Articles by "Pilkada 2024"
Tampilkan postingan dengan label Pilkada 2024. Tampilkan semua postingan


Bandarlampung (Pikiran Lampung)
–  Langkah Walikota Bandarlampung Eva Dwiana untuk mendapatkan rekomendasi dari PDIP di pilkada 2024 bakal terganjal. Sebab, DPP PDIP mengisyaratkan bakal tidaka akan mengusung sang petahana di pilkada tahun ini. 

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP PDI Perjuangan I Utut Adianto menegaskan DPP akan mendorong kader PDI Perjuangan petahana untuk mendapat rekomendasi sebagai bakal calon Kepala Daerah (Kada) untuk Pilkada November mendatang kecuali untuk Bandar Lampung.

Hal itu disampaikan Utut saat di wawancara terkait rekomendasi bagi petahana yang maju kembali dalam kontestasi Pilkada mendatang di Hotel Santika, Teluk Betung, Kota Bandar Lampung, Jumat (7/6/2024).

Dalam kesempatan tersebut Utut mengatakan bahwa DPP akan mendorong semua petahana yang akan maju kembali dalam Pilkada mendatang untuk mendapat surat tugas atau rekomendasi dari partai.

Ia menjelaskan saat ini baru ada nama Ketua DPC PDI Perjuangan Lampung Barat Parosil Mabsus yang sudah mendapat surat rekomendasi dari DPP PDI Perjuangan karena ada beberapa pertimbangan.

“Ini kan belum selesai ya, baru penjaringan tetapi bagi incumbent itu sudah pasti kita berikan surat tugas terutama dari kader kita sendiri, di Lampung yang sudah mendapat surat tugas baru pak Parosil di Lampung Barat,” kata dia.

Pertimbangan DPP memberikan surat tugas kepada Parosil karena ia dianggap berhasil membawa PDI Perjuangan Lampung Barat memenangkan Pileg dan menambah kursi di DPRD Lampung Barat dari sebelumnya 11 kursi menjadi 14. “Untuk yang lain kita juga akan dorong untuk berikan surat tugas kecuali untuk yang saat ini masih menjadi perdebatan yaitu Bandar Lampung nanti kita masih timbang-timbang

kita akan seadil-adilnya sebijak-bijaknya,” ujarnya.

“Kalau saya saya omong aja jadi biar semuanya diberlakukan adil, kita juga punya mba Winarti, punya mba Dewi, tapi bagi yang bukan incumbent kita juga dorong oleh karena itu kita harus membangun persepsi yang sama,” tandasnya. (*)