selagi mobil dialihkan kesini ya gak bisa ya emang jalur alternatif di sini," jelasnya lagi.

Joni juga mengatakan, sejak tahun 2018 ia bertempat tinggal di daerah tersebut keadaan jalan masih bisa dikatakan tidak parah, namun tahun demi tahun tidak ada perbaikan dan jalan tersebut menjadi rusak parah, dan cukup sulit dilalui.

"saya ini kalau pertama pindah 2018 awal emang masih bagus jangankan jalan ini yang udah bagus dari warung pojok sana ke arah Wonogiri sudah hancur sekarang ini kalau enggak percaya bisa kesana udah kaya pasang kayu udah kaya goa itu rusaknya itu kendalanya," kata Joni 


Joni juga menjelaskan baru-baru ini sudah diletakkan batu-batu berukuran besar sebagai awal perbaikan, tapi tidak ada kelanjutan dan akhirnya batu-batu tersebut berantakan dan semakin lama semakin habis.

"Udah ada perbaikan batu gede batu split batu bunder bunder itu udah diperbaiki, cuma kendalanya  mobil ini kan besar-besar muatannya  diatas 20 ton,  tronton lohan tetes kan mobil tetes itu 20 ton lebih," ucap Joni.

"Warga di sini berharap jalan Banyurip bisa bagus cuman mobil bermuatan dialihkan di Bernah apa kemana ya mau di alihkan ke Ogan Lima apa kan tambah jauh," harapnya.

Harapan kami kalau bisa jalan tersebut bisa di perbaiki bisa dibagusin kasian anak anak sekolah kan orang orang yang lewat ini banyak yang sering mau lewat sini cuman saya suruh puter balik karena kalau anak sekolah itu jatuh ya gak bisa sekolah warga sekitar mengharapkan perhatian pemerintah agar jalan Banyurip dapat di perbaiki bisa bagus bisa mulus jalan nya kan enak lewatnya bukan kita sendiri yang lewat masyarakat umum lah bukan untuk warga sini aja kita hanya orang-orang bawah jadi gak bisa apa-apa," tutupnya.(yen/cris) 

Post A Comment: