Bandarlampung (Pikiran Lampung
)--Masyarakat Peduli Demokrasi dan Hukum ( MPDH) Lampung menduga proses seleksi Calon BAWASLU Lampung tidak fair alias 'kicut'.­čĆ╣dimulai dari tahap Computer assesement Tes lCAT) tidak mengumumkan nilai setiap tahapan. Ungkap Jupri Karim  Aktivis Masyarakat Peduli Demokrasi Dan Hukum. 

Menurut Jupri, bagaimana mau melaksanakan pengawasan pemilu dan pilkada yang Berintegritas dan bersih  jika dari proses awal sudah demikian. 

"Selain tidak fair diduga juga tidak profesional sebab dari awal seleksi administrasi berkas sudah bocor ke media terkait NIK dan nama-nama peserta sudah diekspose oleh salah satu media online, padahal NIK itu menyangkut privasi." ungkap Jupri., Senin (25/7/2022). 

Oleh karena itu MPDH meminta proses ini diualang numpung belum terlanjur jauh, dan kami sebagai rakyat meminta Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) memantau / membidik tahapan-tahapan penting seperti ini karena ini bagian dari proses penting dalam alam demokrasi di Indonesia.

Sampai berita ini diturunkan, belum, bisa terkonfirmasi dengan tim seleksi ()

Post A Comment: